UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Sel surya dalam unit pembangkit tenaga listrik memiliki kendala daya keluaran yang tidak cukup besar dan sangat bergantung pada kondisi sekitar. Salah satu metode untuk menambah nilai daya keluaran sel surya adalah menggunakan reflektor. Reflektor digunakan untuk memantulkan sinar matahari yang menyebar agar fokus ke sel surya dan akhirnya dapat menambah nilai daya keluaran sel surya. Reflektor yang umum digunakan adalah sepasang cermin datar. Hal ini dikarenakan pemantulan cermin datar yang memiliki sudut pantul teratur. Namun sudut pantul teratur dapat mengakibatkan sinar pantul tidak terpusat pada sel surya, sehingga daya keluaran pemaksimalan sel surya dengan cermin datar dirasa masih kurang. Penelitian ini dilakukan untuk memaksimalkan daya keluaran sel surya dengan reflektor dan membahas pengaruh cermin datar dan cermin cekung sebagai reflektor dalam memaksimalkan daya keluaran sel surya. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa dengan sumber halogen, daya keluaran cermin cekung 1,428% lebih besar dari cermin datar dan 0,098% lebih besar dari kombinasi cermin cekung-datar. Begitu pula dengan sumber matahari, daya keluaran cermin cekung 3,463% lebih besar dari cermin datar dan 2,155% lebih besar dari kombinasi cermin cekung-datar.

Berdasarkan hasil dan analisis yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.Penempatan reflektor untuk mendapatkan keluaran yang maksimal yaitu pada kedua sisi sel surya yang tidak terhalang oleh sumber cahaya masukan (sisi utara dan selatan) dengan sudut kemiringan (sudut ) sebesar 70o terhadap sel surya.Pada pengujian dengan sumber halogen, peningkatan daya mencapai 67,277% untuk penggunaan reflektor datar, 69,667% untuk penggunaan reflektor cekung, dan 69,5% dengan penggunaan reflektor kombinasi cekung-datar dengan menggunakan reflektor bersudut (sudut θ) 70o.Pada pengujian dengan sumber matahari, peningkatan daya mencapai 5,167% untuk penggunaan reflektor datar, 8,808% untuk penggunaan reflektor cekung, dan 6,514% dengan penggunaan reflektor kombinasi cekung-datar dengan menggunakan reflektor bersudut (sudut θ) 70o.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan material reflektor yang lebih efisien dalam memantulkan spektrum cahaya matahari, sehingga dapat meningkatkan penyerapan energi oleh sel surya. Kedua, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai pengaruh variasi sudut penempatan reflektor terhadap daya keluaran sel surya pada berbagai kondisi iklim dan musim, untuk mengoptimalkan kinerja sistem. Ketiga, penelitian dapat mengkaji integrasi sistem reflektor dengan teknologi pelacakan matahari (solar tracking) untuk memastikan reflektor selalu mengarahkan sinar matahari secara optimal ke sel surya, sehingga meningkatkan efisiensi pembangkitan energi secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang lebih efisien, adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan, dan berkontribusi pada pemanfaatan energi terbarukan yang berkelanjutan.

Read online
File size553.18 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test