UNIVAUNIVA

Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak kitin dari belalang sawah menggunakan metode Deep Eutectic Solvent (DES). Proses ekstraksi kitin melibatkan beberapa tahap, yaitu delipidasi, demineralisasi, dan deproteinasi. Pada tahap demineralisasi dan deproteinasi dibandingkan dua metode ekstraksi, yaitu metode konvensional menggunakan asam dan basa kuat serta metode ramah lingkungan menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES). Metode konvensional menggunakan asam klorida (HCl) untuk demineralisasi dan natrium hidroksida (NaOH) untuk deproteinasi. DES merupakan pelarut yang efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin. Keberhasilan ini dibuktikan dari pengujian kadar lemak dari 30.91 menjadi 9.01 dengan persentase DL sebesar 70.85%. Pada pengujian kadar abu dibuktikan % kadar abu pada belalang murni sebesar 4,87% dan menurun pada proses demineralisasi menjadi 1.38% untuk tahap ekstraksi menggunakan DES dari 1.25 pada proses ekstraksi menggunakan metode konvensional. Hal ini menunujukan pada proses ekstraksi demineralisasi berhasil mengurangi kadar mineral. Pada pengujian kadar protein belalang murni sebesar 53.57% mengalami penurunan pada proses deproteinasi menggunakan DES menjadi 1.11% dan pada proses metode konvensional menggunakan NaOH mengalami penurunan sebesar 1.65%. Hal ini membuktikan penurunan kadar protein di tahap deproteinasi. Pada proses ekstraksi kitin juga dilakukan analisis spektrum infra merah (FTIR) pada sampel kitin hasil ekstraksi.

Metode ekstraksi menggunakan DES memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode konvensional yaitu penggunaan DES berhasil mengurangi kadar protein secara lebih signifikan dengan metode konvensional.DES efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin.Analisis spektrum infra merah (FTIR) spektrum kitin yang berasal dari proses ekstraksi DES memiliki pola yang serupa dengan spektrum kitin komersial.Metode ekstraksi kitin menggunakan DES lebih ramah lingkungan dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode ekstraksi kitin yang lebih ramah lingkungan dan efektif, dengan menggunakan berbagai jenis Deep Eutectic Solvents (DES) dan mengoptimalkan kondisi ekstraksi. 2. Menganalisis lebih lanjut pengaruh metode ekstraksi terhadap kualitas kitin yang dihasilkan, termasuk karakteristik fisik dan kimia, serta potensi aplikasinya dalam industri. 3. Meneliti potensi penggunaan kitin dari belalang sebagai bahan baku dalam industri farmasi, makanan, dan kosmetik, serta mengeksplorasi aplikasi baru yang dapat memanfaatkan sifat-sifat unik kitin.

  1. Characteristics, Functional Properties, and Antioxidant Activities of Water‐Soluble Proteins... doi.org/10.1155/2018/6528312Characteristics Functional Properties and Antioxidant Activities of WateryAAAaSoluble Proteins doi 10 1155 2018 6528312
Read online
File size469.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test