LITERASISAINSLITERASISAINS
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiSelf-healing adalah proses penyembuhan yang melibatkan kemampuan tubuh dan pikiran untuk bekerja sama dalam memperbaiki diri. Memberikan pengetahuan ini membantu residen memahami bagaimana pikiran positif, kebiasaan sehat, dan manajemen emosi berpengaruh besar pada penyembuhan. Hormon bahagia memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan perasaan kesejahteraan. Dengan mengetahui cara memicu hormon-hormon ini melalui aktivitas sederhana seperti olahraga, meditasi, interaksi sosial, dan hobi, residen dapat memanfaatkan kekuatan alamiah tubuh untuk meningkatkan kondisi mental individu. Stimulasi hormon bahagia dapat membantu mengurangi stres, meredakan kecemasan, serta memperbaiki kualitas tidur, yang sangat penting dalam proses rehabilitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang self-healing dan hormon bahagia kepada residen rehabilitasi untuk memperkuat pendekatan holistik terhadap penyembuhan. Pada penelitian ini, peneliti memberikan penyuluhan secara tatap muka langsung pada residen rehabilitasi Lapas Perempuan Kota Malang, dan menilai pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan melalui kuesioner. Penyuluhan dengan materi self-healing dan hormon bahagia telah mendapatkan hasil peningkatan pengenalan terkait kedua materi tersebut, termasuk peningkatan pengenalan jenis hormon bahagia, manfaat self-healing, dan mengenal bentuk kegiatan yang dapat meningkatkan hormon bahagia pada residen rehabilitasi Perempuan Kota Malang. Hasil tersebut membuktikan bahwa metode penyuluhan masih bisa dianggap efektif dalam meningkatkan pemahaman individu.
Penyuluhan kesehatan tentang self-healing dan hormon bahagia di Lapas Perempuan Kota Malang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran residen terhadap keseimbangan mental dan emosional.Kegiatan ini mendorong partisipasi aktif residen dalam proses pemulihan diri secara mandiri melalui pengetahuan tentang konsep self-healing dan stimulasi hormon bahagia.Pendekatan edukatif yang interaktif, disesuaikan dengan latar belakang peserta, serta dilengkapi praktik langsung terbukti mampu meningkatkan hasil pembelajaran dan mendukung rehabilitasi yang holistik.
Pertama, perlu dikaji efektivitas pendampingan rutin berbasis kelompok diskusi dalam mempertahankan pengetahuan dan penerapan self-healing jangka panjang di lingkungan lapas. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana pelatihan bagi petugas lapas sebagai fasilitator edukasi dapat memperkuat keberlanjutan program kesehatan mental setelah intervensi awal selesai. Ketiga, perlu dievaluasi kelayakan dan dampak replikasi model penyuluhan ini di berbagai lembaga pemasyarakatan dengan karakteristik berbeda, termasuk yang memiliki keterbatasan sumber daya, untuk menilai potensinya sebagai strategi nasional dalam penguatan kesejahteraan psikologis populasi rentan. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji kombinasi ketiga elemen tersebut secara terintegrasi, dengan fokus pada aspek keberlanjutan, kemandirian implementasi, dan skalabilitas model edukasi berbasis self-healing. Studi ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara campuran untuk menangkap perubahan perilaku dan hambatan struktural selama implementasi. Pengukuran hasil jangka panjang seperti penurunan stres, peningkatan kualitas tidur, dan kesiapan reintegrasi sosial dapat menjadi indikator keberhasilan. Model yang berhasil dapat diusulkan sebagai pedoman standar dalam program rehabilitasi berbasis pendekatan holistik di Indonesia. Kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan jiwa harus menjadi bagian sentral dalam desain penelitian tindakan. Pendekatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun sistem pendukung yang berkelanjutan bagi kesehatan mental residen. Dengan demikian, penelitian lanjutan harus berorientasi pada transformasi sistemik, bukan hanya intervensi individu semata.
| File size | 358.15 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASISAINSLITERASISAINS Siswa di Sekolah Kejuruan Teknik Alat Berat SMK Daya Wangsa Wonogiri mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi desain produk akibat keterbatasan teknologiSiswa di Sekolah Kejuruan Teknik Alat Berat SMK Daya Wangsa Wonogiri mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi desain produk akibat keterbatasan teknologi
LITERASISAINSLITERASISAINS Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pengetahuan p-value (0,000), sikap p-value (0,010), pendidikan p-value (0,047), pekerjaan p-value (0,046),Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pengetahuan p-value (0,000), sikap p-value (0,010), pendidikan p-value (0,047), pekerjaan p-value (0,046),
LITERASISAINSLITERASISAINS Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya inovasi kolektif yang mengintegrasikan aspek teknis, sosial, dan lingkungan. Koperasi Solok Radjo berhasil meningkatkanHasil kegiatan menunjukkan terciptanya inovasi kolektif yang mengintegrasikan aspek teknis, sosial, dan lingkungan. Koperasi Solok Radjo berhasil meningkatkan
LITERASISAINSLITERASISAINS Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi di Sekolah Perguruan Advent Parongpong dengan peserta siswa kelas 8 dan 9. Sesi pertama mengenalkan konsep dasarPelatihan dilaksanakan dalam dua sesi di Sekolah Perguruan Advent Parongpong dengan peserta siswa kelas 8 dan 9. Sesi pertama mengenalkan konsep dasar
UNSULBARUNSULBAR It also highlights the need for further research and collaboration to enhance the sectors potential and ensure their long-term sustainability. The seminarIt also highlights the need for further research and collaboration to enhance the sectors potential and ensure their long-term sustainability. The seminar
UNSULBARUNSULBAR Data diolah menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika berpengaruh maka dilanjutkan dengan diuji Duncan pada taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkanData diolah menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika berpengaruh maka dilanjutkan dengan diuji Duncan pada taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan
UNSULBARUNSULBAR Ternak percobaan yang digunakan yaitu ayam broiler strain Ross unsexed umur 14 hari sebanyak 370 ekor dengan bobot badan rata-rata sebesar 484,54±4,96Ternak percobaan yang digunakan yaitu ayam broiler strain Ross unsexed umur 14 hari sebanyak 370 ekor dengan bobot badan rata-rata sebesar 484,54±4,96
LITERASISAINSLITERASISAINS Observasi tim pengabdian masyarakat dan FGD bersama Dinas Sosial Kota Surabaya menunjukkan bahwa kompetensi akademik tanpa penguatan keterampilan komunikasiObservasi tim pengabdian masyarakat dan FGD bersama Dinas Sosial Kota Surabaya menunjukkan bahwa kompetensi akademik tanpa penguatan keterampilan komunikasi
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar produk fermentasi berbasis limbah sayur sebagai pakan alternatif denganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar produk fermentasi berbasis limbah sayur sebagai pakan alternatif dengan
UNSULBARUNSULBAR Sorgum yang digunakan dalam penyusunan pakan telah melalui pengujian laboratorium untuk ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan menggunakan fermentasiSorgum yang digunakan dalam penyusunan pakan telah melalui pengujian laboratorium untuk ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan menggunakan fermentasi
UNSULBARUNSULBAR Adapun perlakuan yang digunakan terdiri atas P0 (kontrol negatif); P1 (pemberian air gula aren 2 %); P2 (pemberian air gula aren 4 %); P3 (pemberian airAdapun perlakuan yang digunakan terdiri atas P0 (kontrol negatif); P1 (pemberian air gula aren 2 %); P2 (pemberian air gula aren 4 %); P3 (pemberian air
APPERTANIAPPERTANI Namun, terdapat peningkatan asupan nutrien berupa lemak kasar, asam lemak, efisiensi penggunaan pakan, total cholesterol levels, dan blood LDL cholesterolNamun, terdapat peningkatan asupan nutrien berupa lemak kasar, asam lemak, efisiensi penggunaan pakan, total cholesterol levels, dan blood LDL cholesterol