UNIBAUNIBA

Jurnal Pendekar NusantaraJurnal Pendekar Nusantara

Guru dan siswa sama-sama harus menghindari miskonsepsi saat belajar. Kondisi sebenarnya menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang masih mengalami miskonsepsi, salah satunya tentang matematika. Dengan tujuan akhir untuk mengatasi masalah ini dan membuat pembelajaran ruang kelas lebih efektif, Pelatihan Sains Praktis (RME) digunakan untuk pendekatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar menggunakan metode PMRI dan menilai seberapa baik metode RME bekerja untuk menghilangkan miskonsepsi matematis siswa pada materi pecahan.

Berdasarkan kegiatan PKM yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik untuk mengatasi Miskonsepsi di kelas III SD Negeri 100316 Pargarutan Julu berada pada kategori “Baik.Siswa mempelajari pecahan dalam pelajaran matematika, dan hasilnya dinilai Baik.Dan terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik untuk mengatasi Miskonsepsi matematika siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam mengkonkretkan objek matematika. Hal ini dapat memudahkan guru dalam mengkomunikasikan dan melarang konsep-konsep tersebut dari siswa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan matematika realistik pada topik-topik matematika lainnya, seperti geometri atau aljabar. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa pendekatan ini dapat diterapkan secara luas dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.

Read online
File size348.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test