IPMIIPMI

Journal of Sustainable Community Development (JSCD)Journal of Sustainable Community Development (JSCD)

Studi ini berpendapat bahwa sikap positif guru terhadap pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional adalah prediktor penting dari keterlibatan mereka dalam inisiatif tersebut. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara sikap ini dan partisipasi guru dalam inisiatif pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional di sebuah sekolah dasar swasta di Quezon City menggunakan desain penelitian deskriptif-korelatif. Data dikumpulkan dari 42 responden guru melalui kuesioner Likert-skala yang dirancang oleh peneliti yang mencakup dimensi inisiatif pembelajaran seumur hidup dan program pengembangan profesional. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan, berusia 29 tahun atau lebih muda, bergelar sarjana, dan memiliki pengalaman mengajar lima tahun atau kurang. Analisis statistik mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara sikap guru dan tingkat partisipasi mereka dalam pembelajaran seumur hidup (r = 0,632, p < 0,001) dan pengembangan profesional (r = 0,701, p < 0,001). Guru dengan sikap positif menunjukkan partisipasi dan komitmen yang lebih besar terhadap kegiatan pertumbuhan profesional. Temuan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung, kolaboratif, dan reflektif yang mendorong pertumbuhan profesional berkelanjutan dan kompetensi instruksional.

Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa sikap positif guru terhadap pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional memiliki dampak signifikan pada keterlibatan mereka dalam inisiatif tersebut.Guru dengan sikap positif menunjukkan partisipasi yang lebih tinggi dalam seminar, pendidikan profesional berkelanjutan, dan praktik refleksi, yang pada gilirannya meningkatkan pertumbuhan profesional dan kompetensi instruksional mereka.Temuan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung, kolaboratif, dan reflektif untuk mendorong pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional berkelanjutan.Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa guru yang terlibat dalam mentoring dan coaching, observasi kelas, dan kolaborasi memiliki pertumbuhan profesional yang lebih baik.Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif pengembangan profesional yang komprehensif, termasuk mentoring, coaching, dan kolaborasi, dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja instruksional guru.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung dan kolaboratif untuk mendorong pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional berkelanjutan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sikap guru terhadap pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional, seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan dukungan institusi.. . 2. Meneliti dampak inisiatif pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional pada hasil belajar siswa, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti motivasi guru, keterlibatan siswa, dan strategi pengajaran inovatif.. . 3. Menjelajahi peran teknologi dalam pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional, termasuk penggunaan platform pembelajaran daring, media sosial, dan sumber daya digital untuk meningkatkan akses dan partisipasi guru.. . 4. Mengkaji efektivitas program mentoring dan coaching dalam mendukung pertumbuhan profesional guru, dengan fokus pada pengembangan kompetensi dan strategi pengajaran yang efektif.. . 5. Meneliti dampak kolaborasi dan kerja sama antar guru dalam pengembangan profesional, termasuk pembentukan komunitas belajar profesional dan kelompok fokus untuk berbagi praktik terbaik dan memecahkan masalah bersama.. . 6. Meneliti dampak inisiatif pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional pada kesejahteraan emosional dan kepuasan kerja guru, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stres, burnout, dan keseimbangan kerja-hidup.. . 7. Menjelajahi peran kepemimpinan dan dukungan institusi dalam mempromosikan pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional berkelanjutan, termasuk strategi untuk melibatkan dan mendukung guru dalam proses ini.. . 8. Mengkaji peran pembelajaran reflektif dalam pengembangan profesional guru, termasuk analisis praktik pengajaran, evaluasi diri, dan strategi untuk meningkatkan refleksi dan pertumbuhan profesional.. . 9. Meneliti dampak inisiatif pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional pada keberagaman dan inklusi dalam kelas, dengan fokus pada strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan pencapaian siswa dari berbagai latar belakang.. . 10. Menjelajahi peran pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional, termasuk strategi untuk mendorong kreativitas, berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah guru.. . Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang cara-cara efektif untuk mempromosikan pembelajaran seumur hidup dan pengembangan profesional berkelanjutan di kalangan guru, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.

Read online
File size435.64 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test