PRADITAPRADITA

Jurnal Teknologi dan DesainJurnal Teknologi dan Desain

Kinerja pasar erat kaitannya dengan aktivitas pedagang yang merupakan pemeran utama dalam aktivitas pasar. Namun, ruang gerak pedagang seringkali luput dari perhatian dalam pengaturan pasar. Penelitian ini mencoba mengetahui kualitas ergonomi ruang pasar untuk mengidentifikasi kenyamanan ruang gerak pedagang. Sebagai studi kasus, penelitian mengangkat Pasar Semat Sari, pasar tradisional terbesar di Desa Tibuneneng, Bali. Keberadaan pasar ini menjadi menarik karena memenuhi kebutuhan di dua desa dan membuat opersionalnya sangat sibuk. Penelitian menggunakan analisis spasial untuk mengidentifikasi alur gerak pedagang di lapak saat bekerja dan beristirahat. Penelitian menemukan terjadi ketimpangan antara besaran kebutuhan ruang pedagang dan ruang yang tersedia. Kondisi yang muncul memberi dampak negatif pada produktivitas kerja pedagang. Dampak lainnya kondisi ini dapat memengaruhi aspek psikologis dan fisik para pedagang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa konfigurasi pasar Semat Sari menunjukkan pola spasial yang konsisten, namun tidak sepenuhnya mendukung kenyamanan pengguna karena dimensi lebar koridor yang tidak standar.Hal ini menyebabkan kongesti sirkulasi dan menghadirkan tantangan bagi pedagang dalam bergerak dengan nyaman di pasar.Ukuran ruang yang tidak memenuhi standar ergonomis berdampak langsung pada kinerja pedagang, berpotensi menyebabkan kelelahan fisik dan psikologis, serta menurunkan semangat dan pandangan positif mereka.Oleh karena itu, peningkatan desain ergonomis pada ruang lapak pedagang menjadi prioritas utama untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak psikologis dari ruang kerja yang tidak ergonomis terhadap kesejahteraan pedagang, termasuk pengukuran tingkat stres dan kepuasan kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain lapak pedagang yang modular dan fleksibel, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang yang bervariasi dan jenis barang dagangan yang berbeda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti sensor dan sistem pemantauan, untuk mengoptimalkan tata letak pasar dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan sirkulasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana desain ruang pasar dapat ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, produktif, dan berkelanjutan bagi para pedagang, serta meningkatkan pengalaman berbelanja bagi konsumen. Dengan mempertimbangkan aspek ergonomis, sosial, dan budaya, pengembangan pasar tradisional dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perekonomian lokal.

  1. #produk ecoprint#produk ecoprint
  2. #kualitas hidup#kualitas hidup
Read online
File size1.7 MB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-1Iq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test