EQUATORSCIENCEEQUATORSCIENCE

MOVE: Journal of Community Service and EngagementMOVE: Journal of Community Service and Engagement

Masalah sampah rumah tangga di wilayah Serang, khususnya di Desa Priyayi, telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan dan berdampak pada pencemaran sungai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan tata kelola sampah berbasis pemilahan dan pemanfaatan teknologi incinerator ramah lingkungan sebagai solusi penanganan sampah residu. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi pemilahan sampah menjadi empat kategori (organik, anorganik, B3, dan residu) serta demonstrasi penggunaan unit incinerator skala rumah tangga dengan sistem filtrasi asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi antara Bank Sampah dan teknologi incinerator mampu mereduksi volume sampah residu hingga 90% di tingkat sumber. Selain itu, pemanfaatan maggot BSF berhasil mengurai 77 ton sampah organik sejak 2019. Kesimpulannya, kombinasi edukasi pemilahan dan inovasi teknologi tepat guna efektif mewujudkan lingkungan yang bersih serta mengurangi ketergantungan pada TPA.

Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan unit incinerator skala rumah tangga dengan sistem filtrasi asap efektif dalam mengurangi volume sampah residu dan meminimalkan dampak pencemaran lingkungan.Integrasi antara Bank Sampah dan teknologi incinerator terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah rumah tangga, serta berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.Penerapan edukasi pemilahan sampah secara berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mengurangi ketergantungan pada fasilitas pembuangan akhir (TPA).

Berdasarkan latar belakang permasalahan sampah rumah tangga yang kompleks, metode pengelolaan yang telah diterapkan, serta potensi pengembangan lebih lanjut, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efektivitas berbagai jenis incinerator skala rumah tangga dalam mengoptimalkan proses pembakaran dan meminimalkan emisi gas buang. Kedua, penelitian mengenai potensi pemanfaatan abu hasil pembakaran incinerator sebagai bahan baku konstruksi atau media tanam dapat menjadi solusi inovatif untuk mengurangi volume limbah dan menciptakan nilai tambah. Ketiga, pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang terintegrasi untuk mengukur dampak sosial-ekonomi dan lingkungan dari program pengelolaan sampah berbasis incinerator akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keberlanjutan program ini.

  1. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.289IPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24156 jikk 2020 13 3 289
  2. Kajian Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Padat Perkotaan menjadi Energi Terbarukan Ramah Lingkungan... doi.org/10.32528/jp.v9i1.1757Kajian Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Padat Perkotaan menjadi Energi Terbarukan Ramah Lingkungan doi 10 32528 jp v9i1 1757
  3. DOI Name 10.62281 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support... doi.org/10.62281DOI Name 10 62281 Values doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support doi 10 62281
  4. Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Tepat Guna: Inovasi Incinerator di Desa Tajau Landung, Kalimantan... publications.id/index.php/jippm/article/view/783Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Tepat Guna Inovasi Incinerator di Desa Tajau Landung Kalimantan publications index php jippm article view 783
Read online
File size311.53 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test