ISEIISEI
One moment, please...One moment, please...Keanekaragaman pola makan merupakan indikator yang andal untuk keamanan pangan. Studi ini memeriksa keanekaragaman dalam konsumsi melalui Indeks Simpson dengan pendekatan pengeluaran makanan pada tingkat kabupaten dan kota di Indonesia, dengan fokus khusus pada Kalimantan, lokasi dari ibu kota baru, Nusantara. Analisis lebih lanjut menyelidiki hubungan antara keanekaragaman pola makan dan inflasi makanan, aspek kunci dari keamanan pangan. Data yang digunakan untuk mengembangkan indeks ini diambil dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Pemodelan inflasi makanan dilakukan menggunakan metode Regresi Panel Ambang pada data dari 90 kota. Temuan menunjukkan bahwa upaya terkoordinasi diperlukan untuk meningkatkan keanekaragaman makanan di daerah pendukung sekitar IKN, khususnya di Kalimantan Selatan, yang menunjukkan Indeks Simpson yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan area lain di Kalimantan. Selain itu, pencapaian Indeks Simpson memiliki dampak signifikan dalam mengurangi tingkat inflasi makanan, menunjukkan potensinya sebagai alat untuk memantau dan mengevaluasi fluktuasi harga makanan, yang sangat penting untuk mempertahankan akses ekonomi terhadap keamanan pangan nasional.
Peningkatan pentingnya keamanan pangan, khususnya dalam hal pengendalian harga makanan, telah menjadi kebutuhan mendesak bagi studi ini untuk memperkenalkan indeks tradisional yang dimodifikasi dalam konteks keanekaragaman pola makan.Ketergantungan atau penurunan keanekaragaman dalam konsumsi membuat suatu daerah lebih rentan terhadap fluktuasi harga.Studi ini bertujuan untuk memperkenalkan Indeks Simpson sambil memodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat inflasi makanan di 90 kota pemantau inflasi di Indonesia selama periode 2020-2023.Selain itu, dilakukan analisis mendalam tentang keamanan pangan di Kalimantan terkait dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara dan keamanan pangan di daerah sekitarnya yang mendukung IKN.Studi ini menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Pertama, perkembangan keanekaragaman konsumsi pada tingkat kabupaten dan kota di Indonesia masih tidak stabil dalam perbaikannya selama periode 2020-2023.Secara khusus, mengenai pengembangan ibu kota baru di Kalimantan, keanekaragaman konsumsi di daerah sekitar IKN, terutama daerah perkotaan, masih belum cukup tinggi.Skor Indeks Simpson di Kalimantan Selatan, salah satu zona penyangga IKN di Pulau Kalimantan, juga belum optimal.Sebagian besar kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan memiliki keanekaragaman konsumsi di bawah rata-rata nasional dan Kalimantan.Oleh karena itu, untuk mengantisipasi fluktuasi harga pada kelompok makanan tertentu di area IKN, upaya untuk meningkatkan keanekaragaman konsumsi di zona penyangga perlu menjadi prioritas.Kedua, Indeks Simpson, yang mencerminkan keanekaragaman konsumsi, terbukti mempengaruhi tingkat inflasi makanan, di mana setiap peningkatan 0,01 pada Indeks Simpson dapat mengurangi inflasi makanan sebesar 0,06871 persen dan secara konsisten memiliki efek signifikan di seluruh ambang inflasi yang diuji.Ketiga, variabel kontrol lainnya juga ditemukan memiliki efek signifikan, termasuk tingkat pengangguran, terjadinya konflik Rusia-Ukraina, adanya outlier, dan inflasi tahun sebelumnya, serta efek ambang batasnya.Selain itu, efek ambang batas inflasi signifikan pada tingkat inflasi tahunan 3 persen pada tahun sebelumnya.Secara khusus, setiap kenaikan satu persen pada tingkat inflasi tahun sebelumnya (ketika ambang inflasi kurang dari atau sama dengan 3 persen) mengurangi inflasi makanan saat ini sebesar 0,369 persen.Sebaliknya, kenaikan satu persen pada inflasi tahun sebelumnya (ketika di atas ambang 3 persen) menaikkan inflasi makanan saat ini sebesar 0,594 persen.Ini menunjukkan bahwa di bawah inflasi tahunan yang relatif rendah dan terkendali, kenaikan tingkat inflasi tahun sebelumnya masih memiliki efek menurunkan inflasi makanan saat ini, yang berkaitan dengan efektivitas intervensi pengendalian harga.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan dan menerapkan Indeks Simpson sebagai alat pemantauan dan evaluasi keanekaragaman pola makan di tingkat kabupaten dan kota di Indonesia. Indeks ini dapat menjadi pelengkap skor Pola Konsumsi Pangan dan Indeks Keamanan Pangan yang saat ini digunakan sebagai indikator untuk memantau keamanan pangan regional. . . 2. Memperkuat promosi program yang mendorong konsumsi makanan yang lebih beragam atau diversifikasi makanan. Hal ini dapat mengurangi ketergantungan pada komoditas makanan tertentu dan meningkatkan ketahanan terhadap inflasi makanan. Ini penting untuk mengendalikan harga makanan sebagai ukuran akses ekonomi terhadap makanan dalam upaya membangun keamanan pangan.. . 3. Melakukan diversifikasi program dalam kegiatan produksi pertanian sehingga pasokan yang lebih beragam dapat mengoptimalkan upaya untuk mendiversifikasi konsumsi makanan. Selain itu, pengendalian inflasi umum sangat penting untuk menciptakan iklim ekonomi yang mendukung berbagai intervensi pemerintah yang bertujuan untuk pengendalian harga yang lebih efektif. Terkait dengan IKN, perhatian khusus harus diberikan pada upaya diversifikasi makanan sebagai sarana pengendalian inflasi di zona penyangga utama di Kalimantan Timur dan wilayah Kalimantan Selatan yang lebih luas, yang masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan keanekaragaman konsumsi dan produksi pertanian. Identifikasi dan pengembangan area produksi pertanian utama untuk setiap kelompok makanan di sekitar IKN diperlukan, sehingga pemerintah dapat mengembangkan peta jalan distribusi ke IKN. Hal ini akan memastikan pasokan makanan yang optimal, mendukung keanekaragaman pola makan dan pengendalian harga makanan yang lebih baik.
- When is Inflation Harmful? Estimating the Threshold Effect for Ghana | American Journal of Economics... thescipub.com/abstract/10.3844/ajebasp.2010.232.239When is Inflation Harmful Estimating the Threshold Effect for Ghana American Journal of Economics thescipub abstract 10 3844 ajebasp 2010 232 239
- "DETERMINANT OF FOOD INFLATION" by Bambang Indra Ismaya and Donni Fajar Anugrah. determinant... doi.org/10.21098/bemp.v21i1.926DETERMINANT OF FOOD INFLATION by Bambang Indra Ismaya and Donni Fajar Anugrah determinant doi 10 21098 bemp v21i1 926
| File size | 692.4 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Kedua, PDRB Non-Batubara berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Ketiga, pengeluaran pemerintah daerah fungsi kesehatan per kapita berpengaruhKedua, PDRB Non-Batubara berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Ketiga, pengeluaran pemerintah daerah fungsi kesehatan per kapita berpengaruh
UPPUPP Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang di analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. DariJenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang di analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Dari
URINDOURINDO Pengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi kelompok tani yang difokuskan pada peningkatan kualitas produk dan kemasan mampu menarik minat pasar yangPengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi kelompok tani yang difokuskan pada peningkatan kualitas produk dan kemasan mampu menarik minat pasar yang
URINDOURINDO Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan efektivitas komunikasiHasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan efektivitas komunikasi
URINDOURINDO Temuan penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05, variabel layanan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan pelanggan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05, variabel layanan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan pelanggan.
GOODWOODPUBGOODWOODPUB Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam dengan responden yang terlibat langsung dalam implementasi program. Teknik analisisData dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam dengan responden yang terlibat langsung dalam implementasi program. Teknik analisis
IBSIBS Sampel penelitian berupa delapan perusahaan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016‑2020, dipilih dengan purposiveSampel penelitian berupa delapan perusahaan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016‑2020, dipilih dengan purposive
UPDMUPDM Analisis menggunakan persamaan regresi berganda dan pengujian hipotesis uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan suku bunga SBIAnalisis menggunakan persamaan regresi berganda dan pengujian hipotesis uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan suku bunga SBI
Useful /
ISEIISEI Namun, tidak ada efek signifikan dari ekspor selama pandemi dalam membantu kota-kota mencapai ambang inflasi. Temuan ini dikonfirmasi oleh estimasi penguranganNamun, tidak ada efek signifikan dari ekspor selama pandemi dalam membantu kota-kota mencapai ambang inflasi. Temuan ini dikonfirmasi oleh estimasi pengurangan
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Kegiatan pengabdian melalui Program Desa Mitra (PDM) di Kampung Wasur telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat,Kegiatan pengabdian melalui Program Desa Mitra (PDM) di Kampung Wasur telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat,
INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE Bukti dari studi-studi ini menunjukkan hasil yang beragam untuk pengaruh bahu sebagai intervensi terhadap hasil kecelakaan. Sebagian besar studi menunjukkanBukti dari studi-studi ini menunjukkan hasil yang beragam untuk pengaruh bahu sebagai intervensi terhadap hasil kecelakaan. Sebagian besar studi menunjukkan
UPDMUPDM Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner penelitian secara langsung kepada responden dengan mendatangi Puskesmas di Kota TangerangPengumpulan data tersebut dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner penelitian secara langsung kepada responden dengan mendatangi Puskesmas di Kota Tangerang