UGMUGM
Jurnal Rekayasa ProsesJurnal Rekayasa ProsesPenelitian mengenai dekomposisi termal mangan oksalat (MnC2O4) dari hasil ekstraksi mangan dari bijih mangan Lampung terhadap perolehan mangan oksida telah dilakukan. Studi ini terdiri dari tiga tahap utama, yaitu pelindian reduktif, pengendapan mangan menggunakan asam oksalat menghasilkan mangan oksalat, dan dekomposisi termal yang menghasilkan mangan oksida. Pada proses dekomposisi termal, digunakan berat MnC2O4 sebanyak 1 g dan 3 g; waktu dekomposisi 30 menit, 1, 2, dan 3 jam; serta suhu 350, 450, 550, dan 650°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemurnian mangan oksida hasil dekomposisi termal mencapai 96%. Analisis XRD menunjukkan bahwa pada berat 1 g dengan suhu 350 dan 450°C diperoleh jenis fasa mangan oksida hausmannite (Mn3O4) dan bixbyite (Mn2O3). Namun, pada suhu 550 dan 650°C, fasa hausmannite bertransformasi menjadi fasa bixbyite sepenuhnya dengan intensitas puncak tertinggi pada sudut 2θ = 33°. Sedangkan pada massa 3 g dengan semua variasi waktu dan suhu, diperoleh dua jenis fasa mangan oksida yaitu hausmannite dan bixbyite.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, komponen utama dari mangan oksalat adalah Mn dengan persentase 96%.Penggunaan massa, waktu, dan suhu dapat mempengaruhi perolehan jenis fasa mangan oksida.Pada massa 1 g dengan peningkatan suhu dan waktu, diperoleh satu jenis fasa mangan oksida yaitu hausmannite.Kemudian pada massa 3 g dengan peningkatan suhu dan waktu, diperoleh dua jenis fasa mangan oksida yaitu hausmannite dan bixbyite, dengan perolehan senyawa mangan oksida yang tinggi pada suhu 650 °C dengan waktu 3 jam.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh waktu dekomposisi termal terhadap pembentukan fasa mangan oksida. Selain itu, penelitian tentang pengaruh variasi massa MnC2O4 pada proses dekomposisi termal juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, studi tentang pengaruh suhu kalsinasi pada pembentukan fasa mangan oksida yang berbeda dapat menjadi arah penelitian yang menarik.
| File size | 1.46 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Berdasarkan dari analisa dan data dari hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian dengan penggunaan batu sedimen sebagai bahan penambahBerdasarkan dari analisa dan data dari hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian dengan penggunaan batu sedimen sebagai bahan penambah
JURNALUGNJURNALUGN Umurbeton pada 28 haripasir normal sebesar 14,50, Pasir pantai variasi 5 % sebesar 13,41, Pasirpantaivariasi 10 % sebesar 12,16 dan Pasir pantai variasiUmurbeton pada 28 haripasir normal sebesar 14,50, Pasir pantai variasi 5 % sebesar 13,41, Pasirpantaivariasi 10 % sebesar 12,16 dan Pasir pantai variasi
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Temuan penelitian ini akan berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang struktur biaya SMKK yang terkait dengan penerapan peraturan tersebut diTemuan penelitian ini akan berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang struktur biaya SMKK yang terkait dengan penerapan peraturan tersebut di
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Dapat disimpulkan bahwa perbedaan di antara merek-merek PCC mempengaruhi laju perkembangan kuat tekan akibat variasi komposisi mineral dan karakteristikDapat disimpulkan bahwa perbedaan di antara merek-merek PCC mempengaruhi laju perkembangan kuat tekan akibat variasi komposisi mineral dan karakteristik
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK pasir), yang menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 11,59 MPa dan penyerapan air sebesar 0,75%. Kedua nilai tersebut memenuhi standar mutu D dan ambangpasir), yang menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 11,59 MPa dan penyerapan air sebesar 0,75%. Kedua nilai tersebut memenuhi standar mutu D dan ambang
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK The analysis focuses on five beam variations (B1, B2, B3, B4, and B5) tested under displacement to determine ultimate load capacity, stiffness, and plasticThe analysis focuses on five beam variations (B1, B2, B3, B4, and B5) tested under displacement to determine ultimate load capacity, stiffness, and plastic
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis dengan mengacu pada metode koefisien perpindahan (ATC-40). Beban lateral yang digunakan merupakanPenelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis dengan mengacu pada metode koefisien perpindahan (ATC-40). Beban lateral yang digunakan merupakan
JURNALUGNJURNALUGN Penelitian dilakukan di laboratorium beton dengan menggunakan metode eksperimen teknik sipil fakultas teknik universitas graha nusantara padangsidimpuan.Penelitian dilakukan di laboratorium beton dengan menggunakan metode eksperimen teknik sipil fakultas teknik universitas graha nusantara padangsidimpuan.
Useful /
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE merupakan instrumen yang bertujuan memastikan bahwa proses pembelajaran daring, infrastruktur teknologi, manajemen data, serta kompetensi digital pendidikmerupakan instrumen yang bertujuan memastikan bahwa proses pembelajaran daring, infrastruktur teknologi, manajemen data, serta kompetensi digital pendidik
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK The results show that critical risks are injury or fatalitis due to fire and emergency condition with an RPN value of 30.95; falling from height with anThe results show that critical risks are injury or fatalitis due to fire and emergency condition with an RPN value of 30.95; falling from height with an
UTSUTS Subjek penelitian mencakup pemilik UD, petani mitra, pedagang pengumpul, dan pengecer, yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. PengumpulanSubjek penelitian mencakup pemilik UD, petani mitra, pedagang pengumpul, dan pengecer, yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Pengumpulan
UNIVAUNIVA Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah fokus terhadap daya terima panelis secara organoleptik hedonik yaitu hedonik rasa, hedonik warna, hedonikParameter yang diamati dalam penelitian ini adalah fokus terhadap daya terima panelis secara organoleptik hedonik yaitu hedonik rasa, hedonik warna, hedonik