STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Bahasa ArabJurnal Pendidikan Bahasa Arab

Urgensi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penerjemahan Arab–Indonesia semakin relevan karena meningkatnya kebutuhan akses terhadap teks Arab dalam pembelajaran, kajian keislaman, dan literatur akademik, sementara bahasa Arab memiliki kompleksitas morfologi, sintaksis, semantik, irab, balaghah, idiom, serta konteks budaya. Artikel ini bertujuan mengkaji peluang dan keterbatasan AI dalam menghasilkan terjemahan Arab–Indonesia yang akurat secara makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review sederhana dengan pengumpulan data melalui penelusuran literatur pada Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, Springer, Taylor & Francis, DOAJ, dan Garuda; data dianalisis melalui identifikasi, seleksi, klasifikasi tema, sintesis temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI, khususnya Neural Machine Translation, dapat mempercepat penerjemahan, membantu pemahaman kosakata, mendukung latihan mandiri, menyediakan bahan ajar, dan memperluas akses terhadap teks Arab. Namun, AI masih terbatas dalam memahami konteks, idiom, teks keagamaan, sastra, dan unsur budaya. Kajian ini menegaskan bahwa AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti kompetensi manusia. Penelitian selanjutnya perlu menguji berbagai platform AI pada korpus Arab–Indonesia.

Penggunaan Artificial Intelligence dalam penerjemahan Arab–Indonesia memberikan keunggulan dalam kecepatan dan kemudahan akses, serta mendukung pembelajaran kosakata dan latihan mandiri.Namun, akurasi makna masih terhambat oleh keterbatasan pemahaman konteks, idiom, teks keagamaan, sastra, dan unsur budaya.Oleh karena itu, sistem AI harus diintegrasikan sebagai alat bantu yang diiringi verifikasi dan interpretasi manusia, sehingga tidak menggantikan peran penerjemah profesional namun bersifat komplementer.Ke depannya, penelitian empiris harus mengevaluasi kinerja berbagai platform AI pada korpus Arab–Indonesia khususnya melalui pendekatan kolaboratif antara AI dan manusia.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada (1) pengembangan model Neural Machine Translation yang terlatih khusus pada korpus Arab–Indonesia dalam konteks keagamaan, sehingga dapat mengatasi kesalahan literal dan budaya; (2) studi evaluasi kualitatif terhadap proses post‑editing manusia pada output AI, untuk menentukan strategi mitigasi kelemahan ikhmal dan idiom; (3) penerapan framework interaksi manusia‑AI pada pembelajaran bahasa Arab, mengukur dampaknya terhadap peningkatan kompetensi bahasa, dan menilai efek jangka panjang terhadap ketergantungan teknologi. Kombinasi ketiga saran ini akan memperkukuh pemahaman tentang efisiensi, akurasi, serta praktik pedagogis yang melibatkan AI dalam pengajaran bahasa Arab.

  1. Analysis of Arabic-Indonesian Translation Errors on Google Translate | Scaffolding: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.37680/scaffolding.v5i2.2722Analysis of Arabic Indonesian Translation Errors on Google Translate Scaffolding Jurnal Pendidikan doi 10 37680 scaffolding v5i2 2722
  2. INACL - Indonesia Association of Computational Linguistics. inacl association linguistics skip content... doi.org/10.26418/jlk.v6i1.89INACL Indonesia Association of Computational Linguistics inacl association linguistics skip content doi 10 26418 jlk v6i1 89
  3. Analisis Perbandingan Nilai Akurasi Mekanisme Attention Bahdanau dan Luong pada Neural Machine Translation... doi.org/10.26418/jp.v7i3.50287Analisis Perbandingan Nilai Akurasi Mekanisme Attention Bahdanau dan Luong pada Neural Machine Translation doi 10 26418 jp v7i3 50287
  4. Artificial Intelligence Dalam Penerjemahan Arab–Indonesia: Kajian Literatur tentang Akurasi Makna... journal.stitmubo.ac.id/index.php/takbir/article/view/260Artificial Intelligence Dalam Penerjemahan ArabAeIndonesia Kajian Literatur tentang Akurasi Makna journal stitmubo ac index php takbir article view 260
Read online
File size508.51 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test