UMGUMG

Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiMatrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi

Ergonomi keselamatan adalah hal wajib yang harus diterapkan di setiap perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja. Untuk menilai sejauh mana ergonomi keselamatan telah diterapkan, alih-alih melakukan audit SMK3, pendekatan metode penilaian risiko dapat menjadi cara yang lebih tepat dengan mengidentifikasi bahaya yang ada dan mengukur tingkat perhatian perusahaan terhadap topik ergonomi keselamatan. PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan kimia yang dikenal sebagai produsen pupuk dan memiliki pengakuan luar biasa dalam bidang ergonomi keselamatan, salah satu di antaranya adalah penghargaan nol kecelakaan. Definisi nol kecelakaan di sini adalah perusahaan memiliki tingkat kecelakaan risiko tinggi yang minimum, bukan pengertian bahwa perusahaan tidak mengalami kecelakaan sama sekali. Meskipun demikian, metode penilaian risiko masih diperlukan untuk memantau tindakan. Penilaian risiko dilakukan untuk menghasilkan data yang dapat mengungkap area di mana hanya tingkat bahaya tinggi yang ada, jenis bahaya, dan bagaimana mencegah serta mengendalikan bahaya tersebut. Selama proses ini, hasil disimpan hanya untuk membuat evaluasi perusahaan. Dalam analisis masalah ini, peneliti akan merancang sistem informasi yang akan menjadi repositori media dan memudahkan pengguna untuk mengetahui apakah ada bahaya di unit kerja. Kata kunci: Hazard, Penilaian Risiko, Sistem Informasi, Ergonomi Keselamatan.

Penilaian risiko menunjukkan bahaya psikologis dan fisik (kebakaran) memiliki risiko tertinggi, sementara kebisingan dan paparan gas/ammonia juga berkategori risiko tinggi.Untuk mempermudah pengidentifikasian dan mitigasi bahaya, disarankan pengembangan Sistem Informasi Manajemen K3 yang menyediakan informasi visual bagi pekerja.

Penelitian berikutnya dapat menilai dampak implementasi Sistem Informasi Manajemen K3 (SIM K3) yang dirancang di unit Ammonia terhadap pengurangan kecelakaan kerja melalui studi kuantitatif longitudinal. Dengan memantau jumlah kejadian sebelum dan sesudah penerapan SIM K3 selama dua tahun, peneliti dapat menghitung persentase penurunan kecelakaan dan mengukur perubahan tingkat kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pendekatan penilaian risiko yang menggabungkan metode FMEA dengan analisis data historis kecelakaan, indikator kinerja, dan skor risiko berbasis Bayesian, sehingga estimasi risiko menjadi lebih akurat, transparan, dan berbasis bukti. Ketiga, peneliti dapat memperluas penerapan SIM K3 ke unit produksi lain di PT Petrokimia Gresik dan menilai integrasi sistem tersebut dengan modul manajemen keselamatan yang sudah ada, termasuk pelaporan real‑time dan dashboard KPI; hal ini akan memperkuat sinergi data, memudahkan pengambilan keputusan, dan meningkatkan efisiensi mitigasi bahaya di seluruh pabrik. Selain itu, pengembangan modul pelatihan berbasis gamifikasi dalam SIM K3 dapat meningkatkan motivasi pekerja untuk belajar prosedur keselamatan secara aktif, sehingga pengadopsian praktik aman lebih cepat dan berkelanjutan.

  1. #padi sawah#padi sawah
  2. #penilaian risiko#penilaian risiko
Read online
File size1.54 MB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1bS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test