UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

Dalam beberapa tahun terakhir, permasalahan lingkungan hidup semakin mendapat perhatian, sehingga mendorong masyarakat dan perusahaan untuk mencari solusi yang lebih berkelanjutan. Salah satu permasalahan yang memprihatinkan adalah penggunaan kemasan pangan yang ramah lingkungan. Pencemaran lingkungan meningkat secara signifikan dengan penggunaan kemasan sekali pakai atau plastik tradisional, terutama jika menyangkut sampah yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan kemasan makanan ramah lingkungan dengan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) guna mendukung perilaku konsumen yang lebih sadar lingkungan. Kemasan makanan ramah lingkungan semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya kesadaran akan dampak limbah plastik terhadap ekosistem. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi. Responden dalam penelitian ini mencakup konsumen, produsen makanan, serta ahli lingkungan hidup dan desain kemasan. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode SWOT diperoleh bobot IFE (Internal Factor Evaluation) sebesar 0,33 sedangkan pada EFE (Eksternal Factor Evaluation) sebesar 0,05. Berdasarkan bobot yang telah diperoleh pengembangan kemasan ramah lingkungan ini masuk dalam kuadran 1 dan dapat menggunakan strategi growth oriented strategy.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kemasan makanan ramah lingkungan memiliki potensi besar untuk mendukung perilaku konsumen yang lebih sadar lingkungan.Analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pertumbuhan yang agresif adalah pendekatan yang paling sesuai, dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada.Implementasi strategi ini memerlukan kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai preferensi konsumen terhadap berbagai jenis bahan kemasan ramah lingkungan, termasuk uji coba produk dengan kemasan inovatif untuk mengukur penerimaan pasar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk kemasan ramah lingkungan, termasuk analisis biaya-manfaat dan potensi insentif bagi produsen. Ketiga, penting untuk menginvestigasi efektivitas berbagai kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi kemasan ramah lingkungan, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang untuk meningkatkan implementasi kebijakan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong transisi menuju sistem kemasan makanan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

  1. The Importance of Using SWOT Analysis in Business Success | International Journal of Asian Business and... doi.org/10.55927/ijabm.v3i4.10857The Importance of Using SWOT Analysis in Business Success International Journal of Asian Business and doi 10 55927 ijabm v3i4 10857
  2. Swot Analysis. swot analysis home editorial leadership executive editors secretary reviewers panel advisory... doi.org/10.21474/IJAR01/17584Swot Analysis swot analysis home editorial leadership executive editors secretary reviewers panel advisory doi 10 21474 IJAR01 17584
Read online
File size282.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test