IBSIBS

Jurnal Ilmu Manajemen dan EkonomikaJurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan serta besarnya pengaruh pengetahuan produk, promosi, dan reputasi terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah pasca merger Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner serta menganalisis data menggunakan teknik regresi linier berganda. Populasi meliputi nasabah maupun non‑nasabah BSI, dengan sampel sebanyak 125 responden yang dipilih dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel—pengetahuan produk, promosi, dan reputasi—berpengaruh positif terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah, baik secara individu maupun simultan. Di antara ketiga variabel independen tersebut, promosi memberikan pengaruh terbesar, diikuti oleh pengetahuan produk dan reputasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan implikasi bagi manajemen BSI dalam merumuskan kebijakan untuk memperluas basis nasabah serta menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya.

Pengetahuan produk memberikan efek positif terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah setelah merger Bank Syariah Indonesia (BSI).Promosi memberikan efek positif terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah setelah merger Bank Syariah Indonesia (BSI).Reputasi memberikan efek positif terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah setelah merger Bank Syariah Indonesia (BSI).

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kualitas layanan dan kepuasan nasabah memoderasi pengaruh pengetahuan produk, promosi, dan reputasi terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah, sehingga dapat menjelaskan bagian varians yang belum tercover (sekitar 20%). Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan niat nasabah selama beberapa tahun pasca‑merger BSI dapat memberikan wawasan tentang dampak jangka panjang faktor‑faktor eksternal seperti tingkat religiositas, persepsi risiko, serta dinamika kompetitif di industri perbankan syariah. Selanjutnya, peneliti dapat mengeksplorasi peran inovasi digital dalam strategi promosi, misalnya dengan menguji efektivitas kampanye pemasaran melalui media sosial dibandingkan dengan metode tradisional, untuk menilai kontribusi teknologi terhadap peningkatan niat penggunaan produk perbankan syariah. Penelitian juga dapat menambahkan variabel-variabel tambahan seperti kepercayaan pelanggan, nilai religius, dan faktor risiko untuk memperkaya model prediksi niat penggunaan. Akhirnya, analisis komparatif antara bank syariah yang telah bergabung dengan BSI dan bank syariah independen dapat mengidentifikasi perbedaan strategi pemasaran yang paling efektif dalam konteks pasar Indonesia nasional.

Read online
File size332.09 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test