UNANDUNAND
Jurnal Demokrasi dan Politik LokalJurnal Demokrasi dan Politik LokalDalam dinamika hubungan internasional kontemporer yang semakin kompleks, aktor subnasional seperti pemerintah daerah memainkan peran yang semakin signifikan dalam mendukung diplomasi negara melalui jalur non-formal. Program sister city merupakan salah satu bentuk paradiplomasi yang memungkinkan pemerintah daerah berpartisipasi dalam kerja sama internasional sekaligus mendukung hubungan bilateral antarnegara. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: bagaimana kerja sama sister city berfungsi sebagai instrumen politik subnasional dalam mendukung hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan, serta dalam kondisi apa paradiplomasi tersebut efektif dan menghadapi hambatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, berbasis analisis data sekunder yang diperoleh dari dokumen kerja sama antar daerah, laporan resmi pemerintah, publikasi akademik, serta sumber media yang kredibel. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola kerja sama, peran aktor subnasional, dan implikasi politik dari program sister city. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama sister city tidak hanya berfungsi sebagai kerja sama teknis di bidang budaya, pendidikan, dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga berperan sebagai instrumen soft power dan diplomasi publik yang memperkuat jejaring komunikasi non-formal, membangun kepercayaan antar aktor, serta mendukung pencitraan positif Indonesia di Korea Selatan. Namun, efektivitas paradiplomasi ini masih dibatasi oleh perbedaan model kelembagaan, dominasi pendekatan top-down, dan keterbatasan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian paradiplomasi dengan menunjukkan bahwa sister city dapat dipahami sebagai instrumen politik subnasional yang berfungsi secara kondisional, bergantung pada konteks kelembagaan dan tata kelola multi-level. Temuan ini memperluas pemahaman tentang hubungan antara aktor subnasional dan diplomasi bilateral dalam studi hubungan internasional.
Penelitian ini menemukan bahwa program sister city berperan sebagai instrumen paradiplomasi strategis yang memperkuat hubungan politik bilateral Indonesia–Korea Selatan melalui pertukaran budaya, pendidikan, teknologi, dan kolaborasi pemerintah daerah.Keberhasilan program dipengaruhi oleh tingkat otonomi daerah, koordinasi pusat‑daerah, keterlibatan masyarakat, serta kapasitas kelembagaan lokal.Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh pendekatan top‑down, keterbatasan anggaran, dan hambatan komunikasi lintas budaya.
Saran penelitian lanjutan: pertama, bagaimana mekanisme koordinasi fleksibel antara pemerintah pusat dan daerah dapat dirancang untuk mendukung inisiatif paradiplomasi tanpa menimbulkan konflik kebijakan? Kedua, sejauh mana partisipasi sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan institusi pendidikan dapat meningkatkan legitimasi sosial dan dampak politik program sister city, serta faktor‑faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan kolaborasi lintas sektor tersebut? Ketiga, apa model evaluasi dan monitoring berkelanjutan yang paling efektif untuk mengukur kontribusi paradiplomasi terhadap kapasitas kelembagaan lokal dan persepsi publik, dan bagaimana hasil evaluasi dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan bottom‑up? Penelitian-penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus komparatif antara kota di Indonesia dan Korea Selatan, analisis jaringan institusional, serta metode survei longitudinal untuk menilai perubahan jangka panjang. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan serta memperkuat peran paradiplomasi dalam hubungan bilateral.
- The Role of Jakarta-Berlin Sister City to Support Green City Program in 2018-2023 | SIYAR Journal. role... jurnalfisip.uinsa.ac.id/index.php/siyar/article/view/774The Role of Jakarta Berlin Sister City to Support Green City Program in 2018 2023 SIYAR Journal role jurnalfisip uinsa ac index php siyar article view 774
- Hedging through Defense Diplomacy: Indonesia’s Non-Alignment in the Age of Emerging Technologies... ejournal.yasin-alsys.org/AJSTEA/article/view/7112Hedging through Defense Diplomacy IndonesiaAos Non Alignment in the Age of Emerging Technologies ejournal yasin alsys AJSTEA article view 7112
- Implementation of Bandung – Suwon Sister City Cooperation to Improve the Quality of Education in... ij.lafadzpublishing.com/index.php/IJEDL/article/view/165Implementation of Bandung Ae Suwon Sister City Cooperation to Improve the Quality of Education in ij lafadzpublishing index php IJEDL article view 165
- ASEAN Defense Diplomacy: Navigating US Tariffs and South China Sea Tensions | International Journal of... doi.org/10.58578/ijemt.v3i2.7054ASEAN Defense Diplomacy Navigating US Tariffs and South China Sea Tensions International Journal of doi 10 58578 ijemt v3i2 7054
| File size | 273.1 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN SUIAIN SU Pengelolaan zakat di Indonesia memiliki payung hukum yang jelas namun belum efektif dilaksanakan. Permasalahan utama Baznas Sumatera Utara meliputi strukturPengelolaan zakat di Indonesia memiliki payung hukum yang jelas namun belum efektif dilaksanakan. Permasalahan utama Baznas Sumatera Utara meliputi struktur
UPN VeteranUPN Veteran Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini adalah review jurnal, buku, undang-undang, peraturan dan sumber lainnya. Analisis data dilakukan dengan menelaahAdapun pengumpulan data dalam penelitian ini adalah review jurnal, buku, undang-undang, peraturan dan sumber lainnya. Analisis data dilakukan dengan menelaah
YAZRIYAZRI Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformasi sistemik untuk memperkuat institusi lokal dan memastikan desentralisasi berfungsi optimal dalam mendorongPenelitian ini menyimpulkan perlunya reformasi sistemik untuk memperkuat institusi lokal dan memastikan desentralisasi berfungsi optimal dalam mendorong
ARITEKINARITEKIN Volatilitas harga minyak memengaruhi pendapatan fiskal dan memerlukan kebijakan yang responsif. Transisi energi menuju energi bersih perlu dipercepat untukVolatilitas harga minyak memengaruhi pendapatan fiskal dan memerlukan kebijakan yang responsif. Transisi energi menuju energi bersih perlu dipercepat untuk
BALIDWIPABALIDWIPA Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan harus bersifat berkesinambungan sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh generasi mendatang secara terus‑menerus.Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan harus bersifat berkesinambungan sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh generasi mendatang secara terus‑menerus.
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Artikel ini menjelaskan permasalahan tata kelola angaran Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia. Menggunakan grand theory open government dan pendekatanArtikel ini menjelaskan permasalahan tata kelola angaran Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia. Menggunakan grand theory open government dan pendekatan
STIE AASSTIE AAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Pengetahuan tentang perpajakan tidak berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Pengetahuan tentang perpajakan tidak berpengaruh
UNTAGUNTAG Reformasi struktural organisasi perangkat daerah diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi daerah. 41 Tahun 2007 membawa perubahanReformasi struktural organisasi perangkat daerah diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi daerah. 41 Tahun 2007 membawa perubahan
Useful /
UNANDUNAND Pertama, arah politik PDIP dan PKS tidak sebatas ditentukan oleh kalkulasi elektoral atau pertimbangan ideologis. Sebaliknya, oleh konfigurasi kekuasaanPertama, arah politik PDIP dan PKS tidak sebatas ditentukan oleh kalkulasi elektoral atau pertimbangan ideologis. Sebaliknya, oleh konfigurasi kekuasaan
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Ketidaksetaraan sosial di tempat kerja yang multikultural dan hierarkis menimbulkan tantangan bagi perusahaan dalam menerapkan program Diversity, Equity,Ketidaksetaraan sosial di tempat kerja yang multikultural dan hierarkis menimbulkan tantangan bagi perusahaan dalam menerapkan program Diversity, Equity,
UNANDUNAND Namun, media sosial, terutama Instagram, kini menjadi salah satu sarana utama dalam membangun personal branding politik. Penelitian ini bertujuan untukNamun, media sosial, terutama Instagram, kini menjadi salah satu sarana utama dalam membangun personal branding politik. Penelitian ini bertujuan untuk
RAHARJARAHARJA Dalam artikel ini akan dikemukakan beberapa langkah pemecahan masalah, antara lain: mengidentifikasikan 3 (tiga) masalah yang sering dihadapi perusahaanDalam artikel ini akan dikemukakan beberapa langkah pemecahan masalah, antara lain: mengidentifikasikan 3 (tiga) masalah yang sering dihadapi perusahaan