UWKSUWKS

Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio Agribis

Petani memiliki berbagai persepsi tentang keberadaan PT. Agra Sawitindo karena ada banyak alasan, berbagai perspektif, dan berbagai faktor yang berkontribusi pada keberadaan PT. Agra Sawitindo. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persepsi petani terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit PT. Agra Sawitindo dan menganalisis faktor-faktor apa yang menjadi penentu persepsi petani terhadap keberadaan PT. Agra Sawitindo di Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah. Analisis deskriptif kuantitatif dan pengolahan data kuantitatif digunakan; dalam hal ini, data kuisioner diolah menggunakan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi petani terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit (PT. Agra Sawitindo) secara keseluruhan memiliki tanggapan cendrung netral, yaitu 54,10%. Tiga kategori persepsi petani ini memberikan hasil persentase tertinggi, yaitu 44,26% untuk aspek lingkungan dan 54,10% untuk aspek ekonomi. Sementara faktor penentu persepsi petani terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit (PT. Agra Sawitindo) adalah pendapatan dan jarak tempat tinggal, faktor penentu umur, pendidikan, dan kosmopolitan tidak ada hubungannya, 45,90% dari petani, atau 28 petani, menganggap aspek sosial sebagai hal yang buruk.

Petani di Desa Ujung Karang menunjukkan persepsi netral secara keseluruhan terhadap keberadaan PT.Agra Sawitindo, dengan aspek lingkungan dan ekonomi memperoleh persentase tertinggi.Analisis statistik mengidentifikasi pendapatan dan jarak tempat tinggal sebagai faktor signifikan yang memengaruhi persepsi, sedangkan umur, tingkat pendidikan, dan kosmopolitanisme tidak berpengaruh signifikan.Oleh karena itu, kebijakan perusahaan dan program intervensi harus mempertimbangkan faktor ekonomi dan geografis untuk meningkatkan penerimaan sosial petani.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi petani berubah seiring waktu dengan melakukan studi longitudinal di beberapa desa yang juga terpengaruh oleh PT. Agra Sawitindo, sehingga dapat mengidentifikasi dinamika persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya secara lebih komprehensif. Selanjutnya, diperlukan penelitian kualitatif yang mendalam untuk menggali alasan di balik persepsi negatif terhadap aspek sosial, misalnya melalui wawancara fokus grup dengan petani yang beragam usia, tingkat pendidikan, dan tingkat kosmopolitanisme, guna memperoleh pemahaman yang lebih kaya tentang mekanisme sosial yang terlibat. Terakhir, studi eksperimental atau quasi-eksperimental dapat dilakukan untuk menilai dampak intervensi pengelolaan lingkungan, seperti program rehabilitasi lahan atau pelatihan diversifikasi pendapatan, terhadap persepsi petani terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit, serta mengukur perubahan dalam pendapatan dan kualitas hidup mereka. Penelitian tersebut juga sebaiknya mengintegrasikan data spasial untuk menilai hubungan antara jarak rumah petani dengan intensitas dampak lingkungan, serta melibatkan pihak perusahaan dalam merancang program tanggung jawab sosial perusahaan yang responsif terhadap kebutuhan komunitas. Selain itu, perbandingan antara persepsi petani yang tanahnya terkena akuisisi dengan yang tidak terpengaruh dapat membantu mengidentifikasi perbedaan strategi adaptasi ekonomi dan sosial.

Read online
File size252.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test