IPMIIPMI

Journal of Sustainable Community Development (JSCD)Journal of Sustainable Community Development (JSCD)

Krisis lingkungan global, ditandai dengan meningkatnya sampah plastik dan ketidakstabilan iklim, menuntut transisi dari ekonomi linear ke ekonomi sirkular yang restoratif. Artikel ini menganalisis program Green Innovation: Literasi Creative Art - sebuah inisiatif pengembangan komunitas yang dipimpin oleh MNC University dan IPMI Institute. Dengan menggabungkan kerangka Sustainability Mindset dan literasi upcycling praktis, proyek ini mengubah sampah rumah tangga menjadi produk kreatif bernilai tinggi. Penelitian ini menggunakan metodologi workshop partisipatif untuk menjembatani kesenjangan antara kesadaran lingkungan dan perilaku Green Behavior yang dapat diterapkan. Temuan menunjukkan bahwa seni kreatif berfungsi sebagai mediator kuat untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 12 (Konsumsi Bertanggung Jawab) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Studi ini menyimpulkan bahwa menumbuhkan Sustainability Mindset melalui literasi kreatif yang bersifat sentuhan sangat penting untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memastikan pengelolaan ekologis jangka panjang.

Literasi Creative Art berhasil menunjukkan bahwa literasi kreatif adalah alat dasar untuk pengembangan komunitas yang berkelanjutan.Dengan mengadopsi Sustainability Mindset, inisiatif ini berhasil mengubah peserta dari sekadar sadar akan masalah lingkungan menjadi pihak yang aktif mengambil tindakan.Transformasi produk daur ulang menjadi karya seni yang dapat dipasarkan memberikan jalur konkret bagi individu untuk berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa sambil meningkatkan ketahanan ekonomi melalui ekonomi kreatif.

Untuk memastikan keberlanjutan dampak positif ini, disarankan agar program serupa diselenggarakan secara berkala dan diintegrasikan ke dalam mandat layanan komunitas universitas (KKN) untuk mengevaluasi penerapan keterampilan jangka panjang. Selain itu, diperlukan pelatihan digital branding dan e-commerce untuk produk daur ulang agar dapat mencapai pasar hijau. Pemerintah daerah juga disarankan untuk menyediakan inkubasi dan dukungan kebijakan bagi para pengrajin daur ulang agar dapat berkolaborasi dan berbagi sumber daya. Terakhir, perlu dibangun kemitraan dengan bank sampah lokal untuk menyediakan aliran bahan baku yang bersih dan terurut bagi UMKM kreatif.

Read online
File size247.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test