FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA
KOMUNITASKOMUNITASPengasuhan bagi anak terlantar merupakan suatu proses penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu berperan dalam perubahan sosial. Anak terlantar, yang menjadi penerus kepemimpinan di masa depan, sangat dipengaruhi pola pengasuhan yang relatif konsisten dan berpengaruh besar terhadap karakteristik mereka. Pengasuh di PSAA Harapan Majeluk (Mataram) berperan sebagai orang tua pengganti, pendidik, dan fasilitator yang memberikan perhatian, kasih sayang, keamanan, serta bimbingan dalam belajar dan berperilaku. Kerja sama dengan lingkungan sekolah dan masyarakat memungkinkan anak terlantar menerima pendidikan dan penuntun moral. Akan tetapi, pengasuhan di PSAA menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas, kesulitan anak mengikuti program, serta tantangan dalam membangun hubungan antara pengasuh dan anak. Penelitian kualitatif yang menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa meski pengasuh bekerja dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, masih terdapat kebutuhan akan peningkatan sumber daya, pelatihan pengasuh, dan strategi intervensi yang lebih terstruktur untuk memaksimalkan perkembangan anak terlantar.
Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Harapan Majeluk berfungsi sebagai pengganti keluarga bagi anak terlantar dengan memberikan kasih sayang, perhatian, dan bimbingan.Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas, ketidakaktifan anak dalam program, dan tantangan pengasuh yang harus menavigasi hubungan antara pengasuh dan anak.Upaya mitigasi yang diimplementasikan meliputi pendekatan personal, perbaikan sarana prasarana, serta pemberian pengawasan dan motivasi ekstra.Untuk memperkuat peran PSAA, perlu adanya peningkatan pelatihan pengasuh, pengembangan fasilitas belajar, dan kolaborasi yang lebih intensif antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana fitur digitalisasi, seperti aplikasi berbasis data, dapat memperkuat pendekatan pengasuhan individual bagi anak terlantar. Selain itu, studi longitudinal dapat menilai dampak jangka panjang program PSAA pada kesiapan sosial dan akademik anak, serta membandingkan efektivitas intervensi berbasis peer mentoring dibandingkan metode pengasuhan tradisional. Penelitian lain sebaiknya memfokuskan pada evaluasi model pelatihan pengasuh multi-tingkat, mempertimbangkan faktor psikososial anak, dan mengukur kontribusi kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintahan, dan pihak swasta dalam meningkatkan kualitas layanan pengasuhan di PSAA.
| File size | 1.94 MB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
PKRPKR Kesimpulan yang didapat bahwa peran pendidikan orang tua sangat penting agar anak bisa memenuhi gizi mereka secara optimal. Peran orang tua dalam mencegahKesimpulan yang didapat bahwa peran pendidikan orang tua sangat penting agar anak bisa memenuhi gizi mereka secara optimal. Peran orang tua dalam mencegah
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial padaBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Sebagian besar responden (66,6 %) menerapkan pola asuh demokratis, dan 41,7 % anak menunjukkan tingkat kemandirian cukup. Kesimpulan menegaskan bahwaSebagian besar responden (66,6 %) menerapkan pola asuh demokratis, dan 41,7 % anak menunjukkan tingkat kemandirian cukup. Kesimpulan menegaskan bahwa
ALSHOBARALSHOBAR Penelitian ini menghasilkan produk berupa media pembelajaran matematika berbasis Android dengan konteks budaya lokal materid SPLDV melalui lima tahapanPenelitian ini menghasilkan produk berupa media pembelajaran matematika berbasis Android dengan konteks budaya lokal materid SPLDV melalui lima tahapan
PKRPKR Melalui kajian literatur yang melibatkan berbagai penelitian dan studi kasus, baik di Indonesia maupun negara lain, artikel ini menganalisis bagaimanaMelalui kajian literatur yang melibatkan berbagai penelitian dan studi kasus, baik di Indonesia maupun negara lain, artikel ini menganalisis bagaimana
FIP UNGFIP UNG Kolaborasi asuh orang tua dengan guru dapat meningkatkan pengembangan moral dan akhlak anak dengan metode ajaran agama. Oleh karena itu, perlu peningkatanKolaborasi asuh orang tua dengan guru dapat meningkatkan pengembangan moral dan akhlak anak dengan metode ajaran agama. Oleh karena itu, perlu peningkatan
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Batas nilai signifikasi adalah (p-value < 0,05). Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap keberhasilan toiletBatas nilai signifikasi adalah (p-value < 0,05). Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap keberhasilan toilet
UINSAIDUINSAID Pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan dari orang yang ahli di bidangnya.Pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan dari orang yang ahli di bidangnya.
Useful /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Kegiatan ekstrakurikuler berbasis karakter dan lingkungan sekolah yang mendukung, dengan guru sebagai teladan, memperkuat pengembangan keterampilan sosial,Kegiatan ekstrakurikuler berbasis karakter dan lingkungan sekolah yang mendukung, dengan guru sebagai teladan, memperkuat pengembangan keterampilan sosial,
LSPRLSPR Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh terpaan pemberitaan 41 TNI positif Covid-19 di media online terhadap sikap masyarakat di Kota Bajawa.Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh terpaan pemberitaan 41 TNI positif Covid-19 di media online terhadap sikap masyarakat di Kota Bajawa.
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti berupaya memahami peran generasi muda dalam mengembangkanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti berupaya memahami peran generasi muda dalam mengembangkan
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Penyesuaian diri, 4. Penundaan, dan 5. Penarikan kembali. Korban bully yang terjadi di MA Masyitoh tidak berani atau enggan membicarakan tentang kejadianPenyesuaian diri, 4. Penundaan, dan 5. Penarikan kembali. Korban bully yang terjadi di MA Masyitoh tidak berani atau enggan membicarakan tentang kejadian