PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Curing adalah metode untuk memperbaiki kemampuan material komposit dengan cara memanaskan komposit di dalam oven listrik dengan waktu dan temperatur tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh variasi waktu curing pada analisa kegagalan uji bending komposit sandwich serat karbon dengan core PVC foam. Material yang digunakan adalah resin polyester, serat karbon twill 240 gsm dan core PVC foam dengan ketebalan 5 mm. Metode pembuatan yang digunakan adalah vacuum bagging dan dilakukan proses curing dengan variasi waktu 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit dengan suhu penahan 80°C. Pengujian bending menggunakan standar ASTM C393. Nilai kekuatan bending maksimal komposit sandwich terdapat pada waktu curing 120 menit yakni sebesar 45,55 MPa, sedangkan nilai kekuatan bending terendah terdapat pada tanpa curing yakni sebesar 25,76 MPa. Kegagalan yang terjadi setelah pengujian bending meliputi kegagalan pada inti (core) seperti core crush, indentation, dan delaminasi, serta kegagalan pada lapisan luar (skin) seperti micro buckling.

Kekuatan bending tertinggi ditemukan pada komposit sandwich dengan variasi waktu curing 120 menit, yaitu 45,55 MPa, sedangkan kekuatan bending terendah terpantau pada komposit tanpa perlakuan curing 25,76 MPa.Nilai modulus elastisitas tertinggi diperoleh pada komposit dengan waktu curing 90 menit sebesar 163,49 GPa, sementara nilai terendah terdapat pada komposit tanpa curing sebesar 50,22 GPa.Semakin lama waktu curing, maka semakin tinggi nilai kekuatan bending dan modulus elastisitas komposit sandwich, namun pada waktu curing 120 menit nilai modulus elastisitas mengalami penurunan karena peningkatan cross‑linking yang menyebabkan penurunan kekakuan komposit.Kegagalan pada inti (core) meliputi core crush, indentation, delaminasi, dan kegagalan pada lapisan luar (skin) seperti micro buckling.

Pertanyaan penelitian baru: bagaimana pengaruh interaksi antara waktu curing dan suhu curing terhadap kinerja pendinginan dan ketahanan termal komposit sandwich serat karbon? Selain itu, jelajahi efek penggunaan bahan core alternatif (misalnya foam dengan porositas tinggi) pada mekanisme kegagalan bending dan pada nilai modulus elastisitasnya. Akhirnya, uji perbandingan antara metode vacuum bagging dan resin otomatis pada proses fabrikasi untuk menilai perbedaan dalam distribusi void dan kekuatan bending secara komprehensif.

Read online
File size614.59 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test