ITSMITSM

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kematangan karir siswa SMK Yosonegoro di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kematangan karir adalah kesiapan individu menghadapi tugas pengembangan karir sesuai tahap perkembangan mereka. Namun, beberapa siswa SMK Yosonegoro menghadapi tantangan terkait kematangan karir. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang meliputi beberapa tahap, yaitu: wawancara dengan BK dan dua siswa untuk memperoleh data awal mengenai masalah yang dihadapi siswa; pemberian skala kematangan karir yang terdiri dari 33 item kepada siswa kelas 12 sebagai sampel untuk mengukur tingkat kematangan karir mereka sebelum dan sesudah mengikuti psikoedukasi; memberikan psikoedukasi tentang kematangan karir yang berisi materi strategi kematangan karir dan meningkatkan kesadaran tentang karir di masa depan bagi siswa; serta analisis data post‑test menggunakan Excel untuk menemukan rata‑rata dan standar deviasi guna menentukan kategori rentang rendah, sedang, dan tinggi pada hasil post‑test. Dari hasil analisis data post‑test, ditemukan bahwa sebagian besar siswa (12 orang) memiliki tingkat kematangan karir sedang, hanya satu orang memiliki tingkat kematangan karir rendah, dan tiga orang memiliki tingkat kematangan karir tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa psikoedukasi yang diberikan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kematangan karir siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil membantu siswa SMK Yosonegoro dalam meningkatkan kematangan karir mereka sesuai tahap perkembangan karir.

Psikoedukasi kematangan karir pada siswa SMK Yosonegoro hanya melibatkan 16 siswa sehingga belum optimal, namun hasil menunjukkan peningkatan kesadaran karir.Diperlukan pelaksanaan psikoedukasi secara menyeluruh dengan melibatkan lebih banyak siswa dan durasi yang lebih lama untuk meningkatkan efektivitas.Kegiatan ini memberikan manfaat signifikan bagi siswa kelas 12 dan masyarakat, sehingga perlu perbaikan pada sampel dan frekuensi pelaksanaan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh sesi psikoedukasi berulang selama satu semester terhadap peningkatan kematangan karir siswa SMK di berbagai jurusan, dengan tujuan mengevaluasi apakah frekuensi dan durasi yang lebih panjang memberikan dampak yang lebih signifikan. Selain itu, diperlukan studi yang mengeksplorasi peran platform konseling karir digital yang dipadukan dengan psikoedukasi untuk meningkatkan efikasi diri dan kemampuan pengambilan keputusan karir siswa, mengingat perkembangan teknologi informasi di kalangan remaja. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat menilai dampak program mentorship berbasis komunitas terhadap kematangan karir siswa setelah lulus, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi transisi dari pendidikan ke dunia kerja, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk program pengembangan karir yang berkelanjutan.

  1. Self-efficacy and career decision making difficulties in senior high school students | Firdaus | Indigenous:... journals.ums.ac.id/index.php/indigenous/article/view/8941Self efficacy and career decision making difficulties in senior high school students Firdaus Indigenous journals ums ac index php indigenous article view 8941
  2. Penguatan Keterampilan Berbasis Industri Perhotelan melalui Program Holistic pada Masyarakat Lulusan... doi.org/10.23917/warta.v24i3.12869Penguatan Keterampilan Berbasis Industri Perhotelan melalui Program Holistic pada Masyarakat Lulusan doi 10 23917 warta v24i3 12869
  3. Adversity quotient of outstanding students with limited conditions | Hidayati | Indigenous: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.23917/indigenous.v5i2.10823Adversity quotient of outstanding students with limited conditions Hidayati Indigenous Jurnal Ilmiah doi 10 23917 indigenous v5i2 10823
Read online
File size260.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test