UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah dalam hal ini Kecamatan Mandau dalam upaya pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif, yang terbagi menjadi data primer dan data sekunder. Strategi Kecamatan Mandau dalam upaya pencegahan stunting menjadi fokus penelitian ini. Sumber data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi OPD Kecamatan Mandau dalam pencegahan stunting sudah baik namun belum optimal, hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang kurang memahami tentang stunting, dan masyarakat kurang paham cara yang tepat mencegah stunting. Strategi Pemerintah dalam pencegahan stunting terbagi tiga, yang pertama tujuan, kedua lingkungan dan ketiga aksi.

Strategi Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Mandau dalam pencegahan stunting telah dilaksanakan dengan baik namun belum optimal, sehingga masih terdapat kasus stunting di daerah tersebut.Berdasarkan model Mulgan yang mencakup tujuan, lingkungan, dan aksi, tujuan program sudah ada tetapi memerlukan penyempurnaan, sementara lingkungan melibatkan beragam pemangku kepentingan dan koordinasi lintas sektor.Aksi yang dijalankan meliputi program Sepatu Kara, OMASUKA, Gema Beri Sahabat, serta Orang Tua Asuh Anak Stunting, ditambah rencana sertifikasi elsimil dan penyuluhan kepada perangkat desa, yang diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan antara lain: pertama, melakukan studi kuantitatif longitudinal untuk mengukur secara detail dampak program Sepatu Kara, OMASUKA, dan Gema Beri Sahabat terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Mandau, sehingga dapat diketahui kontribusi masing‑masing program serta faktor‑faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Kedua, meneliti hubungan antara tingkat pengetahuan dan partisipasi masyarakat dengan keberhasilan strategi pemerintah dengan menggunakan pendekatan metode campuran (mixed‑methods), yang menggabungkan survei skala besar untuk mengukur persepsi dan pengetahuan serta wawancara mendalam untuk memahami motivasi dan hambatan di lapangan. Ketiga, mengevaluasi penerapan model strategi Mandau pada wilayah lain di Kabupaten Bengkalis atau provinsi lain, dengan menelaah faktor kontekstual seperti kondisi sosial‑ekonomi, infrastruktur kesehatan, dan dukungan lembaga, sehingga dapat menilai apakah model tersebut dapat direplikasi secara efektif. Keempat, menguji dampak kebijakan digital seperti sertifikasi elsimil terhadap akses layanan kesehatan dan kepatuhan administrasi dalam konteks pencegahan stunting. Kelima, melakukan analisis biaya‑manfaat dari setiap program untuk menentukan alokasi sumber daya yang paling efisien. Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan bukti empiris yang kuat, mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Read online
File size500.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test