MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai wujud implementasi tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan KKN Kelompok 2 STT Migas Balikpapan dilaksanakan di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada periode 08 September hingga 18 Oktober 2025. Fokus utama program kerja adalah penerapan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Masalah sampah di Kelurahan Teritip menjadi perhatian serius mengingat belum optimalnya sistem pengelolaan sampah di lingkungan RT.30. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi alat pirolisis di SMPN 13 Balikpapan, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan, serta antusiasme tinggi dari siswa dan warga dalam menerima teknologi pirolisis. Program ini memberikan manfaat ganda: mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif. Kegiatan KKN ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju Kelurahan Teritip yang bersih, produktif, dan berwawasan lingkungan.

Kegiatan KKN Kelompok 2 STT Migas Balikpapan di Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, pada periode 08 September hingga 18 Oktober 2025 telah berhasil dilaksanakan dengan baik.Program kerja unggulan berupa demonstrasi teknologi pirolisis memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkenalkan solusi inovatif pengelolaan sampah plastik.Diharapkan program ini dapat menjadi model pelaksanaan KKN berbasis teknologi terapan yang dapat direplikasi di wilayah lain dan memberikan kontribusi nyata menuju tercapainya pembangunan berkelanjutan di Kota Balikpapan.

Berdasarkan latar belakang permasalahan sampah plastik yang terus meningkat, metode penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan desain alat pirolisis yang lebih efisien dan ekonomis, dengan mempertimbangkan penggunaan bahan baku lokal dan teknologi yang lebih sederhana. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji potensi pemanfaatan produk pirolisis, seperti bio-oil dan arang, sebagai sumber energi alternatif atau bahan baku industri, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah plastik. Terakhir, penting untuk mengembangkan model sosialisasi dan edukasi yang lebih efektif kepada masyarakat, khususnya siswa sekolah, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah berbasis pirolisis, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Read online
File size545.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test