PUBLINEPUBLINE

UNITY: Journal of Community ServiceUNITY: Journal of Community Service

Pengelolaan sampah rumah tangga di Lombok Timur masih menunjukkan tren peningkatan volume sampah anorganik yang belum tertangani secara optimal. Bank sampah berperan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, namun keterbatasan sistem pencatatan, transparansi transaksi, dan akses informasi menghambat peningkatan kesejahteraan komunitas. Program ini mengoptimalkan kinerja bank sampah melalui penerapan teknologi informasi berbasis web dan aplikasi sederhana untuk mendukung pengelolaan operasional, pencatatan transaksi, serta pemantauan nilai ekonomi sampah. Implementasi melibatkan pemetaan kondisi awal, pelatihan penggunaan sistem digital, pendampingan operasional, dan evaluasi kinerja berbasis indikator ekonomi dan partisipasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi operasional, akurasi data transaksi, dan peningkatan pendapatan rata-rata anggota. Partisipasi masyarakat juga meningkat karena kemudahan akses informasi dan transparansi pengelolaan. Teknologi berbasis optimasi bank sampah memperkuat tata kelola, mendorong kemandirian ekonomi, dan mendukung peningkatan kesejahteraan komunitas secara berkelanjutan di Lombok Timur.

Penerapan sistem informasi bank sampah berbasis web meningkatkan efisiensi pencatatan, akurasi data, dan transparansi transaksi, sehingga memperkuat tata kelola bank sampah.Peningkatan partisipasi anggota terlihat melalui frekuensi setoran dan kehadiran yang lebih stabil, yang disebabkan oleh akses informasi tabungan dan nilai sampah yang terbuka.Secara keseluruhan, teknologi sederhana yang sesuai dengan kebutuhan komunitas mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan anggota, serta dapat direplikasi pada bank sampah lain di wilayah dengan karakteristik serupa.

Pertama, sebaiknya dilakukan penelitian longitudinal guna menilai dampak jangka panjang adopsi sistem digital terhadap stabilitas pendapatan anggota dan retensi partisipasi, sehingga dapat menilai nilai ekonomi berkelanjutan dari intervensi ini; kedua, memperluas studi ke bank sampah di daerah lain dengan kondisi sosial ekonomi berbeda akan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi, sehingga dapat dibangun model adaptif; ketiga, mengkaji integrasi sistem bank sampah dengan platform e‑commerce lokal atau sistem pembayaran digital akan membuka peluang pasar baru bagi produk sampah anorganik, meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi anggota, serta memperkuat kebijakan mendukung pertumbuhan ekonomi sirkular di tingkat desa.

  1. Pemberdayaan Masyarakat dengan Bank Sampah: Membangun Kesadaran dan Meningkatkan Kesejahteraan | Jurnal... doi.org/10.22437/jupema.v1i2.36884Pemberdayaan Masyarakat dengan Bank Sampah Membangun Kesadaran dan Meningkatkan Kesejahteraan Jurnal doi 10 22437 jupema v1i2 36884
  2. Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Bank Sampah untuk Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan | Kolaborasi:... journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/478Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Bank Sampah untuk Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Kolaborasi journal inspira index php kolaborasi article view 478
  3. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kelompok Madu Langkapura: Implementasi Bank Sampah | Jurnal Ekonomi... journal.alifa.ac.id/index.php/jseht/article/view/89Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kelompok Madu Langkapura Implementasi Bank Sampah Jurnal Ekonomi journal alifa ac index php jseht article view 89
  4. Penggunaan Teknologi Tepat Guna untuk Pengelolaan Sampah pada Paguyuban Margo Rukun Bantul: Pengabdian... jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1746Penggunaan Teknologi Tepat Guna untuk Pengelolaan Sampah pada Paguyuban Margo Rukun Bantul Pengabdian jerkin index php jerkin article view 1746
Read online
File size817.85 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test