GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER
Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanDemonstrasi Peran Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) merupakan serangkaian tugas yang dilaksanakan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan sikap pelaku utama (petani) dan pelaku usaha melalui penyuluhan. Diiur dengan pendekatan fungsi penyuluhan sebagai: Pembimbing/penasihat; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator. Diperoleh 70,67% kriteria baik. Demonstrasi Peran Kelompok Tani merupakan serangkaian tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani yang dikelola oleh pengurus untuk memberikan pelayanan kepada petani anggotanya, meliputi: Sebagai kelas belajar; unit produksi; dan wadah koperasi. Peran PPL terkait dengan kegiatan usahatani padi sawah di Kecamatan Cilaku yang terdiri dari dimensi: Pembimbing; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator memperoleh angka capaian kriteria sebesar 73,48%. Demonstrasi Penerapan Teknologi Usahatani Padi merupakan serangkaian pemanfaatan dan penerapan baik sebagian maupun keseluruhan terhadap aspek bahan, alat dan metode dalam proses produksi usahatani padi yang terdiri dari 7 (sapta) usahatani yaitu: Pengolahan lahan dan pemupukan dasar; Penyemaian; Penanaman; Pemupukan; Pengairan; Pengendalian HPT (hama penyakit tanaman); serta panen dan pasca panen tercapai 73,31% dengan kriteria baik. Demonstrasi Keberhasilan Usahatani merupakan pencapaian kinerja usahatani selama satu musim tanam yang diukur dari dimensi: Produktivitas; Harga jual gabah dan pendapatan diperoleh 78,56% dengan kriteria Baik. Terdapat hubungan yang positif antara Kinerja PPL dengan Peran PPL yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi r = 0,65. Hal ini mengandung makna bahwa semakin baik Peran PPL maka kinerjanya semakin baik. Peran PPL dan Peran Kelompok Tani berpengaruh positif terhadap Penerapan Teknologi Usahatani Padi. Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 42,45% dan 37,59, sisanya sebesar 19,96% dipengaruhi oleh faktor lain. Peran PPL, Peran Kelompok Tani dan Penerapan Teknologi Tani berpengaruh positif terhadap keberhasilan usahatani padi. Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 69,09%, 6,78, dan 19,06, sisanya sebesar 5,07% dipengaruhi oleh faktor lain.
Penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan kelompok tani memiliki pengaruh positif terhadap penerapan teknologi dan keberhasilan usahatani padi.Secara spesifik, peran PPL berkontribusi lebih dominan dibandingkan kelompok tani, dengan hubungan yang kuat antara peran dan kinerja penyuluh.Namun, masih ada faktor lain yang memengaruhi hasil tersebut, sehingga penelitian lanjutan diperlukan untuk menggali lebih dalam.
Berdasarkan latar belakang penelitian yang menekankan pentingnya pertanian padi sebagai komoditas unggulan di wilayah seperti Kabupaten Karawang, metode survei yang dilakukan pada 70 petani selama satu musim tanam, serta hasil yang menunjukkan pengaruh positif peran PPL dan kelompok tani terhadap penerapan teknologi dan keberhasilan usahatani padi, maka saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian ilmiah baru dapat mengkaji apakah pendekatan penyuluhan digital melalui aplikasi seluler bisa meningkatkan akses petani terhadap informasi teknologi padi di wilayah pedesaan yang lebih luas, untuk mengatasi keterbatasan jangkauan penyuluh lapangan. Kedua, studi eksploratif dapat ditujukan pada analisis faktor keberlanjutan kelompok tani seiring perubahan iklim, dengan fokus pada bagaimana kelompok ini beradaptasi dalam mengadopsi varietas padi tahan kekeringan atau banjir, yang belum dikaji mendalam dalam penelitian ini. Ketiga, penelitian empiris lanjutan bisa mengevaluasi dampak interaksi generasi petani muda dengan teknologi pertanian modern terhadap produktivitas padi, untuk melihat apakah peran tradisional kelompok tani masih relevan dalam era digitalisasi. Penelitian ini memberikan dasar kuat untuk mengembangkan inovasi dalam penyuluhan dan kelembagaan petani, sekaligus memperluas pemahaman tentang hambatan-hambatan sosial dan teknologi yang mempengaruhi keberhasilan pertanian padi secara keseluruhan, sehingga nasionalnya dapat ditingkatkan menuju kemandirian pangan berkelanjutan.
| File size | 341.28 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPMUNSERALPPMUNSERA Pencapaian produktivitas kerja melalui aktivitas berkelanjutan dilakukan pada salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi kapasitor. Pada prosesPencapaian produktivitas kerja melalui aktivitas berkelanjutan dilakukan pada salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi kapasitor. Pada proses
UMGUMG Ergonomi keselamatan adalah hal wajib yang harus diterapkan di setiap perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja. Untuk menilai sejauh mana ergonomiErgonomi keselamatan adalah hal wajib yang harus diterapkan di setiap perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja. Untuk menilai sejauh mana ergonomi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Meskipun telah ada upaya peningkatan, seperti koordinasi yang lebih intensif dan kunjungan langsung ke lapangan, beberapa kecamatan, termasuk KecamatanMeskipun telah ada upaya peningkatan, seperti koordinasi yang lebih intensif dan kunjungan langsung ke lapangan, beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Laporan ini menyajikan asuhan kebidanan komunitas untuk keluarga Bapak “M, dengan fokus pada Ibu “I yang didiagnosis menderita anemia sedang pada trimesterLaporan ini menyajikan asuhan kebidanan komunitas untuk keluarga Bapak “M, dengan fokus pada Ibu “I yang didiagnosis menderita anemia sedang pada trimester
UNSIQUNSIQ Tingkat kesiapan berikutnya adalah memajukan perekonomian masyarakat desa. Tingkat kesiapan selanjutnya adalah mengatasi kesenjangan pembangunan nasional.Tingkat kesiapan berikutnya adalah memajukan perekonomian masyarakat desa. Tingkat kesiapan selanjutnya adalah mengatasi kesenjangan pembangunan nasional.
UNSIQUNSIQ Faktor pendukung meliputi fasilitas peralatan, sumber daya manusia, dana hibah, lokasi strategis, produk, pangsa pasar, kepemimpinan, dan pemasaran. FaktorFaktor pendukung meliputi fasilitas peralatan, sumber daya manusia, dana hibah, lokasi strategis, produk, pangsa pasar, kepemimpinan, dan pemasaran. Faktor
UNSIQUNSIQ Pelaksanaan model tersebut menunjukkan peningkatan kecakapan sosial anak, seperti toleransi, kegigihan, kerjasama, dan interaksi komunikasi, yang dibuktikanPelaksanaan model tersebut menunjukkan peningkatan kecakapan sosial anak, seperti toleransi, kegigihan, kerjasama, dan interaksi komunikasi, yang dibuktikan
UNSIQUNSIQ Hasil penelitian didapatkan bahwa: 1) Model dua aliran dari Lautan Atlantik memasuki Laut Mediterania atau laut Tengah melalui Selat Gibraltar bahwa arusHasil penelitian didapatkan bahwa: 1) Model dua aliran dari Lautan Atlantik memasuki Laut Mediterania atau laut Tengah melalui Selat Gibraltar bahwa arus
Useful /
UNUUNU Hal ini menjadi perhatian khusus bagi peneliti untuk diteliti. Sebab permasalahan bahan berbahaya dalam kosmetik tidak hanya ditanggapi oleh medis, namunHal ini menjadi perhatian khusus bagi peneliti untuk diteliti. Sebab permasalahan bahan berbahaya dalam kosmetik tidak hanya ditanggapi oleh medis, namun
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Temuan ini menyoroti perlunya intervensi mendesak untuk mengurangi pencemaran dan melindungi kesehatan ekologis serta keselamatan publik. Penelitian iniTemuan ini menyoroti perlunya intervensi mendesak untuk mengurangi pencemaran dan melindungi kesehatan ekologis serta keselamatan publik. Penelitian ini
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, proporsi komite audit independen, dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapanPenelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, proporsi komite audit independen, dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan model tersebut dengan mengumpulkan data kuantitatif melalui sensus terhadap 45 perusahaan tambangOleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan model tersebut dengan mengumpulkan data kuantitatif melalui sensus terhadap 45 perusahaan tambang