ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA
Sagu: Jurnal Pengabdian MasyarakatSagu: Jurnal Pengabdian MasyarakatPekerja di lokalisasi seperti di Lokalisasi Yobar, Kabupaten Merauke, menghadapi kerentanan multidimensional, meliputi aspek sosial, ekonomi (informalitas, eksploitasi), dan kesehatan (khususnya risiko IMS/HIV). Meskipun telah ada kerangka hukum seperti Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 yang relevan untuk perlindungan IMS (Pasal 32 ayat 2), implementasi di lapangan dan pemahaman pekerja terhadap kebermanfaatannya masih memerlukan evaluasi. Guna mengatasi kerentanan ini dan meningkatkan kesejahteraan pekerja secara holistik, dilakukan intervensi melalui pendampingan perizinan usaha sebagai upaya formalisasi ekonomi dan evaluasi partisipatif terhadap implementasi Perda Perlindungan IMS dari perspektif pekerja. Pendekatan partisipatif dipilih untuk memastikan pendampingan sesuai kebutuhan riil dan evaluasi mencerminkan pengalaman langsung penerima kebijakan. Pendampingan perizinan usaha bertujuan membuka akses ekonomi dan stabilitas, sementara evaluasi Perda bertujuan memahami efektivitas perlindungan kesehatan dan mengidentifikasi hambatan. Kombinasi kedua pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi berbagai lapis kerentanan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di lokalisasi.
Upaya peningkatan kesejahteraan pekerja di Lokalisasi Yobar dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang memadukan penguatan ekonomi dan evaluasi kebijakan kesehatan, keduanya dijalankan secara partisipatif.Proses pendampingan perizinan usaha bertujuan mengatasi kerentanan ekonomi pekerja dengan memfasilitasi formalisasi usaha, membuka akses pada stabilitas pendapatan, perlindungan hukum, serta sumber daya seperti perbankan dan modal.Sejalan dengan itu, evaluasi partisipatif terhadap implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013 terkait perlindungan IMS dilakukan untuk memahami efektivitas kebijakan dari perspektif pekerja dan mengidentifikasi hambatan akses terhadap layanan kesehatan.Kedua pendekatan ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi kerentanan multidimensional yang dihadapi pekerja, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka secara holistik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari formalisasi usaha terhadap peningkatan pendapatan dan kualitas hidup pekerja lokalisasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kesejahteraan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai model intervensi perlindungan IMS di berbagai lokalisasi dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih komprehensif pengalaman dan persepsi pekerja lokalisasi terhadap stigma dan diskriminasi yang mereka hadapi, serta bagaimana hal ini memengaruhi akses mereka terhadap layanan kesehatan dan dukungan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas permasalahan yang dihadapi pekerja lokalisasi dan membantu merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif dan inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
| File size | 192.23 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kognisinya diisi dengan pengetahuan agama dan afeksinya diisi dengan keimanan. Kemampuan psikomotorik merupakan bagian biologis terpenting dalam prosesKognisinya diisi dengan pengetahuan agama dan afeksinya diisi dengan keimanan. Kemampuan psikomotorik merupakan bagian biologis terpenting dalam proses
POLIMEDIAPOLIMEDIA 6 FM Jakarta. Penulis meneliti dengan observasi dan studi pustaka di V Radio Jakarta dengan tujuan mengetahui bagaimana proses pembuatan konten V Update.6 FM Jakarta. Penulis meneliti dengan observasi dan studi pustaka di V Radio Jakarta dengan tujuan mengetahui bagaimana proses pembuatan konten V Update.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik domestik (rumah tangga) maupun industri. Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentangSampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik domestik (rumah tangga) maupun industri. Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan, memastikan tanggung jawab warga binaan, menjaga kualitas produk, dan menjaga keamanan. Supervisi dilaksanakanTujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan, memastikan tanggung jawab warga binaan, menjaga kualitas produk, dan menjaga keamanan. Supervisi dilaksanakan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara danPenulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi danTeknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Contohnya perubahan dalam status sosial dan ekonominya. Program pelatihan kecakapan hidup di PKBM Linggih Sinau Banyusari berhasil menambah pengetahuan,Contohnya perubahan dalam status sosial dan ekonominya. Program pelatihan kecakapan hidup di PKBM Linggih Sinau Banyusari berhasil menambah pengetahuan,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Nilai-nilai ini mencakup kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan perdamaian dan keharmonisan. Nilai moral berkelanjutan penting untuk ditanamkan dalamNilai-nilai ini mencakup kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan perdamaian dan keharmonisan. Nilai moral berkelanjutan penting untuk ditanamkan dalam
Useful /
ISEIISEI Temuan menunjukkan bahwa upaya terkoordinasi diperlukan untuk meningkatkan keanekaragaman makanan di daerah pendukung sekitar IKN, khususnya di KalimantanTemuan menunjukkan bahwa upaya terkoordinasi diperlukan untuk meningkatkan keanekaragaman makanan di daerah pendukung sekitar IKN, khususnya di Kalimantan
ISEIISEI Inovasi hijau cenderung meningkat ketika dipengaruhi oleh kinerja masa lalu dan kebijakan moneter akomodatif, meskipun beberapa faktor menunjukkan dampakInovasi hijau cenderung meningkat ketika dipengaruhi oleh kinerja masa lalu dan kebijakan moneter akomodatif, meskipun beberapa faktor menunjukkan dampak
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kebanyakan keluarga masih tinggal bersama orang tua/mertua dan bergantung pada asuransi kesehatan pemerintah. Upaya menyisihkan uang untuk pendidikan anakKebanyakan keluarga masih tinggal bersama orang tua/mertua dan bergantung pada asuransi kesehatan pemerintah. Upaya menyisihkan uang untuk pendidikan anak
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Adapun teori yang digunakan untuk memperkuat penelitian ini adalah 1. Teori Kesejahteraan Sosial, 2. Teori Kesejahteraan Masyarakat, 3. Teori PendidikanAdapun teori yang digunakan untuk memperkuat penelitian ini adalah 1. Teori Kesejahteraan Sosial, 2. Teori Kesejahteraan Masyarakat, 3. Teori Pendidikan