POLSUBPOLSUB

Indonesian Nursing JournalIndonesian Nursing Journal

Latar belakang: Intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan latihan genggaman tangan berpotensi meningkatkan perfusi dan mengurangi ketidaknyamanan selama prosedur PCI. Tujuan: Menentukan efek kombinasi kompres hangat 40°C dan latihan genggaman tangan pada penurunan spasme, nyeri, dan kecemasan serta peningkatan indeks perfusi pada pasien PCI. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan grup kontrol melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 di kelompok intervensi dan 15 di kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima kombinasi kompres hangat 40°C dan latihan genggaman tangan, sementara kelompok kontrol menerima perawatan standar. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan spasme, alat pengukuran indeks perfusi, skala nyeri, dan kuesioner kecemasan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil: Kombinasi kompres hangat dan latihan genggaman tangan secara signifikan menurunkan spasme, nyeri, dan kecemasan (p < 0,05), serta secara signifikan meningkatkan indeks perfusi (p < 0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Kombinasi kompres hangat 40°C dan latihan genggaman tangan merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan, serta meningkatkan perfusi pada pasien yang menjalani PCI. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai strategi keperawatan pendukung untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan hasil prosedur.

Kombinasi kompres hangat 40°C dan latihan genggaman tangan secara signifikan mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan serta meningkatkan indeks perfusi pada pasien PCI.Hal ini menunjukkan efektivitas intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kenyamanan dan hasil prosedur.Rekomendasi adalah menerapkan strategi ini sebagai bagian dari perawatan keperawatan standar.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi lebih luas yang melibatkan populasi pasien dengan risiko hipertensi dan gangguan vaskular dapat menentukan keandalan dan generalisasi intervensi ini, sementara analisis biaya-efektivitas dapat memberi dasar bagi implementasi klinis di semua rumah sakit. Terakhir, integrasi teknologi pemantauan real-time, seperti pemantauan indeks perfusi digital, dapat diteliti untuk optimasi waktu aplikasi kompres dan latihan serta peningkatan keamanan pasien selama prosedur PCI.

Read online
File size652.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test