UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Perkembangan jaringan 4G LTE sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna setiap tahunnya. Peningkatan jumlah pengguna harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur jaringan telekomunikasi seluler. Permasalahan yang mengakibatkan penurunan jaringan adalah luas jangkauan layanan (coverage) dan tingkat kualitas layanan jaringan (quality). Penelitian ini merancang kualitas jaringan 4G LTE menggunakan metode physical tuning di daerah Aie Pacah karena kurangnya kualitas jangkauan layanan (coverage area) yang mengakibatkan interferensi. Penelitian dimulai dengan pengambilan data sinyal 4G LTE menggunakan metode drive test untuk menilai kualitas jaringan. Data dianalisis menggunakan TEMS Discovery dan diikuti dengan optimasi menggunakan Atoll. Proses pengolahan data menampilkan parameter dasar jaringan 4G LTE yaitu RSRP, SINR, dan Throughput. Hasil pengukuran kualitas jaringan 4G LTE di daerah Aie Pacah sebelum optimasi menunjukkan nilai RSRP meningkat dari 56,46% menjadi 65%, nilai SINR menurun dari 96,2% menjadi 89,1%, dan nilai Throughput juga menurun dari 88,3% menjadi 78,5%.

Kualitas jaringan yang kurang baik di daerah Aie Pacah disebabkan oleh adanya badspot yang menimbulkan interferensi dan kurangnya cakupan area oleh antena.Optimasi dilakukan dengan metode physical tuning pada site Simpang Aie Pacah/Padang 46 dan site By Pass 3, dengan perubahan arah azimuth antena dan tilting, serta penambahan daya.Hasil analisis menunjukkan peningkatan persentase kategori bagus pada parameter RSRP dari 54,46% menjadi 65%, penurunan pada parameter SINR dari 96,2% menjadi 89,1%, dan penurunan pada parameter Throughput dari 88,3% menjadi 78,5%.Meskipun terjadi penurunan pada SINR dan Throughput, hasil optimasi tetap menunjukkan kualitas layanan yang cukup baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh parameter jaringan lainnya, seperti handover success rate dan call drop rate, terhadap kualitas layanan 4G LTE di daerah Aie Pacah. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode optimasi physical tuning dengan metode optimasi lainnya, seperti optimasi parameter radio atau optimasi jaringan self-organizing network (SON). Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi kualitas jaringan 4G LTE berdasarkan data drive test dan parameter jaringan lainnya, sehingga dapat membantu operator seluler dalam merencanakan dan mengoptimalkan jaringan secara proaktif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan kinerja jaringan 4G LTE, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pengguna.

  1. ANALISIS KUALITAS SINYAL PADA JARINGAN LONG TERM EVOLUTION (LTE) MENGGUNAKAN DATA DRIVE TEST CLUSTER... doi.org/10.24843/spektrum.2019.v06.i01.p08ANALISIS KUALITAS SINYAL PADA JARINGAN LONG TERM EVOLUTION LTE MENGGUNAKAN DATA DRIVE TEST CLUSTER doi 10 24843 spektrum 2019 v06 i01 p08
  2. Analisis Hasil Pengukuran Performansi Jaringan 4G LTE 1800 MHz di Area Sokaraja Tengah Kota Purwokerto... doi.org/10.24246/aiti.v16i2.115-124Analisis Hasil Pengukuran Performansi Jaringan 4G LTE 1800 MHz di Area Sokaraja Tengah Kota Purwokerto doi 10 24246 aiti v16i2 115 124
Read online
File size1.22 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test