THEHIPKNEEJOURNALTHEHIPKNEEJOURNAL

The Hip and Knee JournalThe Hip and Knee Journal

Cedera ligamen anterior cruciate (ACL) umum terjadi pada pasien muda dan aktif. Teknik rekonstruksi ACL pada pasien yang belum dewasa secara skelet berusaha meminimalkan gangguan pertumbuhan. Teknik semua sparing physeal sangat menuntut secara teknis. Dalam makalah ini, kami menggambarkan teknik sparing physeal ACL pada pasien yang belum dewasa. Ini adalah rekonstruksi ACL all-epiphyseal all-inside dengan retrodrill dari soket femoral dan tibial. Kedua soket berada dalam epifisis. Teknik ini menggunakan sistem loop bebas. Sistem loop bebas ini memungkinkan kami membuat soket dengan panjang 15 mm, yang aman dari fisus. Soket ini juga memungkinkan kami menegangkan graft secara memadai dengan panjang soket minimum. Kami menyajikan kasus seorang laki-laki berusia 16 tahun yang menjalani rekonstruksi all-epiphyseal all-inside dengan protokol rehabilitasi kami.

Jumlah cedera ACL pada atlet pra-puber dan muda meningkat.Oleh karena itu, setiap upaya harus dilakukan untuk meminimalkan cedera fisus yang mungkin menyebabkan gangguan pertumbuhan.Peningkatan teknologi dan instrumen memungkinkan kami menggunakan teknik sparing fisus dengan hasil yang memadai.Protokol rehabilitasi ideal juga penting untuk memenuhi kriteria kembali ke olahraga 6 bulan pasca operasi.Teknik ini memberikan hasil yang baik dan tidak ditemukan cedera pada fisus.Kami percaya teknik ini dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk teknik sparing fisus untuk rekonstruksi ACL pada pasien yang belum dewasa.

Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut teknik-teknik rekonstruksi ACL pada pasien yang belum dewasa, termasuk teknik sparing fisus. Penting untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan berbagai teknik, serta dampak jangka panjangnya pada pertumbuhan dan fungsi pasien. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan protokol rehabilitasi yang optimal untuk pasien ini, dengan mempertimbangkan kebutuhan unik mereka dan risiko cedera berulang. Akhirnya, studi komparatif antara teknik-teknik ini dapat memberikan wawasan berharga tentang manfaat dan keterbatasan masing-masing pendekatan.

  1. All-epiphyseal All-Inside Technique for Anterior Cruciate Ligament Reconstruction in Prepubescent Patient:... doi.org/10.46355/hipknee.v4i2.139All epiphyseal All Inside Technique for Anterior Cruciate Ligament Reconstruction in Prepubescent Patient doi 10 46355 hipknee v4i2 139
Read online
File size478.38 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test