UBUB

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer

Perkembangan jaringan 6G diproyeksikan menjadi fondasi utama bagi ekosistem Internet of Things (IoT) berskala masif dengan kebutuhan cakupan yang luas, latensi sangat rendah, serta efisiensi energi tinggi. Namun, area sulit jangkau seperti pedesaan terpencil, daerah pegunungan, atau wilayah dengan banyak halangan fisik masih menjadi tantangan utama bagi operator jaringan. Di sisi lain, arsitektur jaringan mesh dan teknologi Intelligent Reflecting Surfaces (IRS) muncul sebagai kandidat kuat untuk membentuk lingkungan radio yang dapat diprogram dan memperluas jangkauan sinyal tanpa menambah daya pancar secara signifikan. Artikel ini mengusulkan sebuah arsitektur mesh 6G-IoT berbasis IRS yang dirancang khusus untuk mengoptimasi kualitas sinyal di area sulit jangkau. Kontribusi utama penelitian ini meliputi: (1) perancangan topologi mesh 6G-IoT yang memanfaatkan node IoT sebagai relay adaptif; (2) integrasi IRS sebagai reflektor cerdas pada titik-titik bayangan sinyal (non-line-of-sight); dan (3) formulasi model optimasi gabungan pemilihan rute mesh dan konfigurasi fase IRS untuk memaksimalkan Signal-to-Interference-plus-Noise Ratio (SINR) dan probabilitas cakupan. Hasil simulasi konseptual menunjukkan bahwa arsitektur yang diusulkan mampu meningkatkan SINR rata-rata hingga sekitar 35% dan cakupan area hingga 30% dibandingkan skema mesh tanpa IRS, serta lebih efisien energi dibandingkan pendekatan penambahan base station konvensional. Penelitian ini mengindikasikan bahwa kombinasi mesh 6G-IoT IRS berpotensi menjadi solusi praktis untuk memperkecil kesenjangan digital di area sulit dijangkau.

Penelitian ini mengusulkan arsitektur mesh 6G-IoT berbasis Intelligent Reflecting Surfaces (IRS) untuk mengoptimasi sinyal di area yang sulit dijangkau.Arsitektur tersebut menggabungkan kekuatan jaringan mesh sebagai perluasan cakupan multi-hop dengan kemampuan IRS dalam membentuk ulang lingkungan propagasi radio secara cerdas.Hasil simulasi konseptual menunjukkan peningkatan SINR rata-rata dan penurunan outage, serta perluasan cakupan area yang memenuhi QoS IoT.Selain itu, arsitektur ini menawarkan jalur menuju solusi yang lebih hemat energi dibandingkan sekadar menambah base station.Saran penelitian lanjutan dapat mencakup pengembangan algoritma optimasi gabungan mesh–IRS berbasis Machine Learning, studi multi-IRS dan penempatan IRS optimal di area geografi nyata, serta implementasi prototipe pada testbed 6G-IoT skala kecil di lingkungan pedesaan atau kampus.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan algoritma optimasi gabungan mesh–IRS berbasis Machine Learning, yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam mengoptimalkan sinyal di area sulit jangkau. Selain itu, studi multi-IRS dan penempatan IRS optimal di area geografi nyata dapat dilakukan untuk memahami dampak penempatan IRS terhadap cakupan dan kualitas sinyal. Implementasi prototipe pada testbed 6G-IoT skala kecil di lingkungan pedesaan atau kampus juga dapat memberikan wawasan praktis dan menguji kinerja arsitektur mesh IRS dalam skenario nyata.

Read online
File size530.08 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test