UMBJMUMBJM

Healthy-Mu JournalHealthy-Mu Journal

Pengalaman keluarga menghadapi stigma klien gangguan jiwa merupakan cara keluarga menjalani hidup dengan harapan akan kuat menghadapi stigma sosial dan terlepas dari penyakit gangguan jiwa. Prevalensi kasus gangguan jiwa di Indramayu menurut Dinas Kesehatan Indramayu dengan skizofrenia sebanyak 1.173 orang dengan psikosa akut 78 orang, gangguan cemas 265 orang, depresi 254 orang dan ODGJ dipasung 25 orang sehingga menjadi perhatian bagi pelayanan kesehatan untuk membantu keluarga dalam menghadapi stigma. Penelitian ini bertujuan mengungkap secara mendalam pengalaman keluarga dalam menghadapi stigma klien gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap 5 informan. Informan merupakan keluarga yang memiliki pasien dengan gangguan jiwa. Hasil penelitian ini mendapatkan sebanyak 5 tema yaitu: sikap negatif tetangga terkait stigma: membicarakan hal negatif mengenai pasien di belakang dan merasa ketakutan, upaya caregiver dalam mengatasi stigma: minta maaf, sabar, membahagiakan diri sendiri, serta tidak menghiraukan omongan orang lain, perasaan ketika merawat klien: kesal dan lelah, sikap positif tetangga terhadap klien terkait stigma: pengertian, sudah terbiasa dengan keberadaan. Tantangan bagi petugas kesehatan memahami pengalaman keluarga dalam menghadapi stigma masyarakat agar dapat mendukung dan menjadi gambaran yang dapat diterapkan pada keluarga lain yang juga mengalami gangguan jiwa.

Caregiver merawat pasien gangguan jiwa dengan sungguh-sungguh, memenuhi kebutuhan harian, serta berdoa dan ikhlas meskipun mengalami rasa lelah dan sedih.Sebagian pasien telah mencapai fase survivor dengan upaya rutin berobat, merawat diri, dan bersosialisasi, sementara pasien lainnya masih berada dalam fase akut dan mengalami hambatan pengobatan karena keterbatasan biaya dan usia caregiver.Keluarga memiliki harapan besar terhadap kesembuhan pasien, yaitu agar kondisi stabil, tidak kambuh, dan pasien dapat mandiri serta produktif.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendekatan komunitas berbasis kearifan lokal dalam mengurangi stres dan beban emosional caregiver keluarga ODGJ di wilayah pedesaan, mengingat dukungan tetangga yang sudah terbiasa dan penuh pengertian; kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh intervensi psikoedukasi digital terhadap keterlibatan keluarga dalam perawatan dan kepatuhan pengobatan pasien gangguan jiwa, terutama bagi keluarga dengan akses terbatas ke layanan kesehatan; ketiga, perlu dikaji lebih lanjut mengenai model pendampingan terpadu yang melibatkan perawat, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam membangun lingkungan yang inklusif bagi pasien gangguan jiwa yang berada di fase akut dan tidak memiliki akses penuh ke rumah sakit jiwa, agar stigma dapat diminimalisasi dan perawatan dapat berkelanjutan.

  1. Public Stigma against People with Mental Illness in the Gilgel Gibe Field Research Center (GGFRC) in... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0082116Public Stigma against People with Mental Illness in the Gilgel Gibe Field Research Center GGFRC in journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0082116
  2. Healthy-Mu Journal. healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine... doi.org/10.35747/hmjHealthy Mu Journal healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine doi 10 35747 hmj
  3. Healthy-Mu Journal. healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine... journal.umbjm.ac.id/index.php/healthyHealthy Mu Journal healthy mu journal issn sinta fields study pharmacy nursing midwifery nutrition medicine journal umbjm ac index php healthy
Read online
File size441.93 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test