UNIMMANUNIMMAN
Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan AmanahPenempatan kerja sesuai dengan kompetensi tenaga kesehatan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Namun demikian, masih terdapat ketidaksesuaian dalam penempatan yang berdampak pada rendahnya mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penempatan kerja, yang meliputi pendidikan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kerja, dengan kinerja sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di RS Pinna Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling, melibatkan 100 responden dari berbagai profesi tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil univariat menunjukkan 97% SDMK telah ditempatkan sesuai bidang keahliannya, sedangkan kinerja SDMK mencapai 100%. Uji Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara: pendidikan dan kinerja (nilai-p <0,001; r=0,377), pengetahuan kerja dan kinerja (nilai-p <0,001; r=0,469), keterampilan kerja dan kinerja (nilai-p <0,001; r=0,593), pengalaman kerja dan kinerja (nilai-p <0,001; r=0,489), serta penempatan kerja dan kinerja (nilai-p <0,001; r=0,574). Dapat disimpulkan bahwa penempatan kerja yang sesuai dengan kompetensi tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kinerja SDM Kesehatan di RS Pinna Bekasi. Rumah sakit disarankan untuk mempertahankan sistem penempatan yang ada dan memberikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas sumber daya manusia kesehatan di Rumah Sakit Pinna Bekasi telah ditempatkan sesuai dengan keahlian mereka, dan seluruhnya menunjukkan kinerja yang baik.Seluruh hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan, pengetahuan kerja, keterampilan kerja, pengalaman kerja, dan penempatan kerja dengan kinerja sumber daya manusia kesehatan di RS Pinna Bekasi.Hasil ini mengindikasikan pentingnya penempatan kerja yang tepat dan pengembangan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kinerja sumber daya manusia kesehatan di Rumah Sakit Pinna Bekasi, seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, dan iklim kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model penempatan kerja yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan kebutuhan rumah sakit dan kompetensi tenaga kesehatan secara lebih mendalam. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan rumah sakit lain untuk membandingkan praktik penempatan kerja dan dampaknya terhadap kinerja sumber daya manusia kesehatan, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan dan mutu pelayanan di rumah sakit, serta memberikan manfaat bagi pasien dan masyarakat luas.
- Pengaruh Keterampilan Kerja, Team Work, dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi pada Art... doi.org/10.32795/widyaamrita.v1i1.1147Pengaruh Keterampilan Kerja Team Work dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi pada Art doi 10 32795 widyaamrita v1i1 1147
- Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Jajaran... doi.org/10.37531/sejaman.v7i2.7082Pengaruh Pendidikan Pelatihan dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Jajaran doi 10 37531 sejaman v7i2 7082
- Making doctors stay: Rethinking doctor retention policy in a contracted-out primary healthcare setting... doi.org/10.1371/journal.pone.0262358Making doctors stay Rethinking doctor retention policy in a contracted out primary healthcare setting doi 10 1371 journal pone 0262358
- Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia, Rekrutmen dan Penempatan Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Perwakilan... inobis.org/ojs/index.php/jurnal-inobis/article/view/131Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia Rekrutmen dan Penempatan Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Perwakilan inobis ojs index php jurnal inobis article view 131
| File size | 307.57 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYA ICCAHAYA IC Data dikumpulkan melalui alat penilaian terstruktur yang dibangun dari kerangka kerja keselamatan ibu dan perawatan obstetri esensial internasional. HasilData dikumpulkan melalui alat penilaian terstruktur yang dibangun dari kerangka kerja keselamatan ibu dan perawatan obstetri esensial internasional. Hasil
UMSBUMSB Pendahuluan: Salah satu bentuk pelayanan yang berkualitas dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah tersusunnya dokumentasi keperawatan yang sesuaiPendahuluan: Salah satu bentuk pelayanan yang berkualitas dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah tersusunnya dokumentasi keperawatan yang sesuai
UMSBUMSB Tujuan: Penelitian akan dilakukan untuk menentukan. Metode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studiTujuan: Penelitian akan dilakukan untuk menentukan. Metode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi
UMSBUMSB Terdapat dua kelompok intervensi, yaitu kelompok yang diberikan Senam osteoporosis 4 hari berturut-turut dan dilakukan 2 kali sehari. Hasil: menunjukkanTerdapat dua kelompok intervensi, yaitu kelompok yang diberikan Senam osteoporosis 4 hari berturut-turut dan dilakukan 2 kali sehari. Hasil: menunjukkan
UMSBUMSB Metode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukanMetode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan
UMSBUMSB Diperlukan upaya yang bersinergis antar negara dan mencangkup setiap lapisan masyarakat untuk menurunkan paparan polusi udara. Paparan polusi udara dapatDiperlukan upaya yang bersinergis antar negara dan mencangkup setiap lapisan masyarakat untuk menurunkan paparan polusi udara. Paparan polusi udara dapat
UMSBUMSB Stunting merupakan bentuk kegagalan dalam tumbuh kembang pada anak balita atau bayi akibat kekurangan gizi yang nilai z-skornya kurang -2SD. BerdasarkanStunting merupakan bentuk kegagalan dalam tumbuh kembang pada anak balita atau bayi akibat kekurangan gizi yang nilai z-skornya kurang -2SD. Berdasarkan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pelatihan kader di Posyandu Flamboyan 20 berhasil melibatkan 11 kader dari berbagai RW dan memperkenalkan program pendampingan ibu nifas serta bayi baruPelatihan kader di Posyandu Flamboyan 20 berhasil melibatkan 11 kader dari berbagai RW dan memperkenalkan program pendampingan ibu nifas serta bayi baru
Useful /
ISTAZISTAZ Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu pertama, anak-anakTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu pertama, anak-anak
UMSBUMSB Salah satu cara menurunkan nyeri persalinan yaitu pijat oksitosin dan pijat endorphin. Berdasarkan data dari RSUD T‟ Jakarta Selatan pada tahun 2022Salah satu cara menurunkan nyeri persalinan yaitu pijat oksitosin dan pijat endorphin. Berdasarkan data dari RSUD T‟ Jakarta Selatan pada tahun 2022
UMSBUMSB Diharapkan memberikan siswi informasi mengenai dismenore dan menjadikan ekstrak kayu manis sebagai salah satu pengobatan alternatif yang dapat digunakanDiharapkan memberikan siswi informasi mengenai dismenore dan menjadikan ekstrak kayu manis sebagai salah satu pengobatan alternatif yang dapat digunakan
UMSBUMSB Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Ditemukan faktor risiko yang berhubunganData dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Ditemukan faktor risiko yang berhubungan