BKUBKU
TriAxis Jurnal Adiguna Kesehatan Klinis dan KomunitasTriAxis Jurnal Adiguna Kesehatan Klinis dan KomunitasRemaja merupakan kelompok usia rentan terhadap berbagai perilaku berisiko, termasuk dalam hal kesehatan reproduksi. Minimnya akses informasi kesehatan reproduksi, khususnya bagi remaja yang putus sekolah, menjadi faktor yang memperparah risiko tersebut. Edukasi kesehatan reproduksi luar sekolah menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku hidup sehat remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dilakukan pada bulan Juni 2025 dengan menggunakan kuesioner Indonesia GSHS tahun 2015. Desain yang digunakan penelitian ini adalah experiment desain dengan 32 responden. Analisis data menggunakan dependent t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakterisktik responden remaja sebagiaan bersar berusia 15 tahun (46,9%), berjenis kelamin perempuan (71,9%) dan IMT normal (65,5%). Hasil uji stasitik didapatkan (p value <0,05 sehingga dapat disimpulkan Edukasi menggunakan modul kesehatan reproduksi luar sekolah efektiv terhadap perilaku hidup sehat remaja putus sekolah. Modul edukasi kesehatan reproduksi dapat dijadikan salah satu media dalam promosi kesehatan kesehatan reproduksi. Rekomendasi penelitian selanjutnya terkait faktor yang mempengaruhi perilaku hidup sehat remaja.
Edukasi Menggunakan Modul Kesehatan Reproduksi Luar Sekolah Terhadap Perilau Hidup Sehat Remaja yang Putus Sekolah efektiv dalam peningkatan perilaku hidup sehat remaja yang putus sekolah.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai faktor-faktor pendukung yang dapat mengoptimalkan dampak edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja putus sekolah. Misalnya, menarik untuk meneliti lebih lanjut bagaimana peran aktif orang tua dan dukungan lingkungan sosial, termasuk peran tokoh masyarakat atau komunitas, dapat memperkuat dan mempertahankan perilaku hidup sehat yang telah diajarkan melalui modul. Pertanyaan penelitian bisa berfokus pada: Apakah ada pola asuh tertentu yang paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesehatan reproduksi pada remaja yang rentan ini? Selain itu, mengingat efektivitas metode interaktif dan media berbasis teknologi, studi mendatang dapat mengevaluasi pengembangan dan implementasi modul edukasi yang lebih inovatif, seperti melalui aplikasi seluler atau platform gamifikasi, untuk melihat sejauh mana pendekatan ini dapat meningkatkan daya serap dan retensi informasi jangka panjang di kalangan remaja putus sekolah. Ini juga akan membantu memahami bagaimana teknologi dapat mengatasi keterbatasan akses informasi di lingkungan mereka. Akhirnya, sangat penting untuk menelusuri keberlanjutan dampak edukasi dalam jangka panjang. Penelitian dapat merancang studi longitudinal untuk mengamati perubahan perilaku dan pengetahuan remaja putus sekolah beberapa bulan atau bahkan tahun setelah intervensi, serta mengidentifikasi strategi penguatan berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh puskesmas atau lembaga terkait agar dampak positif edukasi tidak bersifat sementara.
- Studi Literatur: Pengetahuan Remaja di Indonesia tentang Penyakit HIV/AIDS | JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan... doi.org/10.47575/jpkm.v5i2.644Studi Literatur Pengetahuan Remaja di Indonesia tentang Penyakit HIV AIDS JPKM Jurnal Profesi Kesehatan doi 10 47575 jpkm v5i2 644
- ANALISIS PERILAKU SEKSUAL REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI KOTA AMBON | Molucca Medica. analisis perilaku... doi.org/10.30598/molmed.2023.v16.i1.11ANALISIS PERILAKU SEKSUAL REMAJA LAKI LAKI DAN PEREMPUAN DI KOTA AMBON Molucca Medica analisis perilaku doi 10 30598 molmed 2023 v16 i1 11
- Pengenalan Organ Reproduksi dan Pubertas Melalui Edukasi Kesehatan pada Remaja Awal di SDN 013 Tanjungpinang... jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/1083Pengenalan Organ Reproduksi dan Pubertas Melalui Edukasi Kesehatan pada Remaja Awal di SDN 013 Tanjungpinang jamsi jurnal id index php jamsi article view 1083
- Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja | Riya | Jurnal Ilmiah Universitas... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/3478Faktor faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Riya Jurnal Ilmiah Universitas ji unbari ac index php ilmiah article view 3478
- EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA | Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat... doi.org/10.37695/pkmcsr.v6i0.1949EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat doi 10 37695 pkmcsr v6i0 1949
| File size | 188.38 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYA ICCAHAYA IC Analisis tematik digunakan untuk menafsirkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kesehatan ibu secara signifikan mempengaruhiAnalisis tematik digunakan untuk menafsirkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kesehatan ibu secara signifikan mempengaruhi
ABDIMASABDIMAS Selain itu dengan adanya Seminar Stunting mereka menjadi tau berapa jumlah gizi normal yang harus dikonsumsi anak setiap harinya, serta apa yang merekaSelain itu dengan adanya Seminar Stunting mereka menjadi tau berapa jumlah gizi normal yang harus dikonsumsi anak setiap harinya, serta apa yang mereka
JQWHJQWH Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan optimalisasi penyampaian pesan gizi seimbang kepada ibu adalah melalui kegiatanSalah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan optimalisasi penyampaian pesan gizi seimbang kepada ibu adalah melalui kegiatan
UPBUPB Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak, serta berdampak negatif terhadap kualitas sumberStunting merupakan masalah kesehatan serius yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak, serta berdampak negatif terhadap kualitas sumber
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki penggunaan gadget kategori sedang dan perkembangan sosial mental anak kurang baik. HasilPenelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki penggunaan gadget kategori sedang dan perkembangan sosial mental anak kurang baik. Hasil
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Terdapat hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak balita di Desa Simarigung Kecamatan Dolok Sanggul Tahun 2024. Perkembangan anak balita diTerdapat hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak balita di Desa Simarigung Kecamatan Dolok Sanggul Tahun 2024. Perkembangan anak balita di
UMBJMUMBJM Penerapan pijat balita merupakan metode yang efektif untuk menurunkan gangguan pola tidur pada anak. Berdasarkan hasil penelitian, pijat balita terbuktiPenerapan pijat balita merupakan metode yang efektif untuk menurunkan gangguan pola tidur pada anak. Berdasarkan hasil penelitian, pijat balita terbukti
UNIBAUNIBA Hasil penelitian dianalisis dengan Chi-Square Test. Hasil Chi-Square Test menunjukkan terdapat hubungan umur dengan angka kejadian katarak senilis di RSHasil penelitian dianalisis dengan Chi-Square Test. Hasil Chi-Square Test menunjukkan terdapat hubungan umur dengan angka kejadian katarak senilis di RS
Useful /
UNNESUNNES Instrument berupa lembar kuesioner keterbacaan dan substansi asesmen diuji validitas dan keterbacaan oleh guru senior. Hasilnya menunjukkan aplikasi diterimaInstrument berupa lembar kuesioner keterbacaan dan substansi asesmen diuji validitas dan keterbacaan oleh guru senior. Hasilnya menunjukkan aplikasi diterima
UNNESUNNES Penggunaan ChatGPT di pendidikan tinggi menawarkan peluang besar untuk pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan efisiensi dalam mendukung siswa. Namun,Penggunaan ChatGPT di pendidikan tinggi menawarkan peluang besar untuk pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan efisiensi dalam mendukung siswa. Namun,
UNIBAUNIBA Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat efektivitas terapi musik terhadap tingkat kecemasan mahasiswa fakultas teknik Universitas Riau Kepulauan dalamBerdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat efektivitas terapi musik terhadap tingkat kecemasan mahasiswa fakultas teknik Universitas Riau Kepulauan dalam
UNIBAUNIBA Hasil: Berdasarkan uji korelasi chi-square, diperoleh nilai p 0,016 (p < 0,05). Nilai p menunjukkan hubungan antara postur kerja dan keluhan MSDs padaHasil: Berdasarkan uji korelasi chi-square, diperoleh nilai p 0,016 (p < 0,05). Nilai p menunjukkan hubungan antara postur kerja dan keluhan MSDs pada