POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Di Desa Jambu terdapat 12 kelompok tani yang dibentuk sebagai sarana dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi petani terhadap peran kelompok tani di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini dilakukan dari Bulan November 2022 – Januari 2023 dengan subjek penelitian anggota kelompok tani. Sebanyak 57 petani yang dipilih secara sensus dari 2 kelompok tani yang dipilih secara purposive. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan skala likert untuk mengukur tingkat persepsi petani. Hasil analisis diperoleh bahwa peranan kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi secara keseluruhan cukup baik dengan peran kelas belajar paling tinggi dan peran sebagai unit produksi rendah. Oleh karena itu perlu untuk mengoptimalkan peran kelompok tani sebagai unit produksi dengan mengadakan kegiatan usaha kelompok.

Penelitian menunjukkan persepsi petani terhadap peran kelompok tani di Desa Jambu berada pada kategori sedang, dengan peran kelas belajar dinilai tinggi, wahana kerjasama sedang, dan unit produksi rendah.Kelas belajar telah berjalan baik, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, namun unit produksi masih kurang karena kurangnya penyediaan sarana dan kolaborasi.Diperlukan optimalisasi peran kelompok tani sebagai unit produksi melalui kegiatan usaha bersama serta peningkatan kerjasama antar anggota.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pembentukan koperasi pemasaran bersama antar‑kelompok tani di Desa Jambu mempengaruhi pendapatan petani, tingkat akses pasar, serta keberlanjutan usaha, dengan menggunakan pendekatan survei longitudinal dan analisis regresi panel. Selain itu, perlu dilakukan studi eksperimen yang menilai efektivitas pelatihan manajemen bisnis kelompok, seperti perencanaan produksi, pembukuan, dan pengelolaan keuangan, dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas unit produksi kelompok tani, serta mengevaluasi perubahan perilaku anggotanya. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi peran platform digital sebagai fasilitator kerja sama antara kelompok tani dan lembaga usaha pertanian eksternal, dengan meneliti sejauh mana teknologi informasi meningkatkan pertukaran sumber daya, adopsi inovasi, dan kualitas layanan penyuluhan. Metode campuran yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis data sekunder dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai hambatan struktural dan peluang strategis dalam mengoptimalkan peran kelompok tani sebagai unit produksi. Hasil dari tiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terfokus pada peningkatan kapasitas produksi, memperluas jaringan pasar, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkuat kerjasama antar‑anggota dan dengan pihak luar.

  1. Peran Kelompok Tani Terhadap Kondisi Perekonomian Petani | Maulana | Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian.... ojs.unm.ac.id/ptp/article/view/9671Peran Kelompok Tani Terhadap Kondisi Perekonomian Petani Maulana Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian ojs unm ac ptp article view 9671
  2. PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN KELOMPOKTANI (Studi Kasus pada Kelompoktani Irmas Jaya di Desa Karyamukti... doi.org/10.25157/jimag.v2i2.61PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN KELOMPOKTANI Studi Kasus pada Kelompoktani Irmas Jaya di Desa Karyamukti doi 10 25157 jimag v2i2 61
  3. Peran Kelompok Tani Terhadap Tingkat Pengetahuan Petani Jambu Biji Getas Merah di Kelompok Tani Makmur... doi.org/10.32585/ags.v2i1.222Peran Kelompok Tani Terhadap Tingkat Pengetahuan Petani Jambu Biji Getas Merah di Kelompok Tani Makmur doi 10 32585 ags v2i1 222
Read online
File size251.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test