UNNESUNNES

Prosiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi IndonesiaProsiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia

Tata kelola knowledge delivery perguruan tinggi perlu dikelola secara profesional berbasis aplikasi teknologi informasi yang terintegrasi. Belum terintegrasinya tata kelola akademik dan riset, keuangan dan sumber daya di program pascasarjana UII perlu segera ditransformasikan melalui proyek perubahan secara serius. Kegiatan proyek meliputi: identifikasi persoalan terkait layanan akademik dan administrasi di pasca sarjana, dikomparasi dengan di S1, karena dinilai mapan dan komprehensif. Memetakan kelayakan kondisi prodi pascasarjana dalam integrasi layanan akademik dan administrasi. Merumuskan agenda atau formula untuk integrasi layanan akademik dan administrasi di prodi-prodi pascasarjana, dan kemudian melakukan simulasi untuk diketahui kelayakannya. Memberikan rekomendasi berbagai langkah untuk mewujudkan integrasi layanan akademik dan administrasi secara komprehensif. Hasil yang diharapkan adalah terjadinya peningkatan layanan akademik dan administrasi bagi prodi-prodi di lingkup pasca sarjana melalui integrasi dengan layanan pada prodi sarjana. Hasil yang diperoleh adalah: terjadinya pengelolaan administrasi keuangan yang lebih tertata dengan struktur yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan sistem akademik. Layanan bagi para mahasiswa juga lebih komprehensif mencakup berbagai aspek, antara lain, penelitian, presentasi pada seminar/ konferensi, dan berbagai kompetisi yang penting untuk diikuti. Layanan bagi para dosen diberikan sesuai dengan standar yang berkualitas terbaik berbasis aplikasi TI.

Pengelolaan program studi Pascasarjana (strata 2 dan strata 3 serta Program Profesi) di Universitas Islam Indonesia pada awal eksistensinya adalah berbasis otonom (swakelola).Implikasi dari swakelola melahirkan keragaman atau ketidakseragaman dalam berbagai aspek, baik bidang akademik, administrasi keuangan, maupun layanan umum lainnya.Hal itu berdampak pada kondisi yang menyulitkan untuk terintegrasi dengan sistem akademik, riset, pengelolaan sumber daya dan keuangan yang dibangun secara terstruktur di prodi sarjana Universitas Islam Indonesia.Kondisi yang demikian menimbulkan inefisiensi dalam banyak hal, padahal tuntutan regulasi dan administrasi pelaporan oleh negara mengarah pada kesamaan perlakuan bagi program sarjana maupun pascasarjana.Keadaan yang tidak menguntungkan tersebut harus segera diakhiri, diantaranya dengan upaya integrasi bidang akademik, administrasi keuangan, maupun layanan umum dengan sistem berbasis aplikasi TI yang telah berlaku efektif di program sarjana, melalui proyek perubahan.

Untuk meningkatkan layanan akademik dan administrasi di program pascasarjana, perlu dilakukan integrasi tata kelola dengan sistem yang telah diterapkan di program sarjana. Hal ini mencakup integrasi layanan akademik, riset, dan administrasi keuangan. Selain itu, perlu ada restrukturisasi komponen biaya pendidikan di S2 dan S3 agar sesuai dengan struktur komponen biaya pendidikan yang telah disistemkan dalam IT UII. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan program pascasarjana, serta menciptakan kesamaan perlakuan dengan program sarjana sesuai dengan tuntutan regulasi dan administrasi pelaporan negara.

  1. Islamic Studies in Higher Education in Indonesia: Challenges, Impact and Prospects for the World Community... doi.org/10.14421/ajis.2017.552.391-426Islamic Studies in Higher Education in Indonesia Challenges Impact and Prospects for the World Community doi 10 14421 ajis 2017 552 391 426
Read online
File size508.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test