BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Penelitian ini mengeksplorasi konsep Puspa Raksaka Jagad yang melibatkan pembuatan kebaya anak-anak berdasarkan prinsip ramah lingkungan dengan mengintegrasikan teknik upcycling dari pakaian bekas dan ecoprinting menggunakan pewarna alami yang berasal dari bunga ylang-ylang, frangipani, dan hibiscus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan kebaya anak-anak yang tidak hanya estetis dan nyaman dikenakan, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi penjelajahan bahan daur ulang dalam bentuk pakaian bekas, mendesain kebaya dengan motif ecoprint unik, dan menciptakan produk melalui teknik ecoprint pounding yang memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik upcycling dan ecoprint pounding dapat menghasilkan kebaya anak-anak dengan nilai estetika tinggi, sekaligus mengurangi limbah tekstil dan penggunaan bahan kimia sintetis. Produk ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Puspa Raksaka Jagad adalah inovasi fashion anak-anak yang memprioritaskan keberlanjutan, kreativitas, dan kearifan lokal.

Puspa Raksaka Jagad adalah solusi bagi orang tua yang mencari pakaian anak-anak yang tidak hanya indah dan nyaman, tetapi juga diproduksi secara etis, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab secara sosial.Karya ini bertujuan mengembangkan desain kebaya anak-anak yang tidak hanya estetis dan sesuai dengan tren saat ini, tetapi juga memprioritaskan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan dalam pemilihan bahan dan proses produksi.Melalui desain kebaya anak-anak yang ramah lingkungan, karya ini bertujuan menanamkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya fashion berkelanjutan pada anak-anak dan orang tua sejak dini.Karya ini juga bertujuan mengeksplorasi dan menerapkan konsep ekonomi sirkular, seperti penggunaan bahan daur ulang atau upcycled, dalam produksi kebaya anak-anak untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan nilai sumber daya.Bunga frangipani, ylang-ylang, dan hibiscus adalah pilihan ideal sebagai bahan ecoprint pounding dalam inovasi fashion ramah lingkungan, khususnya dalam produksi kebaya anak-anak yang memprioritaskan estetika, keberlanjutan, dan kearifan lokal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerimaan pasar terhadap inovasi fashion anak-anak yang ramah lingkungan ini. Bagaimana tanggapan konsumen terhadap produk kebaya anak-anak yang menggunakan bahan daur ulang dan teknik ecoprint? Apakah ada perbedaan preferensi antara konsumen anak-anak dan konsumen dewasa? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya dalam teknik ecoprint, seperti daun atau tumbuhan lokal lainnya. Apakah ada bahan alami yang dapat menghasilkan motif unik dan menarik tanpa mengurangi estetika produk? Ketiga, penelitian juga dapat difokuskan pada aspek sosial dan ekonomi dari inovasi ini. Bagaimana inovasi fashion ramah lingkungan ini dapat mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat rumah tangga dan komunitas lokal? Apakah ada potensi untuk menciptakan peluang bisnis kreatif berbasis ekonomi sirkular dalam industri fashion anak-anak?.

  1. PUSPA RAKSAKA JAGAD; DESIGN OF ECO-FRIENDLY FASHION INNOVATIONS IN CHILDREN’S KEBAYA | International... doi.org/10.53625/ijss.v5i3.11304PUSPA RAKSAKA JAGAD DESIGN OF ECO FRIENDLY FASHION INNOVATIONS IN CHILDRENAoS KEBAYA International doi 10 53625 ijss v5i3 11304
  2. EDUKASI DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK PEMBUATAN ECOPRINT | Community Development Journal : Jurnal... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/5714EDUKASI DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK PEMBUATAN ECOPRINT Community Development Journal Jurnal journal universitaspahlawan ac index php cdj article view 5714
Read online
File size1.2 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test