UPN VeteranUPN Veteran

Journal of Economics Development IssuesJournal of Economics Development Issues

Pertumbuhan penduduk yang cepat dan perkembangan ekonomi yang signifikan mengakibatkan dampak terhadap alih fungsi lahan di perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi terhadap alih fungsi lahan perkotaan dan juga rencana terhadap keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup di perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari beberapa sumber seperti buku, laporan pemerintah, jurnal ilmiah, dan publikasi yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk secara tidak langsung berkontribusi signifikan pada alih fungsi lahan di perkotaan. Permintaan perumahan, infrastruktur, dan fasilitas publik lainnya meningkat seiring peningkatan populasi. Sementara itu, perkembangan ekonomi suatu wilayah juga mempunyai dampak terhadap alih fungsi lahan. Meningkatnya bidang industri serta komersial memicu konversi lahan menjadi kawasan industri, pusat belanja, dan bisnis. Dampak alih fungsi lahan perkotaan seperti rusaknya lingkungan, turunnya kualitas udara dan air, hilangnya habitat alami, kepadatan penduduk. Maka dari itu, pemerintah dan stakeholder terkait harus tanggap dengan mengeluarkan kebijakan tegas serta strategi berkelanjutan untuk menjaga fungsi utama lahan, melestarikan area hijau dan pengembangan infrastruktur yang efisien.

Pertumbuhan penduduk yang meningkat menyebabkan permintaan terhadap lahan perumahan dan infrastruktur juga meningkat, sehingga mendorong alih fungsi lahan dari pertanian atau lahan hijau menjadi lahan perkotaan.Perkembangan ekonomi yang pesat, terutama di sektor industri, turut mendorong urbanisasi dan permintaan lahan untuk kegiatan ekonomi, yang pada akhirnya mempercepat konversi lahan.Alih fungsi lahan yang tidak terkendali berdampak negatif terhadap lingkungan, seperti kerusakan ekosistem, penurunan kualitas udara dan air, serta hilangnya habitat alami, sehingga diperlukan kebijakan tata ruang yang berkelanjutan dan partisipatif untuk menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian lingkungan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai bagaimana model tata ruang berbasis komunitas dapat diterapkan di Kabupaten Gresik untuk memastikan masyarakat lokal turut serta dalam pengambilan keputusan tentang penggunaan lahan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi ekonomi tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Kedua, perlu dikaji efektivitas kebijakan pembatasan alih fungsi lahan pertanian melalui zonasi wajib tani, termasuk menganalisis insentif ekonomi apa yang paling efektif untuk mencegah petani menjual lahannya secara sukarela. Ketiga, penting untuk meneliti potensi pengembangan kota vertikal atau bangunan bertingkat tinggi sebagai solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan industri tanpa terus-menerus mengambil lahan pertanian, dengan mempertimbangkan aspek kelayakan teknis, biaya, dan daya dukung infrastruktur di Gresik. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kepadatan penduduk, dan keberlanjutan lingkungan di masa depan.

  1. The Analysis of the Impact of Population Growth and Economic Development on Urban Land Conversion Case... jedi.upnjatim.ac.id/index.php/jedi/article/view/163The Analysis of the Impact of Population Growth and Economic Development on Urban Land Conversion Case jedi upnjatim ac index php jedi article view 163
Read online
File size340.82 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test