PNMPNM
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)Eskalator Otomatis Merupakan suatu alat transportasi vertical yang dapat memindahkan satu orang ataupun lebih, dari lantai dasar menuju ke lantai atas atau berikutnya maupun sebaliknya, Tidak jarang pengguna Eskalator mengabaikan keselamatan mereka dengan tidak memperhatikan & keselamatan. Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di eskalator terutama pada anak-anak yang disebabkan oleh kelalaian dan juga kurangnya safety system yang ada pada escalator. Warning & Safety Sistem pada Eskalator otomatis merupakan suatu sistem pengaman pada eskalator otomatis berbasis PLC (Programmable Logic Controller), sebagai control utama yang dirancang untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada penggunaan Eskalator, dan HMI (Human Machine Interface), sebagai media monitoring kerja dari system yang telah dirancang. Sensor Photoelectric ditanamkan pada sistem ini berfungsi sebagai input ke PLC sekaligus sebagai saklar dari warning & safety system pada eskalator yang kemudian sinyal input dari sensor tersebut diolah oleh PLC. Output yang dihasilkan berupa sinyal untuk menggerakan pada motor reverse dan bunyi dari sistem peringatan. Dengan adanya alat ini eskalator otomatis sangat menunjang untuk meberikan kenyamanan dan keamanan pengguna, serta teknologi untuk di terapkan di eskalator masih minim tingkat keamanannya.
Pengujian menunjukkan bahwa rangkaian program PLC berfungsi dengan baik dan dapat mengirimkan sinyal tegangan dari input analog ke PLC untuk menggerakkan motor pompa sesuai fungsi yang diinginkan.Sensor analog berhasil mendeteksi ketinggian debit air yang telah dikalibrasi pada PLC, sehingga output tegangan dapat mengontrol motor pompa secara bergantian sesuai dengan level air yang terdeteksi.Secara keseluruhan, sistem beroperasi dengan stabil, dimana PLC memproses sinyal input dan menghasilkan output yang mengaktifkan motor pompa sesuai program yang telah dirancang.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kinerja sensor alternatif, seperti sensor inframerah atau lidar, dibandingkan dengan sensor photoelectric yang telah digunakan, untuk menentukan keakuratan dan responsivitasnya dalam mendeteksi halangan pada eskalator (1). Selanjutnya, dapat dikembangkan sistem prediksi pemeliharaan berbasis kecerdasan buatan yang memanfaatkan data operasional PLC dan HMI untuk mengidentifikasi pola kegagalan sebelum terjadinya kecelakaan (2). Terakhir, perlu dilakukan studi persepsi pengguna dan operator terhadap antarmuka HMI yang ada, guna menilai tingkat kemudahan penggunaan, kejelasan informasi, dan kepuasan operasional, sehingga desain antarmuka dapat dioptimalkan untuk interaksi manusia‑mesin yang lebih intuitif (3).
| File size | 553.19 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURYAUNSURYA Hasil pengujian selama 75 menit menunjukkan bahwa sistem pada mode otomatis mampu mencapai suhu maksimum sebesar 132,45°C, lebih tinggi dibandingkan modeHasil pengujian selama 75 menit menunjukkan bahwa sistem pada mode otomatis mampu mencapai suhu maksimum sebesar 132,45°C, lebih tinggi dibandingkan mode
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dalam kegiatan harian madrasah efektif dalam membentuk karakterpenelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dalam kegiatan harian madrasah efektif dalam membentuk karakter
IDID Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik identifikasi serat (burn test dan solubility test), simulasi pencacahan limbah kain diMetode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik identifikasi serat (burn test dan solubility test), simulasi pencacahan limbah kain di
POLITAPPOLITAP Hasil penelitian menunjukkan efisiensi pemadatan berkisar antara 72,73 % hingga 75,90 % dengan rata-rata 74,32 %. Waktu press 2,49 menit menghasilkanHasil penelitian menunjukkan efisiensi pemadatan berkisar antara 72,73 % hingga 75,90 % dengan rata-rata 74,32 %. Waktu press 2,49 menit menghasilkan
EQUATORSCIENCEEQUATORSCIENCE Metode yang digunakan meliputi sosialisasi pemilahan sampah menjadi empat kategori (organik, anorganik, B3, dan residu) serta demonstrasi penggunaan unitMetode yang digunakan meliputi sosialisasi pemilahan sampah menjadi empat kategori (organik, anorganik, B3, dan residu) serta demonstrasi penggunaan unit
PUBLINEPUBLINE Teknologi berbasis optimasi bank sampah memperkuat tata kelola, mendorong kemandirian ekonomi, dan mendukung peningkatan kesejahteraan komunitas secaraTeknologi berbasis optimasi bank sampah memperkuat tata kelola, mendorong kemandirian ekonomi, dan mendukung peningkatan kesejahteraan komunitas secara
LITERASISAINSLITERASISAINS Evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti peningkatan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, yang mengindikasikan penurunanEvaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti peningkatan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, yang mengindikasikan penurunan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim pengabdian melakukan kegiatan mengubah sampah untuk dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuan dari pengabdianMelalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim pengabdian melakukan kegiatan mengubah sampah untuk dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuan dari pengabdian
Useful /
PNMPNM Untuk mendapatkan informasi karakteristik lalu lintas diperlukan berbagai informasi sarana lalu lintas yang bergerak serta perilaku penggunanya. InformasiUntuk mendapatkan informasi karakteristik lalu lintas diperlukan berbagai informasi sarana lalu lintas yang bergerak serta perilaku penggunanya. Informasi
PNMPNM Salah satu contoh implementasi ZigBee penggunaan nya pada Jaringan Sensor Nirkabel. ZigBee mempunyai kelebihan sebagai media transmisi yang proses pendeteksinyaSalah satu contoh implementasi ZigBee penggunaan nya pada Jaringan Sensor Nirkabel. ZigBee mempunyai kelebihan sebagai media transmisi yang proses pendeteksinya
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Program mindfulness yang efektif umumnya dilakukan selama 12-8 minggu dengan pertemuan mingguan selama 2 jam dan pelatihan intensif antar pertemuan. SecaraProgram mindfulness yang efektif umumnya dilakukan selama 12-8 minggu dengan pertemuan mingguan selama 2 jam dan pelatihan intensif antar pertemuan. Secara
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Terdapat 6 artikel relevan dari 25 artikel terkait. Berdasarkan hasil pencarian yang sesuai tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Review andTerdapat 6 artikel relevan dari 25 artikel terkait. Berdasarkan hasil pencarian yang sesuai tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Review and