POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR
Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan PertanianPerkembangan era digital telah merambah hingga ke daerah pedesaan, mengubah lanskap komunikasi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Petani dan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) kini menghadapi kebutuhan untuk mengadopsi sumber informasi digital guna mengakses inovasi teknologi. Media penyuluhan konvensional yang selama ini menjadi andalan harus beradaptasi dengan kemajuan era digital. Digitalisasi media penyuluhan sangat penting untuk perencanaan dan implementasi penyuluhan. Sebelum era digital, PPL di Indonesia mengandalkan media penyuluhan konvensional seperti media cetak, grafis, dan bahan audiovisual. Meskipun media-media ini bermanfaat dalam penyampaian materi penyuluhan, ketersediaannya terbatas dan kemampuan PPL untuk menciptakan media tersebut juga menjadi tantangan. Pertanian penyuluhan memainkan peran penting dalam keberhasilan program Kementerian Pertanian, termasuk program pertanian berkelanjutan. Mengoptimalkan kinerja PPL melalui penggunaan media penyuluhan berbasis digital penting untuk mencapai target program-program tersebut. Pengenalan media digital diharapkan dapat meningkatkan intensitas, dinamika, dan efektivitas interaksi antara penyuluh dan petani.
Pengembangan media digital untuk penyuluhan pertanian sangat penting.Petani dan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) harus menggunakan multimedia di ponsel seluler di era digital.Kepuasan pengguna terhadap media digital dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemudahan penggunaan, tingkat akses, kualitas konten, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.Tujuan utama adalah memberikan informasi pertanian kepada petani melalui ponsel mereka.Hal ini akan meningkatkan produktivitas pertanian dan pengetahuan mereka.
Untuk meningkatkan efektivitas program penyuluhan pertanian di Jawa Timur, teknologi penyuluhan berbasis smartphone memiliki potensi yang besar. Suksesnya teknologi ini bergantung pada kesediaan petugas penyuluh dan petani untuk mengadopsinya, serta dukungan kebijakan yang memadai. Untuk memastikan bahwa digitalisasi layanan penyuluhan benar-benar meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia, diperlukan perencanaan yang komprehensif yang mencakup peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan, dan peningkatan literasi digital.
- Undergraduate Science Students are Uncertain of How to Find Facts in E-books Compared to Print Books... doi.org/10.18438/b8hk89Undergraduate Science Students are Uncertain of How to Find Facts in E books Compared to Print Books doi 10 18438 b8hk89
- (PDF) Analyzing and Evaluating the Phases of ADDIE. pdf analyzing evaluating phases addie conference... researchgate.net/doi/10.13140/2.1.1715.5206PDF Analyzing and Evaluating the Phases of ADDIE pdf analyzing evaluating phases addie conference researchgate doi 10 13140 2 1 1715 5206
- DOI Name 10.10 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 46z handle na create hdl delete... dx.doi.org/10.10DOI Name 10 10 Values doi name values index type timestamp data hs admin 46z handle na create hdl delete dx doi 10 10
| File size | 417.49 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUNIM Variasi menu tidak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang menunjukkan bahwa menu belum mampu secara kuat meningkatkan kepuasan.Variasi menu tidak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang menunjukkan bahwa menu belum mampu secara kuat meningkatkan kepuasan.
UNIMUNIM Kepercayaan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan prima dan konsistensi dalam memenuhi janji. Komitmen mendorong pelanggan untuk merekomendasikanKepercayaan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan prima dan konsistensi dalam memenuhi janji. Komitmen mendorong pelanggan untuk merekomendasikan
UNIMUNIM Teknik analisis menggunakan Structural Equation Model dengan 2 variabel eksogen dengan 10 variabel teramati dan 2 variabel endogen dengan 10 variabel teramati,Teknik analisis menggunakan Structural Equation Model dengan 2 variabel eksogen dengan 10 variabel teramati dan 2 variabel endogen dengan 10 variabel teramati,
UNIMUNIM Jumlah responden sebanyak 100 orang, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 3. 131 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Jumlah responden sebanyak 100 orang, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 3. 131 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
UNIMUNIM Analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan uji t dan uji F untuk melihat hasil hipotesis. Hasil dalam penelitian ini diketahuiAnalisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan uji t dan uji F untuk melihat hasil hipotesis. Hasil dalam penelitian ini diketahui
UNIMUNIM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat beli sepeda listrik Selis dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Di Yogyakarta. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat beli sepeda listrik Selis dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Di Yogyakarta. Penelitian
UNIMUNIM Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan partial least squares structural equation modeling (SEM-PLS) dengan menggunakan aplikasi WarpPLSTeknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan partial least squares structural equation modeling (SEM-PLS) dengan menggunakan aplikasi WarpPLS
UNIMUNIM Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal akademik, laporanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal akademik, laporan
Useful /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan metode demonstrasi cara dalam pengendalian hama tikus padaPenelitian ini bertujuan mengukur efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan metode demonstrasi cara dalam pengendalian hama tikus pada
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Oleh karena itu, rekomendasi teknisnya adalah kepada PBKCI dan Dinas terkait untuk menguatkan program pendampingan yang berfokus pada implementasi berkelanjutanOleh karena itu, rekomendasi teknisnya adalah kepada PBKCI dan Dinas terkait untuk menguatkan program pendampingan yang berfokus pada implementasi berkelanjutan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek perilaku. Pengetahuan petani meningkat dari 46,4% menjadi 95%, sikap dari 48,4% menjadi 97,4%,Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek perilaku. Pengetahuan petani meningkat dari 46,4% menjadi 95%, sikap dari 48,4% menjadi 97,4%,
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Petani maju sebagai penyuluh swadaya juga menjadi pelaku aktif dalam konsep metode belajar dari petani ke petani. Optimalisasi peran petani maju sebagaiPetani maju sebagai penyuluh swadaya juga menjadi pelaku aktif dalam konsep metode belajar dari petani ke petani. Optimalisasi peran petani maju sebagai