PNMPNM

JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro hidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam. PLTMH juga termasuk dalam pembangkit yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah apapun. Energi listrik merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia bahkan dalam kehidupan primer masyarakat Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber energi air yaitu dengan mengubah energi potensial air menjadi energi mekanik. Turbin yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan ke generator. Kemudian generator akan menghasilkan energi listrik. Kemudian dirancanganlah sebuah pembangkit listrik portable dengan model turbin pelton. Perancangan pembangkit listrik portable dengan model turbin pelton menggunakan jumlah variasi sudu 7,6 dan 4 dengan jari jari sudu sebesar 10,75 cm dan ketebalan 20 mm. Pembangkit listrik portable menggunaka generator DC 12 Volt dan daya maksimal 10 Watt. Pengujian daya, kecepatan, dan energi dilakukan pada tahap pengujian berbeban. Pada pengujian yang dilakukan dengan variabel pengukuran berupa debit potensial air. Dari semua percobaan berhasil charging dan mengisi baterai. Diperoleh putaran minimum turbin berbeban dengan variasi sudu 4 sebanyak 438 rpm pada debit 1.6 × 10−4 (m^3/s) dan daya 1.5 Watt. Sedangkan putaran maksimal turbin berbeban dengan variasi sudu 7 sebanyak 1492 rpm pada debit 3.3 × 10−4 (m^3/s) dan daya 3,64 Watt.

Turbin Pelton dengan variasi 7, 6, dan 4 sudu berdiameter 10,75 cm serta ketebalan 20 mm dapat menghasilkan listrik, dimana peningkatan debit air meningkatkan kecepatan putar dan daya yang dihasilkan.Semakin banyak sudu, semakin besar daya listrik, dengan output maksimum 3,2 V tanpa beban dan 5,2 V serta 0,7 A pada beban charging pada 1492 rpm.Dengan desain tersebut, perangkat portable micro‑hydro dapat berfungsi sebagai charger smartphone yang ramah lingkungan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi optimasi bentuk sudu turbin Pelton menggunakan simulasi aliran fluida (CFD) untuk meningkatkan efisiensi konversi energi air menjadi energi mekanik, sambil mempertimbangkan penggunaan bahan lokal yang lebih sederhana. Selain itu, studi harus menguji desain generator alternatif yang lebih efisien dan berbiaya rendah, misalnya dengan menggunakan magnet permanen atau sistem koils yang dioptimalkan, untuk meningkatkan output voltase dan daya pada kecepatan turbin yang sama. Akhirnya, diperlukan evaluasi kinerja sistem dalam kondisi lapangan nyata, seperti di sungai atau aliran irigasi, termasuk integrasi dengan penyimpanan energi (baterai atau superkapasitor) serta analisis keandalan jangka panjang dalam berbagai kondisi cuaca dan variasi debit air.

Read online
File size1010.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test