FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA

KOMUNITASKOMUNITAS

Sosialisasi adalah pendidikan yang diterima oleh masyarakat. Sosialisasi pertama adalah keluarga yang menjadi awal belajar setelah manusia lahir. Setelah keluarga, lingkungan adalah sosialisasi anak setelah keluarga, mulai dari teman sebaya dan tetangga. Sosialisasi ketiga adalah sekolah (pendidikan formal), di mana banyak anak mulai mengembangkan karakter mereka. Anak-anak dapat menjadi nakal karena pengaruh masyarakat negatif. Dalam penelitian ini, peneliti menyelidiki diamnya anak-anak korban bullying di MA Masyitoh Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik sampling purposive dengan siswa di MA Masyitoh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak tidak berani mengungkapkan bahwa mereka adalah korban bullying karena: 1. Rahasia, 2. Ketidakberdayaan, 3. Penyesuaian diri, 4. Penundaan, dan 5. Penarikan kembali.

Korban bully yang terjadi di MA Masyitoh tidak berani atau enggan membicarakan tentang kejadian bully di sekolah karena sindrom penyesuaian diri.anak merahasiakan tindakan bully karena takut dan malu.ketakutan yang dialami anak karena merasa jika cerita bully menyebar, dia akan kena bully yang lebih parah.karena sudah terbiasa di-bully dan ketakutan, korban lebih nyaman tidak mengatakan kepada siapapun tentang bullying yang dialaminya.korban menunda melaporkan bully kepada guru karena tidak tahu kepada siapa dia harus mengadu dan apakah dia akan aman jika mengadu kepada guru tersebut.karena malu dengan tindakan bully yang dialaminya, korban bersifat pasif dan menyendiri, bahkan sulit bergaul dengan teman-teman lainnya.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak bullying terhadap perkembangan karakter dan perilaku anak. Kedua, penting untuk menyelidiki faktor-faktor yang mendorong anak untuk melakukan bullying, seperti pengaruh lingkungan dan media sosial. Ketiga, penelitian tentang strategi pencegahan dan intervensi bullying di sekolah dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, termasuk peran guru dan orang tua dalam mendeteksi dan menangani kasus bullying.

Read online
File size1.9 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test