POLIMDOPOLIMDO
Jurnal Teknik Sipil TerapanJurnal Teknik Sipil TerapanPeningkatan penggunaan kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor) dan roda empat (mobil) meningkatkan pula kebutuhan parkir kendaraan. Kampus sebagai salah satu pusat kegiatan juga tidak terlepas dari masalah perparkiran yang sedikit banyak mengurangi tingkat kenyamanan dalam lingkungan kampus itu sendiri. Dipihak lain ruang untuk tempat parkir semakin berkurang yang disebabkan terpakainya ruang yang ada untuk penambahan gedung. Berkenaan dengan hal tersebut di atas diperlukan manajemen perpakiran untuk memberikan solusi secara menyeluruh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa kebutuhan lahan parkir untuk kendaraan roda empat (Mobil) di Politeknik Negeri Manado. Untuk data primer berupa jumlah kendaraan bermotor roda empat menggunakan metode kuesioner yang diambil dari 6 jurusan yang ada di Politeknik Negeri Manado. Dari hasil penelitian diperoleh kebutuhan jumlah ruang parkir untuk kendaraan roda empat di kompleks Gedung Perkuliahan sebanyak 101 ruang parkir, untuk kompleks Gedung Kantor Pusat sebanyak 39 ruang parkir dan kompleks Auditorium sebanyak 4 ruang parkir. Sedangkan jumlah ruang parkir yang tersedia untuk kendaraan roda empat diperoleh .untuk kompleks Gedung perkuliahan 125 ruang parkir, untuk kompleks Gedung Kantor Pusat 87 ruang parkir dan kompleks Auditorium tidak digunakan sebagai ruang parkir.
Dari hasil observasi yang dilakukan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Parkiran kendaraan bermotor roda empat belum tertata dengan baik, masih menggunakan lahan-lahan kosong yang ada di sekitar gedung perkuliahan.Terdapat lahan yang dapat digunakan sebagai tempat parkir kendaraan bermotor roda empat yang proporsional.Luas lahan yang diperlukan untuk menampung kendaraan bermotor roda empat untuk kompleks gedung perkuliahan adalah sebanyak 101 ruang parkir, untuk kompleks gedung kantor pusat sebanyak 39 ruang parkir dan untuk kompleks Auditorium sebanyak 4 ruang parkir.Dari lokasi parkir kendaraan bermotor roda empat yang tersebar di beberapa tempat yang ada di Politeknik Negeri Manado, dengan rincian sebagai berikut.Lokasi kompleks gedung perkuliahan terdapat 125 ruang parkir, sementara kebutuhannya hanya 101 ruang parkir untuk kendaraan roda empat, Lokasi kompleks gedung kantor pusat terdapat 87 ruang parkir untuk kendaraan roda empat, sementara kebutuhannya hanya 39 ruang parkir.Untuk kompleks gedung Auditorium tidak diperhitungkan karena tidak diperkenankan untuk parkiran kendaraan, terutama kendaraan umum.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakteristik parkir dan kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan bermotor roda dua di kampus Politeknik Negeri Manado. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perancangan lokasi dan konstruksi bangunan parkir untuk kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen perparkiran yang diterapkan di kampus Politeknik Negeri Manado.
| File size | 468.34 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
TYARLYTATYARLYTA Analisis data kuantitatif digunakan untuk menghitung pendapatan, pengeluaran, dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan nelayanAnalisis data kuantitatif digunakan untuk menghitung pendapatan, pengeluaran, dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan nelayan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Permasalahan unik dalam implementasi prinsip syariah pada UMKM di Jakarta terletak pada kesenjangan antara kebutuhan praktik keuangan berbasis syariahPermasalahan unik dalam implementasi prinsip syariah pada UMKM di Jakarta terletak pada kesenjangan antara kebutuhan praktik keuangan berbasis syariah
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangan lahan parkir memicu konflik antara karyawan dan masyarakat sekitar. Namun demikian, kondisi tersebut jugaHasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangan lahan parkir memicu konflik antara karyawan dan masyarakat sekitar. Namun demikian, kondisi tersebut juga
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Teknik analisis menggunakan regresi data panel dengan model terbaik yang ditentukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasikTeknik analisis menggunakan regresi data panel dengan model terbaik yang ditentukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat literasi siswa di SMAN 8 Gowa yang berdampak pada rendahnya pemanfaatan perpustakaan, serta masihPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat literasi siswa di SMAN 8 Gowa yang berdampak pada rendahnya pemanfaatan perpustakaan, serta masih
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Sistem yang dibangun dirancang agar dapat mengelola data alumni secara terpusat, menyediakan fasilitas pengisian kuesioner tracer study secara daring,Sistem yang dibangun dirancang agar dapat mengelola data alumni secara terpusat, menyediakan fasilitas pengisian kuesioner tracer study secara daring,
TYARLYTATYARLYTA Peningkatan pengetahuan petugas gizi tentang efek samping ARV dan hubungannya dengan status gizi dapat mendukung intervensi nutrisi yang tepat guna mencegahPeningkatan pengetahuan petugas gizi tentang efek samping ARV dan hubungannya dengan status gizi dapat mendukung intervensi nutrisi yang tepat guna mencegah
PRINPRIN Metode Goal Programming dipilih sebagai metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Berdasarkan analisis data dengan bantuan softwareMetode Goal Programming dipilih sebagai metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Berdasarkan analisis data dengan bantuan software
Useful /
APTISIAPTISI Analisis data melibatkan coding terbuka, coding aksial, dan coding selektif untuk mengembangkan Teori Sinergi Digital-Layanan yang menjelaskan proses rekonstruksiAnalisis data melibatkan coding terbuka, coding aksial, dan coding selektif untuk mengembangkan Teori Sinergi Digital-Layanan yang menjelaskan proses rekonstruksi
TYARLYTATYARLYTA Pada siklus III hasil belajar siswa kembali meningkat sebesar 8,7%, dengan nilai rata-rata kelas mencapai 75,71. Penerapan Pembelajaran Kooperatif MetodePada siklus III hasil belajar siswa kembali meningkat sebesar 8,7%, dengan nilai rata-rata kelas mencapai 75,71. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Metode
POLIMDOPOLIMDO ESP merupakan pendekatan dalam pengajaran Bahasa Inggris yang didasarkan pada kebutuhan siswa, sedangkan Analisis Kebutuhan adalah pendekatan yang digunakanESP merupakan pendekatan dalam pengajaran Bahasa Inggris yang didasarkan pada kebutuhan siswa, sedangkan Analisis Kebutuhan adalah pendekatan yang digunakan
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan