UIJUIJ
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-experimental yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap perkembangan sosial siswa kelas tinggi SD Negeri 23 Jeppee. Populasi berjumlah 70 siswa dari kelas IV, V, dan VI. Penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sampel t-test dan uji independent sampel t-test. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji independent sampel t-test post-test didapatkan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel yaitu 13,275 > 2,001. Dibuktikan pula dengan uji paired sampel t-test pre-test dan post-test kelompok eksperimen didapatkan nilai signifikansi lebih kecil dibandingkan 0,05 yaitu 0,000 < 0,05 yang menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hal tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan ekstrakurikuler pramuka terhadap perkembangan sosial siswa kelas tinggi SD Negeri 23 Jeppee Kabupaten Bone.
Hasil uji independent sampel t test post-test menunjukkan nilai t-hitung 13,275 yang lebih besar dari t-tabel 2,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol.Uji paired sampel t-test juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000 yang menegaskan perubahan positif pada kelompok eksperimen.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler pramuka memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial siswa kelas tinggi SD Negeri 23 Jeppee.
Untuk memperluas pemahaman tentang pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka, penelitian berikutnya dapat memfokuskan pada perbandingan efektivitas ekstrakurikuler pramuka dengan jenis ekstrakurikuler lain seperti seni atau olahraga terhadap perkembangan sosial siswa. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk meneliti dampak jangka panjang dari partisipasi ekstrakurikuler pramuka pada hubungan sosial dan kebiasaan belajar siswa selama masa sekolah menengah. Penelitian tambahan juga dapat mengeksplorasi peran guru pembina dan lingkungan keluarga dalam memoderasi pengaruh ekstrakurikuler pramuka, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendukung yang memaksimalkan manfaat sosial bagi siswa.
| File size | 806.23 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa naskah cerita anak yang ditulis oleh 10 mahasiswa PGMI semester III UniversitasPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa naskah cerita anak yang ditulis oleh 10 mahasiswa PGMI semester III Universitas
UIJUIJ Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pretest-posttest dan instrumen penelitian berupa tes. DataPenelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pretest-posttest dan instrumen penelitian berupa tes. Data
UIJUIJ Secara spesifik, peningkatan motivasi belajar siswa meningkat dari 60% menjadi 90%, keterlibatan siswa meningkat dari 70% menjadi 95%, dan pemahaman materiSecara spesifik, peningkatan motivasi belajar siswa meningkat dari 60% menjadi 90%, keterlibatan siswa meningkat dari 70% menjadi 95%, dan pemahaman materi
UIJUIJ Penelitian ini menganalisis hubungan antara motivasi guru dan perilaku belajar siswa di MI Ar-Roudloh, Indonesia. Fenomena menurunnya partisipasi siswaPenelitian ini menganalisis hubungan antara motivasi guru dan perilaku belajar siswa di MI Ar-Roudloh, Indonesia. Fenomena menurunnya partisipasi siswa
UIJUIJ Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,02 yang berarti < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,02 yang berarti < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1
UIJUIJ Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VI yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang berisiSampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VI yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang berisi
UIJUIJ Penelitian ini mengkaji peran strategis Pendidikan Agama Islam di SD/MI dalam membentuk kemampuan self-control dan akhlak siswa pada era digitalisasi.Penelitian ini mengkaji peran strategis Pendidikan Agama Islam di SD/MI dalam membentuk kemampuan self-control dan akhlak siswa pada era digitalisasi.
UNWIDHAUNWIDHA Bullying verbal meliputi memanggil dengan julukan jelek, mengejek, menghina, memfitnah, menuduh, mengancam, dan menyoraki, dengan menyebut nama orang tuaBullying verbal meliputi memanggil dengan julukan jelek, mengejek, menghina, memfitnah, menuduh, mengancam, dan menyoraki, dengan menyebut nama orang tua
Useful /
UIJUIJ Berdasarkan rumusan masalah, hasil penelitian, dan pembahasan yang dilakukan di SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone,Berdasarkan rumusan masalah, hasil penelitian, dan pembahasan yang dilakukan di SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone,
PUBLINEPUBLINE Studi ini memberikan dasar ilmiah bagi praktisi medis dalam memilih terapi optimal untuk dispepsia, terutama dalam konteks efisiensi layanan kesehatan.Studi ini memberikan dasar ilmiah bagi praktisi medis dalam memilih terapi optimal untuk dispepsia, terutama dalam konteks efisiensi layanan kesehatan.
UNWIDHAUNWIDHA Dari data tersebut terdapat 1 siswa yang memperoleh predikat Baik dengan presentase 75% dan 11 siswa lainnya mendapatkan predikat Sangat Baik atau (SB).Dari data tersebut terdapat 1 siswa yang memperoleh predikat Baik dengan presentase 75% dan 11 siswa lainnya mendapatkan predikat Sangat Baik atau (SB).
UNWIDHAUNWIDHA Kebiasaan menggunakan bahasa selain bahasa Jawa dalam pergaulan sehari-hari atau bahasa Jawa berupa ngoko, dikarenakan. (1) alasan keakraban antara O1Kebiasaan menggunakan bahasa selain bahasa Jawa dalam pergaulan sehari-hari atau bahasa Jawa berupa ngoko, dikarenakan. (1) alasan keakraban antara O1