PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Salah satu biomassa yang melimpah di Indonesia adalah eceng gondok, yang dapat diubah menjadi energi melalui pirolisis. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh suhu pada proses ko-pirolisis campuran eceng gondok dan batubara muda untuk menghasilkan produk bio-oil, gas, dan char. Metode yang digunakan adalah pirolisis dengan variasi suhu pada campuran eceng gondok dan batubara muda dalam reaktor batch. Pengujian dilakukan pada suhu 400°C dengan berbagai komposisi campuran eceng gondok dan batubara, dan produk yang dihasilkan berupa bio-oil, gas, dan char kemudian diukur untuk menentukan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pirolisis eceng gondok murni, produksi gas mencapai 120 gram, bio-oil 108 gram, dan char 72 gram. Penambahan batubara hingga 30% meningkatkan produksi char menjadi 113 gram, tetapi menurunkan produksi gas menjadi 94 gram dan bio-oil menjadi 87 gram. Gas yang dihasilkan didominasi oleh metana (67,315%) pada campuran 70% eceng gondok dan 30% batubara, sedangkan hidrogen mencapai 33,721% pada eceng gondok murni.

Kesimpulan dari penelitian mengenai pirolisis campuran eceng gondok dan batubara menunjukkan bahwa suhu puncak pirolisis berada di sekitar 400 °C.Laju peningkatan suhu menjadi lebih cepat dengan meningkatnya persentase batubara dalam campuran, namun produksi gas cenderung lebih cepat menurun.Campuran yang terdiri dari 100 % eceng gondok menghasilkan volume gas yang lebih tinggi dibandingkan dengan campuran yang mengandung batubara.Dari segi kandungan gas, campuran dengan proporsi batubara yang lebih tinggi menghasilkan metana dalam jumlah lebih besar, sedangkan eceng gondok murni lebih dominan dalam menghasilkan hidrogen.Pada produk akhir, penambahan batubara berdampak pada peningkatan produksi char dan penurunan hasil gas serta bio‑oil.

1) Meneliti efek aditif katalis organik pada proses ko‑pirolisis eceng gondok dan batubara untuk meningkatkan yield bio‑oil tanpa mengurangi kualitas gas; 2) Memanfaatkan produk gas berisi metana dan hidrogen dalam sistem energi terintegrasi, misalnya dengan menggabungkan proses reformasi panas tinggi, guna menghasilkan listrik dan uap berteknologi rendah emisi; 3) Mengembangkan skala percobaan pilot berdasarkan reactor kontinu dengan kontrol suhu real‑time, sehingga dapat dievaluasi tingkat skalabilitas dan ekonomi produksi bio‑fuel serta char untuk aplikasi bahan bakar dan aplikabilitas material karbon.

  1. Comparison of microwave pyrolysis and conventional pyrolysis of Eupatorium adenophorum - Lin - 2023 -... aiche.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ep.13978Comparison of microwave pyrolysis and conventional pyrolysis of Eupatorium adenophorum Lin 2023 aiche onlinelibrary wiley doi 10 1002 ep 13978
  2. SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik Mesin. analysis pyrolysis process hdpe pet plastic waste effect temperature... doi.org/10.20527/SJMEKINEMATIKA.V9I1.318SJME KINEMATIKA Jurnal Teknik Mesin analysis pyrolysis process hdpe pet plastic waste effect temperature doi 10 20527 SJMEKINEMATIKA V9I1 318
Read online
File size565.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test