STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Pemerintah desa merupakan salah satu penyelenggara urusan pemerintahan di tingkat desa yang sangat penting dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tujuan pemerintah desa meliputi pembinaan masyarakat, pembangunan desa, serta perlindungan seluruh masyarakat desa. Kepala desa mempunyai peran penting sebagai motivator yang mampu berkomunikasi dan memotivasi semua elemen masyarakat guna mengarahkan potensi dalam membangun desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala desa sebagai pemimpin dalam meningkatkan disiplin kerja aparat desa di Kantor Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Sumber data meliputi data primer yang diperoleh langsung dari subjek penelitian dan data sekunder dari teori, jurnal, artikel, atau internet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam meningkatkan disiplin kerja aparat desa di Desa Muara Singan dikategorikan berperan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, peran kepala desa dalam meningkatkan disiplin kerja aparat desa di Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan dikategorikan berperan.Hal ini didukung oleh pelaksanaan peran kepala desa sebagai motivator, fasilitator, dan mobilisator dalam mendorong kedisiplinan aparat desa.Ketiga peran tersebut efektif dalam meningkatkan kedisiplinan di bidang waktu masuk, istirahat, dan pulang kerja.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala desa terhadap kinerja aparatur desa di wilayah lain dengan konteks sosial berbeda. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas sistem penghargaan dan sanksi formal terhadap peningkatan disiplin kerja aparatur desa dalam jangka panjang. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan teknologi informasi, seperti absensi digital, dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas disiplin kerja di pemerintahan desa. Penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dalam evaluasi kinerja aparat dengan tingkat disiplin kerja di desa. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana pelatihan berkelanjutan tentang manajemen waktu dan etika kerja memengaruhi kedisiplinan aparatur desa. Studi lebih lanjut juga bisa menguji pengaruh komunikasi interpersonel antara kepala desa dan perangkatnya terhadap ketaatan terhadap aturan kerja. Diperlukan penelitian tentang bagaimana faktor eksternal seperti infrastruktur transportasi atau kesejahteraan sosial memengaruhi kedisiplinan kerja aparatur desa. Penelitian ke depan juga bisa meneliti efektivitas penerapan sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi di lingkungan pemerintah desa. Selain itu, perlu kajian mendalam tentang bagaimana kepemimpinan perempuan di desa memengaruhi budaya disiplin kerja dibandingkan dengan kepemimpinan laki-laki. Terakhir, penting untuk menguji model pelatihan kepemimpinan lokal yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas kepala desa dalam membangun lingkungan kerja yang disiplin dan produktif.

Read online
File size884.56 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test