UNESAUNESA

Journal of Social Dynamics and GovernanceJournal of Social Dynamics and Governance

Dalam praktik, pemanfaatan ruang perkotaan sering tidak sesuai dengan tata ruang yang direncanakan. Kawasan tanaman pangan di perkotaan sering mengalami perubahan penggunaan lahan untuk mengakomodasi pengembangan perkotaan yang masif. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan lahan sawah dan kawasan tanaman pangan saat ini menggunakan pendekatan spasial untuk menentukan distribusi sawah dan realisasi rencana tata ruang kawasan tanaman pangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan untuk melindungi kawasan tanaman pangan dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk mengendalikan konversi sawah di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan spasial dengan menggunakan Remote Sensing dan Geographic Information Systems (GIS) untuk memperbarui tutupan lahan, menganalisis realisasi lahan pangan berkelanjutan (LP2B), dan menilai implementasi kawasan tanaman pangan dalam rencana tata ruang Kota Denpasar. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan analitis untuk menganalisis kebijakan perlindungan konversi sawah. Disimpulkan bahwa kawasan di Kota Denpasar mengalami konversi lahan dari tanaman pangan ke kawasan bangunan, dengan luas 205,63 hektar dan 380,16 hektar, masing-masing, sesuai dengan dua kebijakan.

Berdasarkan analisis studi, disimpulkan bahwa kawasan tertentu di Kota Denpasar mengalami konversi lahan dari yang seharusnya menjadi kawasan tanaman pangan menjadi penggunaan lahan lainnya, terutama kawasan bangunan.Berdasarkan dua kebijakan, yaitu Lahan Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Rencana Tata Ruang Kota Denpasar, konversi lahan terutama ke kawasan bangunan, dengan total 205,63 hektar dan 380,16 hektar, masing-masing.Kawasan Tanaman Pangan dalam Rencana Tata Ruang lebih besar daripada LP2B, karena menggunakan standar teknis yang berbeda untuk Kawasan Tanaman Pangan dalam Bahasa.Kawasan Tanaman Pangan dalam Rencana Tata Ruang mengacu pada Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), sedangkan LP2B mengacu pada Lahan Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang harus menjadi lahan pertanian ideal.KP2B, di sisi lain, lebih luas dalam aspek cakupan daripada LP2B.Perlu dicatat juga bahwa LP2B adalah bagian integral dari KP2B.Perlindungan kawasan pertanian dari konversi lahan harus didorong di Kota Denpasar.Meskipun Denpasar berfungsi sebagai kawasan perkotaan dengan fokus utama pada pengembangan budaya dan perencanaan kota kreatif, kawasan pertanian basah masih dapat berfungsi sebagai area ekowisata, menjaga mikroiklim kota, dan menyediakan fasilitas rekreasi terbatas untuk komunitas perkotaan.

1. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model prediksi konversi lahan yang akurat dan real-time, memanfaatkan teknologi remote sensing dan GIS untuk memantau perubahan penggunaan lahan secara kontinu. Model ini dapat membantu mengidentifikasi area yang rentan terhadap konversi lahan dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif. 2. Studi komparatif antara kebijakan perlindungan lahan pertanian di Denpasar dengan kota-kota lain di Indonesia dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang keberhasilan dan tantangan dalam mengendalikan konversi lahan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan strategi yang dapat diadopsi oleh pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan lahan pertanian. 3. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari konversi lahan pertanian menjadi kawasan bangunan, termasuk dampak terhadap petani dan komunitas lokal. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang mempertimbangkan kesejahteraan petani dan memastikan bahwa konversi lahan dilakukan dengan cara yang berkelanjutan dan adil.

  1. Reformulation of Local Government Policy Regarding Agricultural Land Transfer Permits to Building Food... doi.org/10.7176/jlpg/114-04Reformulation of Local Government Policy Regarding Agricultural Land Transfer Permits to Building Food doi 10 7176 jlpg 114 04
  2. Browser Not SupportedAccuracy Results Comparison of Machine Learning Classification for Mangroves on... doi.org/10.1109/AGERS65212.2024.10932968Browser Not SupportedAccuracy Results Comparison of Machine Learning Classification for Mangroves on doi 10 1109 AGERS65212 2024 10932968
  3. Land Use and Land Cover Change Dynamics in the Niger Delta Region of Nigeria from 1986 to 2024. land... doi.org/10.3390/land14040765Land Use and Land Cover Change Dynamics in the Niger Delta Region of Nigeria from 1986 to 2024 land doi 10 3390 land14040765
  4. Sustainable Urban Agricultural Land Protection Policy: The Case of Surakarta City, Central Java Province,... doi.org/10.36574/jpp.v2i3.48Sustainable Urban Agricultural Land Protection Policy The Case of Surakarta City Central Java Province doi 10 36574 jpp v2i3 48
  5. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1742-6596/1175/1/012184Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1742 6596 1175 1 012184
Read online
File size1.4 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test