POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Perawat memerlukan manajemen diri yang tepat untuk mengatasi emosi akibat burnout. Salah satu meditasi yang dapat dilakukan perawat adalah memusatkan perhatian atau mindfulness. Mindfulness merupakan suatu bentuk strategi pengaturan diri yang melibatkan pemusatan perhatian, respon terhadap pikiran, sensasi, dan emosi dengan sikap menerima, tanpa menghakimi, serta menyadari situasi dan kejadian saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji intervensi mindfulness yang dapat mengurangi burnout pada perawat perawatan intensif. Desain penelitiannya adalah sistematik review, sampel yang digunakan adalah perawat ICU, variabelnya adalah intervensi mindfulness dan burnout. Intervensi berbasis kesadaran (yoga atau meditasi, terapi musik, relaksasi kognitif, relaksasi pernapasan, manajemen stres) dicari menggunakan empat database yang diterbitkan hingga Februari 2024. Sebanyak 15 RCT dan Quasi-Experimental dimasukkan dalam analisis akhir. Program mindfulness yang efektif umumnya dilakukan selama 12-8 minggu dengan pertemuan mingguan selama 2 jam dan pelatihan intensif antar pertemuan. Secara keseluruhan, modalitas tersebut tampaknya meringankan dan mengurangi kelelahan (p<0,001). Intervensi berbasis kesadaran tampaknya dapat mengurangi kelelahan pada perawat perawatan intensif.

Studi terbaru ini berdasarkan 15 uji coba acak terkontrol memberikan bukti bahwa terapi mindfulness dapat mengurangi burnout pada perawat ICU.Mindfulness dapat diterapkan pada semua kelompok perawat atau individu yang mengalami burnout karena mudah dilakukan dan tidak memerlukan biaya besar.Penelitian selanjutnya perlu mengevaluasi intervensi berbasis mindfulness dengan metodologi yang lebih ketat dan sampel yang lebih besar.

Pertama, perlu dikaji efektivitas aplikasi mindfulness berbasis ponsel dibandingkan pelatihan tatap muka dalam mengurangi burnout pada perawat ICU di rumah sakit Indonesia, mengingat keterbatasan waktu dan akses pelatihan langsung. Kedua, perlu diteliti apakah kombinasi antara mindfulness dengan pendekatan fisik seperti senam ringan atau teknik pernapasan khusus dapat memberikan manfaat tambahan dalam mengurangi kecemasan dan kelelahan jangka panjang pada perawat yang bekerja di unit kritis. Ketiga, penting untuk mengevaluasi durasi ideal program mindfulness—apakah program 4 minggu sudah cukup efektif dibandingkan program 8 hingga 12 minggu—dengan mempertimbangkan beban kerja dan tingkat ketahanan mental perawat, sehingga intervensi dapat disesuaikan dan lebih berkelanjutan dalam praktik rutin di rumah sakit.

Read online
File size489.79 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test