TIGA MUTIARATIGA MUTIARA
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaPenelitian ini membahas hubungan yang kompleks antara agama Islam dan politik dalam konteks sejarah nasional Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia telah menyaksikan interaksi yang mendalam antara agama Islam dan dunia politik. Penelitian ini menganalisis bagaimana agama Islam telah mempengaruhi dinamika politik di Indonesia, baik sebagai sumber inspirasi maupun sebagai faktor penentu dalam keputusan politik. Melalui analisis kronologis, studi ini mengulas peristiwa-peristiwa kunci yang menggambarkan evolusi hubungan ini, termasuk pengaruh agama dalam perjuangan kemerdekaan, peran partai-partai Islam, dan dampak Islam dalam pembentukan kebijakan negara. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana politik juga telah mempengaruhi interpretasi dan praktik agama Islam di Indonesia. Hasil studi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana interaksi antara Islam dan politik telah membentuk jalur sejarah Indonesia, serta implikasinya dalam konteks sosial dan politik masa kini.
Hubungan Islam dan politik yang terjalin di Negara Indonesia sudah terbentuk sejak lama.Dimulai dari munculnya kekuasaan Islam yang menggeser hegemoni Hindu dan Budha di wilayah Nusantara.Diawali oleh kekuasaan yang berpusat di daerah pesisir hingga bergeser ke daerah pedalaman, masing-masing ini memiliki hubungan yang sangat erat satu diantara lainnya.Memasuki permulaan abad ke 17 M, hegemoni kekuasaan Islam mengalami masa kemunduran akibat campur tangan bangsa Eropa yang semakin meluas hingga akhirnya para penguasa Islam tunduk dibawah kekuasaan pemerintah kolonial.Sehingga berdampak kepada para ulama keraton yang tersingkir perannya sebagai penasehat raja.Masa pendudukan Jepang merupakan era baru setelah berakhirnya kekuasaan pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia.Di masa itu juga menandai kembalinya pengaruh Islam dalam politik pemerintahan.Sumbangsih Jepang dalam politik di fase ini terlihat dalam upaya mereka menyatukan semua golongan Islam dalam satu wadah yang bernama Masyumi.Pada masa kemerdekaan yang ditandai dengan lahirnya orde lama memunculkan konflik antara golongan nasionalis sekuler dengan golongan nasionalis Islam terkait dengan dihapusnya tujuh kata rumusan pertama dalam Piagam Jakarta.Kegagalan ini direspon oleh sebagian kelompok Islam untuk memperjuangkan Negara Islam Indonesia, salah satunya adalah Kartosuwiryo.Dalam sisi yang lain, peluang untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam di dalam politik nasional kembali menguat ketika diselenggarakan pemilu 1955.Akan tetapi harapan itu pupus karena pemerintah orde lama mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang berisi pembubaran Majelis Konstituante.Pergeseran kekuasaan negara dari orde lama ke orde baru juga tidak merubah keadaan.Orde baru semakin kuat dengan dasar ideologi Pancasila.Pasca lengsernya Orde Baru dan dimulainya babak baru era reformasi memberikan angin segar kepada politik Islam untuk mengusahakan kembali harapannya tentang pendirian Negara Islam Indonesia dengan melalui pemilu 1999.Akan tetapi, dengan terbukanya pintu demokrasi, justru membuat mereka kehilangan basis massanya, dikarenakan suara pemilih partai Islam tidak mencerminkan kekuatan pemilih mayoritas hal ini dikuatkan dengan banyaknya partai-partai Islam yang muncul yang mengakibatkan pecahnya suara di kalangan umat Islam.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh Islam dalam pembentukan kebijakan negara di Indonesia, khususnya dalam konteks sejarah nasional. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis peran partai-partai Islam dalam dinamika politik Indonesia, termasuk strategi dan tantangan yang mereka hadapi dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam di arena politik. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana politik telah mempengaruhi interpretasi dan praktik agama Islam di Indonesia, serta implikasinya terhadap identitas dan kehidupan beragama masyarakat Indonesia.
| File size | 377.39 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Analisis deskriptif menunjukkan kedua variabel berada pada kategori sangat baik, ditunjukkan oleh nilai mean empirik yang lebih tinggi dibandingkan meanAnalisis deskriptif menunjukkan kedua variabel berada pada kategori sangat baik, ditunjukkan oleh nilai mean empirik yang lebih tinggi dibandingkan mean
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Data dikumpulkan dari 121 responden Surabaya melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan multiple linear regression. Hasil menunjukkan bahwa financialData dikumpulkan dari 121 responden Surabaya melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan multiple linear regression. Hasil menunjukkan bahwa financial
SARI MUTIARASARI MUTIARA Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur FoMO, intensitas penggunaan Instagram, dan harga diri. Analisis regresi linier berganda menunjukkanData dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur FoMO, intensitas penggunaan Instagram, dan harga diri. Analisis regresi linier berganda menunjukkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Latar belakang: Mahasiswa kerap menghadapi tekanan psikologis yang kompleks, terutama akibat penggunaan media sosial secara berlebihan seperti Instagram.Latar belakang: Mahasiswa kerap menghadapi tekanan psikologis yang kompleks, terutama akibat penggunaan media sosial secara berlebihan seperti Instagram.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini berfokus pada bagaimana Taḥkīm mengalihkan perselisihan dari politik praktis menjadi perdebatan doktrinal yang melahirkan berbagai aliranPenelitian ini berfokus pada bagaimana Taḥkīm mengalihkan perselisihan dari politik praktis menjadi perdebatan doktrinal yang melahirkan berbagai aliran
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebelum menerima layanan konseling dengan metode show-and-tell, siswa menunjukkan ketidakpercayaan diri untuk tampilPenelitian ini menyimpulkan bahwa sebelum menerima layanan konseling dengan metode show-and-tell, siswa menunjukkan ketidakpercayaan diri untuk tampil
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU d) Tidak ada larangan di dalam islam terkait dengan kepemimpinan perempuan dalam politik, bahkan sejarah mencatat banyak perempuan yang berperan aktifd) Tidak ada larangan di dalam islam terkait dengan kepemimpinan perempuan dalam politik, bahkan sejarah mencatat banyak perempuan yang berperan aktif
ALJAMIAHALJAMIAH Secara umum, gagasan reaktualisasi ajaran Islam yang diusung Munawir dapat merangsang aktivitas intelektual dan menjadikan diskursus keislaman di IndonesiaSecara umum, gagasan reaktualisasi ajaran Islam yang diusung Munawir dapat merangsang aktivitas intelektual dan menjadikan diskursus keislaman di Indonesia
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Peran smartphone yang luas, membuat smartphone menjadi salah satu perangkat yang tidak terpisahkan dari aktivitas mahasiswa. Akses yang cepat, beragamnyaPeran smartphone yang luas, membuat smartphone menjadi salah satu perangkat yang tidak terpisahkan dari aktivitas mahasiswa. Akses yang cepat, beragamnya
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi seluruh penghuni perumahan Astapada Indah III berjumlahJenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi seluruh penghuni perumahan Astapada Indah III berjumlah
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 93 kepala keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisisPenelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 93 kepala keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis
UINUIN Kategori ini dapat merepresentasikan pergulatan pemikiran di dunia Islam, termasuk Indonesia. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran hukum Islam dapatKategori ini dapat merepresentasikan pergulatan pemikiran di dunia Islam, termasuk Indonesia. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran hukum Islam dapat