UTUUTU
International Conference of Public HealthInternational Conference of Public HealthObesitas di kalangan remaja semakin meningkat. Obesitas dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk kondisi kardioterobik, tantangan kesehatan mental, dan peningkatan risiko mortalitas dini pada orang dewasa. Salah satu penyebab obesitas dan kelebihan berat badan adalah asupan makronutrien melebihi kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konsumsi makronutrien dalam bentuk karbohidrat dan lemak serta jumlah siswa kelebihan berat badan. Sampel penelitian ini adalah remaja akhir yang belajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar, yang sedang mengikuti kelas pengawasan gizi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan cross sectional. Variabel yang diukur adalah berat badan, tinggi badan, dan konsumsi harian makronutrien tentang karbohidrat dan lemak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan alat ukur antropometri dan dianalisis menggunakan survei gizi. Penelitian menunjukkan bahwa 12% siswa mengalami obesitas, mengonsumsi 37% protein terlalu banyak dan 25% terlalu sedikit, mengonsumsi 50% lemak terlalu banyak, 25% mengonsumsi kalori berlebih sementara 65% kekurangan kalori. Kesimpulannya, siswa di lokasi penelitian masih memiliki masalah status gizi yang diduga disebabkan oleh faktor konsumsi yang masih belum normal dari analisis kebutuhan konsumsi. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan pada faktor risiko lain untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah kelebihan berat badan pada kelompok remaja akhir dengan mengelola asupan makronutrien dan memastikan metabolisme mereka.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki asupan kalori tinggi yang bersumber dari lemak dan karbohidrat di atas kebutuhan harian menurut usia remaja akhir.Obesitas juga ditemukan pada responden dengan asupan karbohidrat dan lemak yang melebihi kebutuhan harian mereka.Oleh karena itu, remaja harus mengontrol asupan karbohidrat dan lemak sebagai jenis makronutrien dan mengonsumsi menu gizi seimbang serta melakukan gerakan kesehatan masyarakat untuk mengelola berat badan.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas pada remaja. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola makan dan perubahan gaya hidup yang berkontribusi terhadap perkembangan obesitas pada remaja dari waktu ke waktu. Hal ini akan membantu mengidentifikasi titik intervensi yang efektif untuk mencegah obesitas. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi, keyakinan, dan motivasi remaja terkait dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik. Pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi remaja. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan program edukasi gizi dan peningkatan aktivitas fisik dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi tersebut dalam mengurangi risiko obesitas pada remaja. Program intervensi ini dapat disesuaikan dengan konteks lokal dan melibatkan partisipasi aktif dari remaja, keluarga, dan sekolah.
| File size | 236.69 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Namun, keterbatasan kompetensi digital guru menjadi kendala utama dalam penerapannya, khususnya di sekolah menengah kejuruan swasta. Kegiatan pengabdianNamun, keterbatasan kompetensi digital guru menjadi kendala utama dalam penerapannya, khususnya di sekolah menengah kejuruan swasta. Kegiatan pengabdian
IDID Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, demonstrasi pemberian makan berbasis pangan lokal, serta pemantauan melaluiMetode yang digunakan adalah intervensi berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, demonstrasi pemberian makan berbasis pangan lokal, serta pemantauan melalui
IDID Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 4,3 menjadi 8, yang mengindikasikan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilanHasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 4,3 menjadi 8, yang mengindikasikan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan
IDID Namun, salah kelompok usaha budidaya jamur “Primordia Berkah Mandiri menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya, terutama minimnya kemampuan produksiNamun, salah kelompok usaha budidaya jamur “Primordia Berkah Mandiri menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya, terutama minimnya kemampuan produksi
IDID Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, workshop penguatan materi, pendampingan penyusunan perangkat ajar, serta evaluasi melalui pre‑testMetode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, workshop penguatan materi, pendampingan penyusunan perangkat ajar, serta evaluasi melalui pre‑test
UINUIN Keterbatasan meliputi desain deskriptif (n = 39), purposive sampling, potensi confounding, dan sifat non‑kausal dari korelasi. Pada konteks layanan yangKeterbatasan meliputi desain deskriptif (n = 39), purposive sampling, potensi confounding, dan sifat non‑kausal dari korelasi. Pada konteks layanan yang
UTUUTU Analisis data terdiri dari analisis univariate dan multivariate, dengan analisis multivariate menggunakan uji regresi logistik berganda pada tingkat kepercayaanAnalisis data terdiri dari analisis univariate dan multivariate, dengan analisis multivariate menggunakan uji regresi logistik berganda pada tingkat kepercayaan
UTUUTU This article recommends managing diet patterns and monitoring workers nutritional status to improve worker productivity and well-being. Work nutrition,This article recommends managing diet patterns and monitoring workers nutritional status to improve worker productivity and well-being. Work nutrition,
Useful /
IDID 33/2015) hanya 25% berdasarkan data Kemenkes 2023. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja sebesar 50% melalui edukasi33/2015) hanya 25% berdasarkan data Kemenkes 2023. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja sebesar 50% melalui edukasi
UTUUTU This study aimed to analyze Cr6 exposure in the raw water source of the Krueng Meurebo River, West Aceh. Water samples were collected at three points alongThis study aimed to analyze Cr6 exposure in the raw water source of the Krueng Meurebo River, West Aceh. Water samples were collected at three points along
UTUUTU Hasil evaluasi proses pada semua tahap juga berjalan cukup optimal dimana tingkat partisipasi peserta> 80% dan peserta juga sangat aktif dalam kegiatan.mengenaiHasil evaluasi proses pada semua tahap juga berjalan cukup optimal dimana tingkat partisipasi peserta> 80% dan peserta juga sangat aktif dalam kegiatan.mengenai
IDID Secara umum, pendidikan kesehatan yang diberikan memengaruhi perilaku manusia yang berhubungan dengan tujuan hidup sehat, baik secara individu, kelompok,Secara umum, pendidikan kesehatan yang diberikan memengaruhi perilaku manusia yang berhubungan dengan tujuan hidup sehat, baik secara individu, kelompok,