UMBJMUMBJM
Journal of Nursing and Health EducationJournal of Nursing and Health EducationKejang demam dapat terjadi akibat proses intracranial atau ekstrakranial. Beberapa faktor yang mempengaruhi tidur adalah penyakit, lingkungan, termasuk stimulus lingkungan yang tidak menyenangkan, kelelahan, dan stres. Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah kejang demam. Kejang demam adalah kejang yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat (suhu mencapai >38 oC). Anak balita dengan kejang demam sering mengalami kejang berulang yang menyebabkan anak sering dirawat di rumah sakit. Ketika balita dirawat di rumah sakit, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti gangguan kualitas dan kuantitas tidur. Salah satu upaya terapi non farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur balita adalah dengan pijat balita. Pijat balita dapat membantu meredakan rasa sakit dan gejala penyakit lainnya, meningkatkan relaksasi, dan menenangkan bayi yang menangis sehingga balita dapat tidur lebih nyenyak dan tahan lama.
Kejang demam dapat terjadi akibat proses intracranial atau ekstrakranial.Beberapa faktor yang mempengaruhi tidur adalah penyakit, lingkungan, termasuk stimulus lingkungan yang tidak menyenangkan, kelelahan, dan stres.Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah kejang demam.Kejang demam adalah kejang yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat (suhu mencapai >38 oC).Anak balita dengan kejang demam sering mengalami kejang berulang yang menyebabkan anak sering dirawat di rumah sakit.Ketika balita dirawat di rumah sakit, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti gangguan kualitas dan kuantitas tidur.Salah satu upaya terapi non farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur balita adalah dengan pijat balita.Pijat balita dapat membantu meredakan rasa sakit dan gejala penyakit lainnya, meningkatkan relaksasi, dan menenangkan bayi yang menangis sehingga balita dapat tidur lebih nyenyak dan tahan lama.Penerapan pijat balita merupakan metode yang efektif untuk menurunkan gangguan pola tidur pada anak.Berdasarkan hasil penelitian, pijat balita terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tidur anak dengan kejang demam.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek jangka panjang pijat balita terhadap kesehatan anak.Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kualitas tidur anak, seperti lingkungan rumah sakit dan interaksi dengan staf medis.Apakah ada cara-cara inovatif untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mengurangi stres bagi anak-anak yang dirawat di rumah sakit.Bagaimana pijat balita dapat diintegrasikan ke dalam praktik perawatan anak secara lebih luas.Apakah ada manfaat tambahan dari pijat balita yang dapat dieksplorasi lebih lanjut, seperti peningkatan sistem imun atau perkembangan kognitif anak.Kejang demam dapat terjadi akibat proses intracranial atau ekstrakranial.Beberapa faktor yang mempengaruhi tidur adalah penyakit, lingkungan, termasuk stimulus lingkungan yang tidak menyenangkan, kelelahan, dan stres.Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah kejang demam.Kejang demam adalah kejang yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat (suhu mencapai >38 oC).Anak balita dengan kejang demam sering mengalami kejang berulang yang menyebabkan anak sering dirawat di rumah sakit.Ketika balita dirawat di rumah sakit, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti gangguan kualitas dan kuantitas tidur.Salah satu upaya terapi non farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur balita adalah dengan pijat balita.Pijat balita dapat membantu meredakan rasa sakit dan gejala penyakit lainnya, meningkatkan relaksasi, dan menenangkan bayi yang menangis sehingga balita dapat tidur lebih nyenyak dan tahan lama.
Berdasarkan hasil penelitian, pijat balita terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tidur anak dengan kejang demam. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek jangka panjang pijat balita terhadap kesehatan anak. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kualitas tidur anak, seperti lingkungan rumah sakit dan interaksi dengan staf medis. Apakah ada cara-cara inovatif untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mengurangi stres bagi anak-anak yang dirawat di rumah sakit? Bagaimana pijat balita dapat diintegrasikan ke dalam praktik perawatan anak secara lebih luas? Apakah ada manfaat tambahan dari pijat balita yang dapat dieksplorasi lebih lanjut, seperti peningkatan sistem imun atau perkembangan kognitif anak?.
| File size | 187.69 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYA ICCAHAYA IC Selain itu, perilaku pengawasan adalah prediktor terkuat dari deteksi risiko perkembangan dini (β = 0,46, p < 0,001). Analisis mediasi mengonfirmasi bahwaSelain itu, perilaku pengawasan adalah prediktor terkuat dari deteksi risiko perkembangan dini (β = 0,46, p < 0,001). Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Oleh karena itu, diperlukan intervensi dari pihak sekolah, keluarga, dan tenaga pendidik untuk mengurangi kesepian dan mengontrol penggunaan internet padaOleh karena itu, diperlukan intervensi dari pihak sekolah, keluarga, dan tenaga pendidik untuk mengurangi kesepian dan mengontrol penggunaan internet pada
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Faktor resiko anemi: pengetahuan, umur, paritas, sosial ekonomi. Tujuan: Untyuk mengetahui faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil. Metode Penelitian:Faktor resiko anemi: pengetahuan, umur, paritas, sosial ekonomi. Tujuan: Untyuk mengetahui faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil. Metode Penelitian:
ITK AVICENNAITK AVICENNA Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit TB di WilayahKesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit TB di Wilayah
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif adalah ASI yang diberikan ibu sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Negara menjaminAir Susu Ibu (ASI) Ekslusif adalah ASI yang diberikan ibu sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Negara menjamin
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sehinggaJenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sehingga
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Pagambiran. Stunting adalah masalah kekurangan nutrisi kronik yang ditandaiHubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Pagambiran. Stunting adalah masalah kekurangan nutrisi kronik yang ditandai
UMBJMUMBJM Gangguan muskuloskeletal merupakan faktor utama risiko jatuh pada lansia, yang menyebabkan kesulitan berjalan akibat kekakuan jaringan penghubung, berkurangnyaGangguan muskuloskeletal merupakan faktor utama risiko jatuh pada lansia, yang menyebabkan kesulitan berjalan akibat kekakuan jaringan penghubung, berkurangnya
Useful /
CAHAYA ICCAHAYA IC Ada empat jenis diksi menurut Abrams: konkret, abstrak, denotasi, dan konotasi. Penelitian ini menemukan diksi konkret, abstrak, denotatif, dan konotatifAda empat jenis diksi menurut Abrams: konkret, abstrak, denotasi, dan konotasi. Penelitian ini menemukan diksi konkret, abstrak, denotatif, dan konotatif
CAHAYA ICCAHAYA IC Penelitian ini menawarkan analisis antropologi sastra yang terfokus pada pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan menggabungkan teori antropologiPenelitian ini menawarkan analisis antropologi sastra yang terfokus pada pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan menggabungkan teori antropologi
CAHAYA ICCAHAYA IC The instrument used was an oral test given before and after treatment. Pre-test and post-test data were analyzed using the t-test. The results showed aThe instrument used was an oral test given before and after treatment. Pre-test and post-test data were analyzed using the t-test. The results showed a
CAHAYA ICCAHAYA IC Tugas menulis dalam buku teks ini terdiri dari empat jenis, yaitu tugas pengalaman, tugas bersama, tugas bimbingan, dan tugas mandiri, dengan proporsiTugas menulis dalam buku teks ini terdiri dari empat jenis, yaitu tugas pengalaman, tugas bersama, tugas bimbingan, dan tugas mandiri, dengan proporsi