UGMUGM

Jurnal Rekayasa ProsesJurnal Rekayasa Proses

Sampah makanan merupakan masalah utama dalam pengelolaan limbah padat karena volumenya yang tinggi dan akumulasi yang cepat. Tanpa penanganan yang tepat, sampah makanan dapat menimbulkan bau tidak sedap, emisi metana, dan risiko kesehatan. Komposting merupakan solusi umum namun seringkali lambat dan terbatas pada beberapa bahan organik. Tulang, sebagai limbah makanan kaya fosfor, memiliki potensi untuk mengubah sampah makanan menjadi pupuk yang bernilai. Penelitian ini mengkaji komposting tulang ayam dan sampah makanan non‑tulang melalui fermentasi padat berstaat aerobik (SSF) dengan menggunakan Aspergillus niger. Proses selama 28 hari pada suhu 28 °C dianalisis untuk pH dan komposisi nutrisi. Hasil menunjukkan bahwa Aspergillus niger secara efektif menguraikan materi organik dan melepaskan fosfor dalam waktu satu minggu, menghasilkan kompos dengan fosfor terlarut tinggi (2,47 mg P/g). Penerapan kompos ini pada bibit jagung selama 7 hari menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik, termasuk batang yang lebih tinggi 0,8 cm, batang yang lebih tebal 0,4 cm, dua daun tambahan, serta sistem akar serabut yang lebih luas dibandingkan tanaman yang diberi kompos sampah makanan alami. Aplikasi langsung sampah makanan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Temuan ini menekankan bahwa SSF yang dimediasi oleh Aspergillus niger merupakan metode efektif untuk mengkonversi sampah makanan menjadi kompos berkualitas tinggi, mendukung pertanian berkelanjutan dan pengelolaan limbah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa fosfor yang terdapat pada sampah makanan berupa tulang ayam dapat dilepaskan secara efektif dengan bantuan asam sitrat yang diproduksi oleh Aspergillus niger.Aplikasi langsung sampah makanan menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat.Temuan ini menegaskan bahwa fermentasi padat berstaat aerobik yang dimediasi oleh Aspergillus niger merupakan metode yang efisien untuk mengubah sampah makanan menjadi kompos berkualitas tinggi, mendukung pertanian berkelanjutan dan pengelolaan limbah.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penambahan biochar sebagai bahan karbon tambahan pada substrat kompos untuk memperbaiki rasio C/N serta meningkatkan retensi nutrisi dan stabilitas kompos. Selanjutnya, studi skala pilot dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter operasional fermentasi padat berstaat aerobik, seperti kadar kelembaban, suhu, dan densitas inokulum, serta menilai efisiensi proses pada volume yang lebih besar. Penelitian ketiga dapat menyelidiki potensi sinergi antara Aspergillus niger dan mikroorganisme pelarut fosfor lain, misalnya Bacillus spp. atau mikoriza, dalam meningkatkan pelepasan fosfor dan kualitas kompos secara keseluruhan.

  1. Pyruvate carboxylase of Aspergillus niger: kinetic study of a biotin-containg carboxylase. pyruvate carboxylase... nrcresearchpress.com/doi/10.1139/o69-107Pyruvate carboxylase of Aspergillus niger kinetic study of a biotin containg carboxylase pyruvate carboxylase nrcresearchpress doi 10 1139 o69 107
  2.  . 0 mdpi.com/2077-0472/10/8/334A 0 mdpi 2077 0472 10 8 334
  3. Role of Phosphates Fertilizers in Sustain Horticulture Production: Growth and Productivity of Vegetable... scialert.net/abstract/?doi=ajar.2023.1.7Role of Phosphates Fertilizers in Sustain Horticulture Production Growth and Productivity of Vegetable scialert abstract doi ajar 2023 1 7
  4. Full article: Valorization of animal bone into phosphorus biofertilizer: effects of animal species, thermal... tandfonline.com/doi/full/10.1080/00380768.2021.1945403Full article Valorization of animal bone into phosphorus biofertilizer effects of animal species thermal tandfonline doi full 10 1080 00380768 2021 1945403
  5. Aspergillus niger Enhances Organic and Inorganic Phosphorus Release from Wheat Straw by Secretion of... pubs.acs.org/doi/10.1021/acs.jafc.2c03063Aspergillus niger Enhances Organic and Inorganic Phosphorus Release from Wheat Straw by Secretion of pubs acs doi 10 1021 acs jafc 2c03063
Read online
File size2.37 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test