PNCPNC
InfotekmesinInfotekmesinPengelolaan sampah organik terutama yang berasal dari kantin atau dapur yang terdiri dari sisa daging, ikan, dan sayuran masih menjadi tantangan. Sampah tersebut jika diolah dengan benar memiliki potensi sebagai pakan maggot. Untuk mengolah sampah organik tersebut diperlukan pengembangan mesin pembubur sampah organik yang dirancang untuk mengolah sampah organik dari Pujasera atau kantin kampus menjadi pakan maggot. Proses pengembangan mesin ini mencakup enam tahap: Perencanaan, Perancangan konseptual, Perancangan detail, Dokumentasi teknis, Pembuatan dan perakitan, dan Pengujian. Dari tahapan tersebut dihasilkan mesin pembubur sampah organik yang kompak dengan dimensi 815 x 425 x 840 mm berpenggerak motor listrik 1 fase daya 1,5 HP (1.100 Watt) dan kecepatan putar 1.050 RPM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin ini efektif mencacah sampah organik dengan kapasitas 24 kg/jam, daya maksimal 1.037 Watt, dan konsumsi energi 0,860 kWh. Hasil tersebut menawarkan solusi inovatif dan ekonomis sekaligus mempromosikan pemanfaatan sampah organik sebagai sumber daya yang bernilai.
Mesin pembubur sampah organik ini dirancang dengan dimensi kompak 815 x 425 x 840 mm dan berat 25 kg, digerakkan oleh motor AC 1 fase 1,5 HP (1.050 RPM melalui transmisi puli, menghasilkan kapasitas 24 kg/jam.Pengujian menunjukkan mesin dapat mencacah sampah organik dengan efisiensi tinggi sehingga maggot dapat mengonsumsi pakan hasil pembuburan 30‑33% lebih cepat dibandingkan pakan tidak dicacah.Residu kasgot sangat sedikit, menunjukkan potensi maksimal pemanfaatan sampah sebagai pakan maggot.Dengan demikian, mesin ini terbukti andal, efisien, dan praktis untuk pengelolaan sampah organik di kampus.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi penerapan mesin pembubur sampah organik pada skala industri, misalnya dengan mengintegrasikan proses pengeringan otomatis untuk mengurangi kandungan air dan memaksimalkan efisiensi biokonversi ke pakan maggot; selain itu, studi komparatif mengenai dampak lingkungan dan biaya operasional antara mesin ini dengan metode konvensional pengelolaan sampah organik dapat memberikan data yang kuat untuk mendukung kebijakan kebersihan kampus; dan terakhir, pengembangan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) pada mesin dapat memungkinkan pengontrolan jarak jauh, optimasi konsumsi energi, serta pembuatan log data operasional real‑time yang dapat membantu penyusunan rekomendasi pengelolaan sampah berkelanjutan bagi lembaga pendidikan.
- Biokonversi Limbah Organik Menjadi Magot Sebagai Sumber Protein Pengganti Tepung Ikan | JURNAL SAINS... jstl.unram.ac.id/index.php/jstl/article/view/173Biokonversi Limbah Organik Menjadi Magot Sebagai Sumber Protein Pengganti Tepung Ikan JURNAL SAINS jstl unram ac index php jstl article view 173
- PEMANFAATAN MESIN PENCACAH DAN MESIN PRESS SEBAGAI ALAT PENGOLAH SAMPAH MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS... journal.ubb.ac.id/machine/article/view/3918PEMANFAATAN MESIN PENCACAH DAN MESIN PRESS SEBAGAI ALAT PENGOLAH SAMPAH MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS journal ubb ac machine article view 3918
- Pengaplikasian Budidaya Maggot untuk Manajemen Limbah dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kebobang | Ula... doi.org/10.30998/jpmbio.v1i2.1445Pengaplikasian Budidaya Maggot untuk Manajemen Limbah dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kebobang Ula doi 10 30998 jpmbio v1i2 1445
- Bot Verification. bot verification verifying robot jurnal.usahid.ac.id/seoi/article/view/330Bot Verification bot verification verifying robot jurnal usahid ac seoi article view 330
| File size | 801.63 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Warga perlu menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan B3, meningkatkan keterampilan mengelola sampah menjadi barang bernilaiWarga perlu menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan B3, meningkatkan keterampilan mengelola sampah menjadi barang bernilai
ITSMITSM Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki pengetahuan terbatas mengenai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati,Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki pengetahuan terbatas mengenai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati,
ITSMITSM Metode kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, dan perancangan sistem tata kelola keuangan serta penyusunan SOP operasional. Hasil kegiatan menunjukkanMetode kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, dan perancangan sistem tata kelola keuangan serta penyusunan SOP operasional. Hasil kegiatan menunjukkan
UTSUTS Semua variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah oleh warga. Secara parsial, hanya pendapatanSemua variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah oleh warga. Secara parsial, hanya pendapatan
ARESTEARESTE Finally, the status of fairly sustainable was achieved by TPS3R Ben Resik and TPS3R Randu Alas, at 58% and 57%, respectively. Based on the studys results,Finally, the status of fairly sustainable was achieved by TPS3R Ben Resik and TPS3R Randu Alas, at 58% and 57%, respectively. Based on the studys results,
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Sampah yang terkumpul diangkut menggunakan kendaraan pengangkut sampah (kaisar) dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Selain itu, programSampah yang terkumpul diangkut menggunakan kendaraan pengangkut sampah (kaisar) dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Selain itu, program
UINSIUINSI Anak sudah memiliki pemahaman untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah. Membangun 3R sejak dini di TK Nasional KPS dilakukan melaluiAnak sudah memiliki pemahaman untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah. Membangun 3R sejak dini di TK Nasional KPS dilakukan melalui
UAIUAI Banyaknya permasalahan dan kendala yang masih ada terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya wilayah DKI Jakarta baik yang bersifatBanyaknya permasalahan dan kendala yang masih ada terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya wilayah DKI Jakarta baik yang bersifat
Useful /
PNCPNC Berdasarkan perbandingan dengan standar Lloyds Register, desain awal tidak layak karena tidak memenuhi faktor keamanan minimum. Desain LR memenuhi semuaBerdasarkan perbandingan dengan standar Lloyds Register, desain awal tidak layak karena tidak memenuhi faktor keamanan minimum. Desain LR memenuhi semua
PNCPNC f. Hal ini akibat pembebanan semakin meningkat seiring dengan gaya tekanan yang diberikan, tetapi masih berada pada posisi standar minimum safety factorf. Hal ini akibat pembebanan semakin meningkat seiring dengan gaya tekanan yang diberikan, tetapi masih berada pada posisi standar minimum safety factor
UAIUAI Selain itu Kopi Robusta Merapi Sleman juga mendapatkan perlindungan hukum dengan didaftarkan sebagai Indikasi Geografis Kopi Robusta Merapi Sleman kepadaSelain itu Kopi Robusta Merapi Sleman juga mendapatkan perlindungan hukum dengan didaftarkan sebagai Indikasi Geografis Kopi Robusta Merapi Sleman kepada
UAIUAI Anak-anak asuh PYI Tebet diharapkan dapat terus mengingat dan menerapkan materi tentang pelestarian lingkungan yang telah dipelajari. Pemberian kuis denganAnak-anak asuh PYI Tebet diharapkan dapat terus mengingat dan menerapkan materi tentang pelestarian lingkungan yang telah dipelajari. Pemberian kuis dengan